Tips Jaga Berat Badan Kalau Anda Hobi Jajan Makanan Kekinian

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22/09/2018 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Anda yang penggemar kuliner pasti sangat memerhatikan bagaimana tren makanan kekinian di Indonesia terus silih berganti. Tahun lalu kita sempat dibuat heboh dengan makanan yang bertema pelangi, yang serba matcha atau red velvet, hingga yang teranyar adalah es kepal susu dan donat mie. Nah jika Anda bukan termasuk orang yang bisa mengerem nafsu makan, hobi jajan di luar mungkin menjadi penyebab kenapa angka di timbangan Anda terus naik. Namun jangan khawatir! Anda bisa saja terus makan enak di tempat-tempat nongkrong kekinian sambil menerapkan tips jaga berat badan ini.

Makanan kekinian biasanya mengandung kalori tinggi

Rasa dan tampilan dari makanan kekinian memang menggugah selera. Namun sayangnya, makanan trendi mengandung banyak kalori dari gula, garam, dan lemak yang tersembunyi di dalamnya.

Ambil contoh martabak manis. Dalam adonan martabaknya saja sudah mengandung gula dan terigu, kemudian dalam proses pembuatannya ditabur lagi dengan gula dan diolesi banyak margarin. Tak ketinggalan, cokelat lumer, keju, wafer, dan lainnya ditaruh di atas martabak sebagai topping. Satu potong martabak manis cokelat keju standar bisa mengandung 26 gram gula dan total 300 kalori, lho!

Angka di atas pun belum ditambah dengan hitungan kalori dari lemak yang berasal dari mentega, susu, keju, dan minyak gorengnya. Sebagai catatan, 1 gram lemak yang terkandung dalam seporsi makanan dapat menyumbang sebanyak 9 kalori. Lebih tinggi dibandingkan karbohidrat dan protein yang masing-masing hanya menyumbang 4 kalori.

Donat mie (sumber: @donutpapi/ozeating.com.au)

Bagaimana dengan garam? Martabak manis memang mungkin tidak pakai garam, tapi masih ada segudang makanan kekinian lainnya di luar sana yang bercita rasa asin gurih. Misalnya martabak telor atau yang seperti pada gambar di atas, yaitu donat mie.

Tak dapat dipungkiri bahwa penambahan garam membuat rasa makanan menjadi lebih enak. Makanan yang kurang garam akan terasa lebih hambar. Ini karena ion-ion yang terkandung dalam garam berinteraksi dengan air dari makanan selama proses memasaknya. Penguapan yang dihasilkan tersebut akan menghasilkan aroma makanan yang menggoyang lidah. Aroma inilah yang kemudian memengaruhi persepsi Anda terhadap rasa makanan dan tentunya membuat Anda jadi lapar.

Namun, biasanya makanan yang mengandung garam tinggi juga mengandung lemak tinggi dan nol gizi.

Makan enak boleh, tapi baca dulu tips jaga berat badan ini

Nah, sekarang sudah tahu kan apa saja sebenarnya kandungan yang membuat makanan kekinian itu enak. Kandungan di dalamnya memang membuat makanan lebih enak, tapi juga membuat makanan jadi mengandung banyak kalori. Ditambah lagi, biasanya makanan kekinian yang banyak kalori tidak didukung dengan kandungan gizi yang banyak. Bahkan, biasanya nol gizi, hanya mengandung gula dan lemak.

Jika dimakan terlalu banyak, ini dapat menyumbang kalori berlebih untuk tubuh Anda. Alhasil, Anda mungkin akan kelebihan berat badan, atau bahkan gemuk, tapi kekurangan nutrisi. Tentu, Anda tidak ingin hal ini terjadi, bukan?

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengontrol asupan makan anda tiap hari. Mencoba makanan kekinian boleh, tapi asal tidak berlebihan. Anda juga harus tetap mengimbanginya dengan makan makanan sehat seperti sayur dan buah-buahan segar serta kacang dan biji-bijian utuh.

Ingat, tubuh Anda juga membutuhkan vitamin dan mineral yang bisa ditemukan dalam makanan sehat. Vitamin dan mineral diperlukan agar fungsi tubuh berjalan dengan baik, termasuk membantu tubuh mengurai makanan menjadi energi, sehingga tubuh Anda tetap sehat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Artikel dari ahli Arinda Veratamala, S.Gz

Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi, apa sih dampaknya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
kebutuhan zat besi bayi

Makanan Padat Bayi Sebaiknya yang Seperti Apa?

Bayi yang tadinya biasa menerima makanan dalam bentuk cair (ASI), harus belajar menerima makanan padat. Nah, makanan padat bayi sebaiknya yang seperti apa?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
makanan padat untuk aanak

Bayi Baru Belajar Makan, Berapa Banyak Porsi yang Harus Diberikan?

Memberi makanan pertama bayi merupakan tantangan khusus bagi ibu. Salah-salah, asupan gizi bayi bisa kurang. Nah, berapa banyak sebaiknya bayi diberi makan?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
makanan pertama bayi

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata Stres Bikin Berat Badan Naik, Apa Penyebabnya?

Tidak hanya menunrunkan berat badan, ternyata dampak stres juga dapat menyebabkan berat badan jadi naik, lho. Simak penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Fakta Unik 27/02/2020 . 4 mins read

Berapa Asupan Karbohidrat untuk Menambah Berat Badan?

Selain protein dan lemak, peningkatan asupan karbohidrat itu perlu untuk membantu menambah berat badan. Namun, berapa jumlah idealnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 26/01/2020 . 5 mins read

Makan Makanan Berlemak Ternyata Ada Pengaruhnya Bagi Kesuburan

Lemak tubuh yang rendah bisa mengganggu kesuburan. Jika demikian, apakah wanita harus banyak makan makanan berlemak untuk meningkatkan kesuburan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesuburan, Kehamilan 19/01/2020 . 4 mins read

Hindari 5 Pantangan Ini Selama Anda Menaikkan Berat Badan

Ada pantangan yang harus dihindari saat menaikkan berat badan. Tujuannya, agar program berhasil dan tubuh tetap sehat. Namun, apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 14/12/2019 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan naik saat karantina

Berat Badan Naik Jadi Efek Serius Selama Karantina

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . 5 mins read
pola makan saat puasa

3 Kunci Mengatur Pola Makan Saat Puasa Supaya Berat Badan Naik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020 . 4 mins read
makanan manis untuk prediabetes

3 Makanan Manis yang Aman Dikonsumsi Meski Didiagnosis Prediabetes

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20/03/2020 . 5 mins read
berat badan naik saat pms

Wajarkah Berat Badan Naik Saat PMS?

Ditulis oleh: Nita Azka Nadhira, S.Gz
Dipublikasikan tanggal: 08/03/2020 . 4 mins read