Anda Lapar Terus? Mungkin Hanya Lapar Palsu. Ini Penyebabnya

Oleh

Apakah Anda merasa selalu lapar? Hati-hati, mungkin Anda saat ini tidak benar-benar lapar alias hanya lapar palsu. Ya, yang Anda rasakan ini bisa saja bukan lapar, tapi salah Anda artikan sebagai lapar. Akibat dari lapar palsu ini adalah makan berlebihan. Tentu, ini bukan hal yang diharapkan oleh Anda yang sedang menjalani program diet. Untuk bisa mengatasinya, Anda mungkin perlu mengetahui apa saja penyebab lapar palsu.

Apa saja penyebab lapar palsu?

Berikut ini merupakan beberapa penyebab lapar palsu:

1. Merasa lapar karena salah memilih makanan

Hati-hati, salah makan makanan tertentu bisa saja membuat Anda malah merasa lapar, bukan kenyang. Ini membuat Anda merasa lapar palsu sehingga makan lagi dan lagi sampai Anda menyadari perut Anda benar-benar penuh dan Anda merasa tidak nyaman dengan itu. Lapar karena salah memilih makanan biasanya ditandai dengan masih merasa lapar setelah Anda makan atau ingin makan makanan yang manis setelah makan.

Biasanya setelah Anda makan makanan tinggi karbohidrat sederhana tanpa ditemani dengan makanan yang mengandung serat, protein, atau lemak sehat, ini dapat membuat Anda lapar lagi setelah makan. Karbohidrat sederhana kurang bisa memberikan efek kenyang. Sedangkan, makanan berserat, serta yang mengandung protein dan lemak dapat membuat Anda lebih merasa kenyang setelah makan. Untuk itu, Anda perlu untuk menambahkan lebih banyak sumber serat, protein, dan lemak  ke piring Anda.

2. Merasa lapar tapi sebenarnya ini adalah haus

Seringnya, Anda mungkin merasa lapar yang sebenarnya adalah haus. Respon tubuh terhadap lapar dan haus memang terkadang sama. Saat tubuh kurang menerima cairan, tubuh dapat memberi sinyal seperti lapar. Jika Anda merasa lapar setelah 2 jam sebelumnya sudah makan, bisa dipastikan ini adalah lapar palsu. Untuk itu, Anda perlu untuk mengenali terlebih dahulu rasa lapar Anda sebelum Anda makan.

Yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui hal ini adalah dengan minum air dua gelas 20 menit sebelum makan. Tunggu 20 menit dan rasakan apakah saat ini Anda benar-benar merasa lapar atau hanya haus. Jika Anda masih merasa lapar, artinya Anda memang benar-benar lapar dan Anda harus makan. Minum air sebelum makan juga dapat membantu Anda tidak makan berlebihan karena perut Anda sudah terisi  dan tubuh terhidrasi dengan baik.

3. Lapar karena emosi

Pernahkah Anda merasa ingin makan sesuatu saat Anda merasa emosi atau stres? Mungkin ini baik untuk meredakan emosi Anda, namun tetap perhatikan jumlah makanan yang Anda makan ya. Ingat, makan berlebih dapat membuat Anda mengalami kenaikan berat badan.

Stres, cemas, takut, atau bosan dapat membuat Anda merasa lapar terus dan ingin makan lagi, walaupun Anda sudah makan banyak. Untuk mengatasinya, sebaiknya perhatikan lagi apa saja yang Anda makan dan berapa banyak. Juga, jangan salah memilih makanan. Mungkin Anda perlu untuk melakukan hal lain yang dapat mengatasi emosi Anda, seperti mendengarkan musik, bertemu teman, membaca, dan lain sebagainya.

4. Merasa lapar karena kurang tidur

Kurang tidur dapat membuat Anda makan berlebihan pada esok harinya. Anda mungkin sudah sering mendengar hal ini. Faktanya, memang benar. Hal ini bisa terjadi karena kurang tidur dapat menyebabkan penurunan kadar leptin (hormon yang memberi sinyal kenyang) dan peningkatan kadar ghrelin (hormon yang memberi sinyal lapar). Sehingga, jika Anda kurang tidur, nafsu makan Anda akan meningkat. Kurang tidur juga dapat menyebabkan kelelahan pada keesokan harinya. Dan, kelelahan juga dapat menyebabkan Anda makan berlebihan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 21, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca