Ampuhkah Diet Pegan (Paleo Vegan) untuk Menurunkan Berat Badan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Memiliki berat badan berlebih bukan hanya mengurangi kepercayaan diri Anda, tapi juga tidak baik untuk kesehatan tubuh. Nah, cara alami untuk menurunkan berat badan adalah dengan diet dan olahraga rutin. Anda mungkin tertarik dengan diet pegan yang sekarang ini sedang naik daun. Apakah diet pegan termasuk cara efektif menurunkan berat badan? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Apa itu diet pegan?

Diet pegan adalah kombinasi dari dua jenis diet yang populer, yaitu paleo (diet bebas gluten) dan vegan (diet bebas produk hewani). Diet ini diperkenalkan oleh dr. Mark Hyman, seorang direktur pusat di Cleveland Clinic sekaligus seorang penulis ternama. Sama seperti kebanyakan diet lainnya, diet pegan juga memiliki aturan.

Aturan makan diet pegan

Mascha Davis, RD, ahli gizi sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics menjelaskan bahwa diet pegan mengatur pengelompokkan makanan per harinya, yaitu:

  • Lima cangkir atau lebih sayuran
  • Empat porsi makanan kaya karbohidrat
  • Tiga porsi makanan kaya protein
  • Dua porsi makanan dengan lemak sehat
  • Satu porsi makanan pengganti susu

Aturan pengelompokkan makanan harus Anda rencanakan dalam tiga kali waktu makan, dan sisanya untuk dua kali camilan. Daging dan ikan bisa jadi bagian dari menu makanan, tapi dalam jumlah sangat kecil. Namun, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam menjalani diet ini.

1. Anda bisa menikmati segala macam buah dan sayuran

kesehatan mulut dan gigi

Bila Anda mengikuti diet pegan, hampir semua jenis sayuran dan buah bisa Anda nikmati. Namun, aturannya tetap pada sayur dan buah dengan angka indeks glikemik di bawah 69 seperti bayam, brokoli, apel, jeruk, atau buah persik. Untuk mencari tahu apa itu indeks glikemik dalam makanan, simak penjelasannya dalam artikel di tautan ini.

2. Konsumsi protein hewani tanpa lemak

daging merah vs daging putih

Protein yang paaing sempurna ada pada daging hewan seperti ayam, sapi, ikan, maupun telur. Namun, Anda tidak boleh asal memakan daging, pilih daging yang lemaknya sudah disisihkan (daging tanpa lemak dan kulit). Selain itu, pilih sapi yang diberi makan rumput, ikan, atau daging lainnya yang bebas antibiotik.

3. Pilih makanan yang mengandung lemak sehat

Lemak sehat penting untuk kesehatan jantung dan otak Anda. Jadi, saat menjalani diet makanan dengan kandungan ini bisa jadi pilihan. Anda bisa menikmati alpukat, minyak zaitun, dan berbagai jenis kacang atau quinoa. Yang terpenting tidak mengandung gluten.

4. Hindari makanan tinggi indeks glikemik dan produk susu

kentang dan ubi jalar

Walaupun hampir semua jenis sayur, buah, dan umbi boleh Anda nikmati, kalau indeks glikemiknya tinggi lebih baik Anda hindari. Misalnya kentang, ubi, labu, atau buah bit. Untuk sumber karbohidrat, lebih baik pilih beras merah.

Selain itu, Anda juga perlu membatasi konsumsi berbagai makanan seperti yogurt, granola, atau edamame. Makanan tersebut bisa menimbulkan banyak gas dan perut kembung.

Bisakah diet pegan jadi cara efektif menurunkan berat badan?

Aturan makan diet pegan bisa membantu Anda kenyang lebih lama sehingga mengurangi rasa lapar. Porsi makan akan menjadi lebih berkurang akan membuat tubuh lebih banyak membakar lemak untuk beraktivitas.

Diet apa pun, termasuk diet pegan, bisa menjadi cara efektif menurunkan berat badan selama dilakukan dengan benar. Pasalnya, hampir semua diet menerapkan aturan makan lebih sedikir kalori. Keberhasilan diet sebenarnya bergantung pada masing-masing orang, terutama dalam mempertahankan diet dan mengimbanginya dengan aktivitas fisik yang sesuai.

Jadi, cara efektif untuk menurunkan berat badan kuncinya adalah disiplin mengatur pola makan sehat diiringi dengan olahraga rutin. Selama Anda disiplin menaati aturan diet pegan, Anda bisa saja menurunkan berat badan.

Yang perlu dicatat sebelum mencoba diet pegan

Sebelum melakukan diet, Anda harus paham betul dengan kondisi tubuh dan aturan diet. Mengurangi atau mengubah kebiasaan makan secara mendadak bisa menyebabkan nafsu makan semakin meningkat. Ini tentu bertentangan dengan diet dan justru membuat berat badan naik. Jadi, untuk mengurangi atau mengubah kebiasaan makan sesuai aturan diet, lakukan secara perlahan.

Selain itu, tidak mengonsumsi produk susu bisa menyebabkan protein pembangun otot. kalsium, dan vitamin dalam tubuh menjadi menurun. Ini bisa menyebabkan tubuh Anda kekurangan berbagai nutrisi penting ini. Jadi, konsultasikan lebih dahulu kepada dokter sebelum menerapkan diet pegan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 30, 2018 | Terakhir Diedit: Agustus 14, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca