Mengenal “Nama Samaran” Gula yang Sering Ditulis di Label Kemasan Makanan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada berapa nama gula yang Anda tahu? Jika selama ini Anda sering menggunakan gula pasir sebagai campuran makanan dan minuman, ternyata masih ada banyak nama lain gula yang biasanya muncul pada label kemasan makanan.

Hati-hati, jangan sampai Anda terkecoh karena tidak melihat tulisan ‘gula’. Padahal produk tersebut masih tetap mengandung gula, hanya saja dengan nama yang berbeda. Lantas, apa saja nama “samaran” dari gula yang kerap muncul di label kemasan makanan?

Kenapa gula bisa punya nama yang berbeda-beda?

Saat hendak membeli suatu produk makanan ataupun minuman, seberapa sering Anda mengecek kandungan gula di dalamnya? Jika suatu ketika Anda tidak menemukan tulisan ‘gula’ yang tertera pada label kemasan makanan, bukan berarti produk tersebut bebas dari gula.

Pasalnya, ada berbagai nama lain gula yang ditambahkan ke dalam produk makanan, sehingga sering kali mengecohkan Anda sebagai pembeli. Perbedaan nama gula ini dikarenakan gula diolah dari berbagai sumber yang berbeda-beda sehingga kadang hasil olahan gula yang telah jadi pun memiliki rasa dan tekstur yang tidak sama.

Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (FDA) mengatakan bahwa produsen makanan memang telah diwajibkan untuk mencantumkan semua bahan yang terkandung dalam produknya. Namun, adanya berbagai macam nama lain gula, yang menyebabkan kehadiran gula dalam produk makanan dan minuman menjadi sulit untuk dideteksi.

Untuk itu, Anda sebaiknya lebih teliti lagi saat membaca label kemasan makanan. Sebab, masing-masing gula yang dicampurkan dalam produk makanan dan minuman, akan berpengaruh terhadap jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Apa saja nama lain gula yang sering muncul pada label kemasan makanan?

Selama proses pengolahan makanan dan minuman kemasan, gula merupakan salah satu komponen penting yang hampir selalu ditambahkan guna memperbaiki rasa, tekstur, serta umur simpan produk makanan dan minuman tersebut.

Meski sering kali ditulis dengan nama yang berbeda, tapi penting bagi Anda untuk tetap mengetahui apa saja nama lain dari gula. Dilansir dari laman Healthline, setidaknya ada sekitar 56 jenis nama lain gula yang kerap muncul pada label kemasan makanan.

Namun, beberapa yang tertera di bawah ini merupakan yang paling umum ditemui:

  • Sukrosa
  • Sirup jagung tinggi fruktosa
  • Sirup agave
  • Gula bit
  • Molasses/molase blackstrap
  • Brown sugar
  • Buttered syrup
  • Gula tebu
  • Karamel
  • Gula kastor
  • Gula demerara
  • Gula confectioners/gula bubuk
  • Sirup maple
  • Sorghum
  • Raw sugar/gula mentah
  • Refiner’s syrup
  • Barley malt
  • Dextrin
  • Corn syrup/sirup jagung
  • Dekstrosa
  • Glukosa
  • Malt syrup/sirup malt
  • Maltose
  • Rice syrup/sirup beras
  • Fruktosa
  • Galaktosa

Bagaimana cara mengetahui adanya gula tambahan pada produk makanan dan minuman?

Bagi Anda yang sedang mengurangi konsumsi gula, kandungan gula yang tidak diketahui di dalam produk makanan dan minuman kemasan bisa mengacaukan rencana kesehatan Anda. Beberapa cara sederhana berikut ini bisa membantu Anda mendeteksi jenis gula dan berapa banyak jumlahnya:

1. Cek kandungan gula

Tidak semua produk makanan minuman kemasan mencantumkan dengan jelas kandungan gula pada nutrition facts atau informasi nilai gizi, seperti pada label nutrition facts di atas. Kebanyakan produk umumnya hanya menampilkan angka Total Carbohydrate.

Solusinya, Anda bisa periksa komposisi bahan seperti pada langkah berikutnya.

2. Periksa semua komposisi bahan

Untuk mengetahui kandungan gula di dalam suatu produk makanan atau minuman, cara selanjutnya adalah dengan memeriksa daftar komposisi bahan. Semakin tinggi kandungan suatu bahan, umumnya diletakkan di awal urutan dari komposisi bahan.

Jadi apabila Anda tidak menemukan informasi total gula pada nutrition facts, namun gula dituliskan paling awal atau di urutan-urutan awal pada komposisi bahan atau ingredients, maka berarti kandungan gula dalam produk tersebut cukup banyak.

Selain itu, temukan apakah ‘gula’ ataupun ‘nama gula lainnya’ tertera dalam daftar. Semakin banyak nama lain gula yang muncul, maka semakin tinggi pula kandungan gula dalam produk tersebut.

3. Bandingkan produk

zat aditif pada makanan

Setelah Anda tahu jumlah serta kandungan gula apa saja yang ada dalam produk makanan dan minuman yang akan Anda beli, selanjutnya coba bandingkan dengan beberapa produk lainnya guna mengetahui produk mana yang memiliki kandungan gula lebih sedikit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Tips Jitu Supaya Bisa Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Mungkin sulit untuk bisa berhenti makan sebelum kenyang, apalagi ketika di restoran "all-you-can-eat". Namun, tiga cara ini bisa bantu Anda tidak kalap.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Tips Sehat 16 November 2018 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Tubuh Jika Kita Tidak Makan Gula Sama Sekali?

Manisnya rasa gula sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Namun, jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk tidak makan gula sama sekali.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 7 November 2018 . Waktu baca 10 menit

Hati-hati, Ini 4 Masalah Kesehatan yang Bisa Muncul Akibat Gula Rafinasi

Ada beragam jenis gula, salah satunya gula rafinasi yang memiliki tekstur lebih lembut. Namun hati-hati, ada bahayanya jika konsumsinya di luar batas.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Diabetes, Health Centers 4 November 2018 . Waktu baca 5 menit

Menginjak Usia 40 Tahun, Sebaiknya Ubah Pola Makan Anda!

Melakukan perubahan pola makan saat memasuki usia 40 tahun sangat penting untuk menyesuaikan dengan kondisi tubuh dan mencegah penyakit yang mengintai.

Ditinjau oleh: Hello Sehat Medical Review Team
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 1 Oktober 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

porsi makan ideal

Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan indeks glikemik tinggi insomnia

Makanan dengan Kadar Indeks Glikemik Tinggi Bisa Picu Insomnia

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
gizi remaja

Panduan Memenuhi Gizi Seimbang untuk Anak Remaja

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Mei 2019 . Waktu baca 13 menit
efek pemanis buatan

4 Efek Buruk Konsumsi Pemanis Buatan Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit