Cara Membantu Teman yang Mengalami Gangguan Makan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Eating disorder atau gangguan makan merupakan salah satu gangguan mental yang banyak terjadi, terutama pada wanita muda. Bahkan, jumlah penderitanya mencapai sekitar 70 juta orang di seluruh dunia. Mungkin salah satu orang terdekat Anda juga mengalaminya. Sebagai teman yang baik, tentu Anda ingin membantunya untuk terlepas dari masalah gangguan makan.

Cara membantu teman yang memiliki gangguan makan

Terkadang, penderita gangguan makan seperti anoreksia, bulimia, dan binge eating disorder tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah dengan pola makannya. Beberapa dari mereka juga cenderung menutupi keadaan tersebut dari orang lain.

Jika khawatir teman terdekat Anda mengalami gangguan makan, berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantunya.

1. Bicarakan dengan perlahan

teman tidak suka pacar

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengajaknya berbicara. Carilah waktu dan tempat yang tepat, ketika hanya tinggal berdua dan teman Anda sedang dalam keadaan tenang.

Mulailah bertanya pada teman Anda, tapi jangan langsung menyerang dengan kalimat penilaian seperti “Aku lihat-lihat kamu kurusan/gemukan akhir-akhir ini,” karena tentu akan membuatnya tak nyaman. Orang-orang yang memiliki gangguan makan biasanya memiliki masalah dengan body image dari bagaimana cara orang melihat penampilan fisik mereka, teman Anda mungkin merasakan hal yang sama.

Berilah pertanyaan yang tidak membuatnya merasa bersalah pada orang lain. Lebih baik sampaikan kekhawatiran Anda sebagai seorang teman. Anda bisa menggunakan kalimat semacam, “Kamu lagi nggak kenapa-kenapa ‘kan? Akhir-akhir ini kamu jarang makan bareng lagi, aku jadi khawatir.”

Ingatlah untuk menyampaikannya dengan nada yang tenang dan tidak menuntut.

2. Dengarkan curhatannya

mendukung teman setelah keguguran

Teman yang sedang mengalami gangguan makan mungkin juga merasakan sakit hati dan lelah secara emosional. Upaya mereka untuk membuka diri dengan bercerita kepada Anda patut dihargai. Oleh karena itu, biarkanlah teman Anda berbicara dan mengeluarkan segala perasaannya.

Meski terkadang ada beberapa hal yang tidak Anda setujui, Anda tetap harus menahan diri untuk tidak menyanggah perkataannya. Terkadang yang dibutuhkannya pada saat-saat tersebut hanyalah pendengar yang baik. Anda tak perlu memberikan solusi atas apa yang harus dia lakukan jika tidak diminta.

3. Jangan ambil hati ketika teman Anda menolak untuk berbicara

tanda pertemanan buruk

Ada beberapa reaksi yang akan ditunjukkan teman Anda ketika ditanya soal keadaannya. Jangan berkecil hati jika dia menunjukkan reaksi marah atau kesal. Bisa jadi teman Anda tak mau dianggap aneh karena gangguan makan tersebut atau takut Anda akan meninggalkannya.

Tetap tenang adalah sikap yang tepat untuk menghadapinya. Ketika dia marah, mungkin Anda bisa menanggapi dengan “Maaf kalau pertanyaan ini mengganggu kamu, aku cuma khawatir. Kalau kamu sudah baikan dan mau cerita, kamu bisa hubungi aku.”

Beberapa orang butuh waktu untuk mengakui bahwa mereka sedang tidak baik-baik saja, mungkin termasuk teman Anda yang memiliki gangguan makan. Pastikan bahwa Anda akan tetap ada dan tidak akan meninggalkannya.

4. Tawarkan bantuan profesional

psikolog dan psikiater

Mungkin melakukan cara ini akan sulit, terutama jika keluarga dari teman Anda masih dalam tahap penyangkalan. Namun, masalah gangguan makan yang dialami teman Anda bukan sesuatu yang bisa dianggap angin lalu. Butuh penanganan dari terapis atau psikiater agar gangguan ini tidak menimbulkan masalah yang lebih serius pada tubuh penderitanya.

Tawarkan rekomendasi psikiater yang tepat, bila perlu temani dia ketika jadwal terapinya tiba. Bentuk dukungan seperti ini mungkin dapat membuat teman Anda merasa lebih baik. Anda juga bisa bantu mencarikan ahli diet yang sudah berlisensi untuk membantunya memperbaiki pola makan.

5. Jangan biarkan teman Anda menyendiri

sahabat sejati menjaga kesehatan mental

Ajaklah teman Anda bepergian di akhir pekan dan lakukan hal-hal yang sekiranya akan membuat dia senang. Menonton film terbaru di bioskop, melihat pameran lukisan di galeri terdekat, atau menonton konser bisa menjadi pilihan. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat menjadi distraksi untuk teman Anda dari masalah gangguan makan yang dideritanya.

Jangan menyerah bila dia kerap menolak ajakan Anda, teruslah mengajaknya ikut serta dalam kegiatan Anda. Tunjukkan padanya bahwa Anda tidak berubah dan akan tetap memperlakukannya dengan perlakuan yang sama seperti sebelumnya.

Menyembuhkan gangguan makan tentu membutuhkan proses dan tidak akan berhasil hanya dalam waktu semalam, mungkin akan ada beberapa saat di mana teman Anda kembali ke kebiasaan lamanya dan mengeluh ingin menyerah.

Hal terpenting yang harus diingat ketika menghadapinya adalah tetap bersabar dan selalu ada ketika dia meminta bantuan. Yakinkan kepadanya, cepat atau lambat masalah ini pasti akan berlalu.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Maret 20, 2020 | Terakhir Diedit: Maret 17, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca