4 Manfaat Mie Shirataki, Mi Sehat yang Bisa Jadi Alternatif Mi Instan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat ini makan mie shirataki bisa dibilang sedang tren. Bagaimana tidak, mi ini bukan sembarang mi. Bentuknya memang seperti mi, soun, atau bihun tetapi kandungannya tentu berbeda dari yang lain. Nah, banyak yang bilang bahwa mi shirataki adalah makanan penyelamat untuk menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula darah. Untuk mempelajari lebih jauh soal jenis mi yang satu ini, langsung saja simak penjelasan berikut.

Apa itu mie shirataki?

makan mie shirataki

Mie shirataki berwarna putih cenderung bening, dan sering juga disebut mie konjak. Mie shirataki ini terbuat dari glucomannan, sejenis serat yang berasal dari akar tanaman konjak. Tanaman konjak tumbuh di Jepang, Tiongkok, dan beberapa wilayah Asia Tenggara.

Beda dari mi biasanya yang mengandung banyak karbohidrat, mie shirataki mengandung karbohidrat yang lebih sedikit. Karbohidrat yang ada dalam mie shirataki didominasi oleh serat; bukan hanya pati atau zat tepung. Oleh karena itu, mie shirataki sangat rendah kalori.

Selain serat glucomannan, biasanya mi ini dicampur dengan air dan sedikit kapur agar mi dapat terbentuk sempurna. Ketiga campuran bahan ini kemudian direbus, lalu dibentuk memanjang tipis khas mi, atau ada juga yang dibentuk seperti nasi.

Mie shirataki mengandung banyak sekali air. Bahkan 97 persen kandungan mie shirataki adalah air, sekitar 3 persen glucomannan, dan kapur sangat sedikit.

Di pasaran, ada juga mie shirataki yang sudah dikreasikan, namanya mie shirataki tahu. Mie shirataki tahu ini mengandung jumlah karbohidrat yang lebih banyak dibandingkan shirataki aslinya.

Apa saja manfaat mie shirataki?

1. Manfaat mie shirataki membantu menurunkan berat badan

menurunkan berat badan

Mie shirataki adalah penurun berat badan yang ajaib. Serat glucomannan dalam shirataki benar-benar membantu menunda pengosongan perut. Anda jadi merasa kenyang lebih lama dan akhirnya makan dalam jumlah yang lebih sedikit serta memperlambat gerakan usus besar.

Sebenarnya belum ada penelitian khusus soal mie shirataki, tapi penelitian soal kandungan serat glucomannan yang ada dalam shirataki sudah cukup banyak dilakukan.

Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi serat glucomannan selama 4 minggu dapat membantu menurunkan hormon lapar di dalam tubuh yakni ghrelin. Dengan menurunnya hormon lapar, alhasil tubuh lebih bisa menahan diri untuk makan.

Penelitian lain dalam jurnal Alternative Therapies in Health and Medicine juga menemukan bahwa orang yang makan serat glucomannan secara teratur selama 4-8 minggu bisa menurunkan berat badan sebanyak 1,4-2,5 kg.

2. Membantu menurunkan kolesterol

cek kolesterol

Serat pada dasarnya memiliki efek menurunkan jumlah kolesterol yang beredar di dalam aliran darah. Termasuk, serat glucomannan yang ada dalam mie shirataki.

Para peneliti dalam jurnal American College of Nutrition melaporkan bahwa glucomannan dapat meningkatkan jumlah kolesterol yang dikeluarkan melalui feses. Itu artinya, lebih banyak kolesterol dari aliran darah yang bisa dikeluarkan melalui feses oleh serat ini. Dengan banyaknya serat yang dikeluarkan, maka semakin rendah kadar kolesterol dalam darah.

Penelitian lain dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukan bahwa glucomannan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sampai 16 mg/dL dan trigliserida hingga 11 mg/dL. Maka itu, makan mie shirataki dianggap sebagai salah satu strategi mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.

3. Mie shirataki mencegah sembelit

berapa kali buang air besar

Manfaat mie shirataki kali ini tak perlu diragukan lagi, sebab kandungan seratnya memang cukup tinggi. Serat glucomannan mengandung polisakarida yang bisa membantu usus bekerja lebih baik.

Glucomanan bisa merangsang pertumbuhan bakteri baik di usus. Dengan begitu, ada lebih banyak aktivitas bakteri baik di usus. Pergerakan usus pun jadi semakin lancar sampai ke pembuangan feses. Bahkan, pemberian serat glucomannan diketahui dapat membantu mengatasi sembelit parah pada anak.

4. Mie shirataki aman untuk para diabetesi

kromium

Penelitian menunjukan bahwa serat glucomannan yang ada di dalam mie shirataki dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan menurunkan risiko terjadinya resistensi insulin.

Sebab, serat glucomannan dapat menunda pengosongan perut sehingga gula darah dan kadar insulin yang masuk ke aliran darah akan meningkat dengan lambat, sedikit demi sedikit. Tidak terjadi lonjakan tiba-tiba.

Bahkan dari sejak beberapa tahun lalu ditemukan dalam penelitian bahwa orang dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi serat glukomanan selama 3 minggu mengalami penurunan fruktosamin yang signifikan. Fruktosamin adalah penanda atau indikator gula darah selama 2-3 minggu terakhir.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Kurma Terlalu Banyak Ternyata Ada Efek Sampingnya, Lho!

Manfaat yang ditawarkan oleh buah kurma memang banyak, tetapi ketika makan terlalu banyak ternyata bisa menimbulkan efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hari Raya, Ramadan 12 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Kebutuhan Serat untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Serat sangat penting untuk kesehatan orang dewasa dan anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan serat untuk balita usia 2-5 tahun?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 28 Februari 2020 . Waktu baca 7 menit

Mengupas 5 Manfaat Biji Selasih yang Tak Boleh Dilewatkan

Biji selasih memiliki manfaat yang tidak kalah baik dibandingkan biji chia, biji rami, atau biji-bijian lainnya. Apa saja manfaat tersebut?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 9 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Aman Makan Bakmi untuk Pengidap Diabetes

Punya penyakit diabetes sebenarnya boleh-boleh saja makan bakmi. Ikuti panduan aman makan bakmi untuk diabetesi agar gula darahnya tetap stabil.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Konten Bersponsor
makan bakmi
Diabetes, Health Centers 14 November 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet tinggi serat

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
manfaat serat kenapa penting

Kenapa Penting Makan Makanan Berserat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 1 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
sumber serat

5 Sumber Serat Selain Buah dan Sayur untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
karbohidrat untuk diet

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 28 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit