Makanan Anda Sudah Bersih? Hati-hati, Kebersihan Makanan Memengaruhi Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Anda tak hanya membutuhkan makanan yang kaya nutrisi saja untuk mendapatkan mental dan fisik yang sehat. Namun, hal yang juga harus Anda perhatikan adalah kebersihan makanan tersebut, entah itu dari kebersihan pengolahan hingga penyajian makanan. Sebab, tidak sedikit yang mengalami sakit akibat keracunan makanan atau penyakit bawaan makanan (foodboorne disease). Bahkan, tak hanya membuat sakit secara fisik, kesehatan mental Anda juga akan terganggu akibat makanan yang Anda makan tidak bersih.

Makanan yang kotor memengaruhi kesehatan mental

Mungkin yang sering Anda ketahui, mengonsumsi makanan yang kotor dan jorok hanya akan memengaruhi kesehatan pencernaan Anda, seperti timbul diare, kram perut, muntah, mual, dan sebagainya.

Namun pada beberapa penelitian, kebersihan makanan juga dapat menyebabkan Anda mengalami gangguan mental. Seperti penelitian yang dilaporkan dalam Journal of Food Protection. Penelitian ini membuktikan bahwa bakteri yang ada dalam makanan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental dan otak.

Beberapa gangguan mental yang mungkin terjadi akibat makanan yang tidak bersih dan mengandung bakteri penyakit adalah:

Makanan yang tercemar bakteri hanyalah salah satu faktor risiko dari berbagai gangguan mental tersebut, bukan penyebab utama.

Bagaimana makanan memengaruhi kesehatan mental Anda?

Ada beberapa jenis bakteri dan patogen yang dapat langsung memengaruhi kerja otak, sehingga kesehatan mental Anda terganggu. Contohnya, seperti parasit jenis Taenia solium dan Toxoplasma gondii, keduanya merupakan parasit yang dapat langsung memengaruhi fungsi otak Anda.

Untuk gangguan mental lain, meski belum diketahui hubungannya secara pasti, namun peneliti menyatakan bahwa hal tersebut bisa terjadi secara tidak langsung, yaitu melalui jalur sistem kekebalan tubuh. Secara umum, semua bakteri dan kuman penyakit yang ada di dalam makanan atau minuman yang tercemar, dapat membuat sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lemah.

Pertahanan tubuh yang lemah ini kemudian dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami gangguan mental – jadi bukan penyebab utamanya.

Bagaimana mencegah kontaminasi pada makanan?

Agar makanan Anda terbebas dari bakteri dan kuman penyakit, maka Anda harus memerhatikan kebersihan diri, bahan makanan, peralatan masak, dan lingkungan. Berikut hal yang dapat dilakukan untuk terhindar dari kontaminasi bakteri:

  • Mencuci tangan dengan air hangat dan sabun selama 20 detik, ketika:
    • Sebelum dan sesudah mengolah makanan
    • Setelah dari kamar mandi
    • Setelah mengganti popok bayi
    • Setelah bermain dengan hewan peliharaan
    • Setelah bersin dan batuk
    • Setelah bertemu orang yang sakit
  • Sediakan beberapa talenan dan pisau untuk digunakan dalam mengolah sayur dan buah serta berbagai jenis daging-dagingan.
  • Pisahkan tempat penyimpanan serta pengolahan untuk sayur dan buah dengan bahan makanan mentah, seperti daging.
  • Masak sampai bahan makanan matang dengan benar, atau masak hingga suhu setidaknya mencapai 70 derajat celsius.
  • Setelah makanan matang, jangan biarkan makanan tersebut terbuka di ruangan dalam waktu lebih dari 2 jam.
  • Jangan biarkan makanan beku Anda cairkan dalam ruangan terbuka. Jika ingin mencairkan makanan beku, sebaiknya tetap taruh di dalam kulkas sampai makanan cair secara perlahan agar makanan tidak langsung terkontaminasi bakteri.
  • Gunakan air yang bersih saat mencuci.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental untuk Pebisnis Startup

Menekuni usaha yang sesuai passion adalah impian sejumlah orang. Namun, jangan sampai lupa waktu. Simak cara menjaga kesehatan untuk pebisnis sekarang.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Asuransi, Hidup Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit