9 Jenis Mineral yang Diperlukan Tubuh

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/04/2020
Bagikan sekarang

Sama seperti vitamin, mineral juga termasuk dalam kelompok zat gizi mikro yang dibutuhkan oleh tubuh. Terdapat berbagai macam mineral yang sebenarnya tubuh perlukan untuk menunjang fungsi dan berbagai proses yang terjadi di dalam tubuh. Secara umum, mineral berfungsi untuk mempertahankan serta menjaga kesehatan tulang dan gigi, berperan penting dalam proses pembentukan energi, menjadi pembawa sinyal pada sistem saraf dan kontraksi otot, menjaga keseimbangan asam-basa tubuh, serta menjadi komponen dari enzim dan hormon yang dihasilkan tubuh.

Mineral yang dibutuhkan tubuh terbagi menjadi dua kelompok, yaitu jenis makro mineral yaitu jenis mineral yang dibutuhkan dalam jumlah yang cukup banyak serta mikro mineral yang dibutuhkan hanya dalam jumlah sedikit. Lalu apa saja jenis mineral yang dibutuhkan tubuh?

Makromineral

Berikut adalah jenis makromineral, mineral yang diperlukan dalam jumlah yang cukup banyak:

1. Kalsium

Anda pasti sudah sering mendengar jenis mineral ini. Kalsium adalah jenis makromineral yang berfungsi untuk menjaga kepadatan serta kesehatan tulang, breperan dalam pembekuan darah dan penyembuhan luka, bertugas untuk mengaktifkan beberapa enzim pencernaan yang berguna untuk memecah dan menyerap makanan yang masuk ke dalam tubuh. Sumber makanan yang paling baik untuk sumber kalsium adalah susu dan produk olahannya, kepiting, udang, daging ayam, dan daging sapi. Kalsium akan diserap oleh usus dibantu dengan vitamin D. Kebutuhan kalsium untuk orang dewasa per hari adalah kurang lebih 4700 mg.

BACA JUGA: Benarkah Suplemen Kalsium Bisa Menyebabkan Demensia?

2. Fosfor

Fosfor mempunyai fungsi yaitu untuk kesehatan tulang, komponen dari berbagai enzim serta sel di dalam tubuh, serta berperan dalam metabolisme sel. Sumber utama dari forfor adalah daging sapi, ikan, ayam, serta beberapa jenis sereal. Fosfor yang dibutuhkan oleh orang dewasa yaitu 700 mg per hari.

3. Magnesium

Berfungsi untuk metabolisme lemak dan protein, mengaktifkan beberapa enzim, serta menjaga keseimbangan elektrolit ketika kontraksi otot terjadi. Anda dapat menemukan magnesium dalam berbagai jenis kacang, tahu, tempe, sayuran yang berdaun hijau, daging sapi, dan cokelat. Sementara untuk orang dewasa magnesium yang diperlukan adalah sekitar 310-50 mg/hari.

BACA JUGA: Apakah Defisiensi Magnesium Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi?

4. Sulfur

Tidak hanya ada di dalam obat-obat kecantikan, sulfur juga terdapat di berbagai sumber makanan seperti ikan, susu, telur, serta ayam. Di dalam tubuh, sulfur berperan sebagai komponen tulang rawan, menjadi antikoagulan, serta berperan dalam menghasilkan insulin. Jumlah sulfur yang Anda perlukan adalah 800-900 mg/hari.

Mikromineral

Berikut adalah jenis mikromineral, mineral yang diperlukan dalam jumlah sedikit:

1. Iodium

Iodium berfungsi untuk membantu mensintesis hormon tiroid, mengatur kadar oksidasi dalam sel, berperan dalam pertumbuhan fisik serta mental, menjaga suhu tubuh tetap normal, dan menjaga kesehatan jaringan saraf dan otot. Saat ini sudah banyak garam yang ditambahkan iodium di dalamnya, sehingga Anda bisa mendapatkan iodium hanya dengan menggunakan garam pada masakan. Kebutuhan yang diperlukan adalah sekitar 150 mcg/hari.

BACA JUGA: Tangan Gemetar, Jantung Berdebar? Waspada Hipertiroid

2. Kromium

Kromium membantu untuk menjaga serta mengatur kadar glukosa dalam tubuh dan menjadi kofaktor atau bertugas untuk mengaktifkan hormon insulin. Mineral ini juga memiliki peran dalam metabolisme protein serta lemak. Sumber dari kromium adalah sereal, daging, serta beberapa jenis kerang laut. Anda hanya membutuhkan 25-35 mcg kromium per hari.

3. Mangan

Jenis mineral ini sangat penting dalam proses pembentukan tulang, regenerasi sel darah merah, siklus reproduksi, serta metabolisme karbohidrat. Mangan dapat Anda temukan di dalam udang, gandum, serta beberapa jenis biji kering, seperti wijen. Sedangkan mangan hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang mencapai 1,8-2,3 mg/hari.

BACA JUGA: Komunikasi Antar Zat Gizi Pengaruhi Penyerapan Nutrisi

4. Selenium

Selenium berperan dalam metabolisme lemak dan menjadi antioksidan dalam tubuh. Anda bisa menemukan selenium di dalam bawang, susu dan produknya, serta daging ayam. Sementara selenium yang dibutuhkan adalah sekitar 30 mcg/hari

5. Flour

Bayam, kacang kedelai, dan bawang adalah sumber utama dari flourida. Flourida mempunyai fungsi untuk mencegah karang gigi, menjaga gigi tetap kuat, serta bekerja sama dengan kalsium mencegah tulang keropos. Dalam sehari, Anda hanya membutuhkan flourida sebanyak 2,5-3 mg.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Apakah Anda sedang dalam program menurunkan berat badan? Adakah cara menurunkan berat badan tanpa olahraga? Cara ini menarik untuk disimak!

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

minyak esensial untuk meredakan stres

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020