Sedang Mengikuti Diet Kilat? Baca Ini Dulu Agar Tidak Tertipu

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah terpikirkan oleh Anda, untuk mengikuti program diet kilet nan mudah diikuti? Mungkin banyak dari Anda yang frustrasi dengan berat badan yang tidak kunjung menyusut angka kilogramnya. A

da dua kemungkinan yang bisa disimpulkan mengapa berat badan tidak kunjung berkurang, pertama, Anda sudah melakukan diet tetapi salah asupan dan pola makan (biasanya cuma mengurangi makan saja). Kedua, Anda melakukan diet tapi tidak olahraga, biasanya sih, karena malas dan tidak memiliki banyak waktu.

Karena keduanya tidak berhasil, Anda mulai mencari cara diet yang menjamin keberhasilan turun berat badan dalam hitungan hari. Lalu, jatuhlah pilihan Anda pada embel-embel diet kilat. Baiknya, Anda simak dulu penjelasan di bawah ini mengenai diet kilat sebelum Anda menggunakannya.

Kenapa diet kilat biasanya berbahaya?

Diet kilat merupakan sebuah cara diet yang menjanjikan penurunan angka berat badan secara drastis dan cepat saat Anda melakukannya. Diet ini bermacam, mulai dari diet rendah karbohdirat, diet masakan tanpa rasa asin atau diet non- garam, bahkan diet dengan pil pencahar yang akan membuat Anda terus bolak-balik ke toilet.

Penting untuk Anda tahu, diet tersebut bukanlah diet yang aman bagi tubuh. Mengapa? Pada banyak kasus, diet kilat seperti ini akan memfokuskan penurunan berat jangka pendek, tapi mengabaikan kesehatan dalam jangka panjang. Lagipula, kemungkinan yang terjadi adalah berat badan Anda kehilangan kandungan air dan otot, bukan menghilangkan lemak tubuh.

Sudah banyak orang yang gagal dalam diet sedemikian rupa, akibat tuntutan diet yang memang mengharuskan Anda makan-makanan yang berulang kali sama tanpa rasa yang nikmat, atau menenggak pil dan membuat perut Anda mulas bukan main. Dan pada akhirnya, voila! Berat badan Anda akan kembali seperti dahulu kala.

Jadi, apa tipsnya agar tidak tertipu diet kilat?

Anda bisa menyadari langsung secara jelas jika Anda memperhatikan dengan seksama penjelasan dan tips di bawah ini:

  • Hindari produk dan olahan makanan diet yang mengklaim bahwa dengan menggunakan produknya, berat badan Anda bisa turun hingga 2 kilogram (atau bahkan lebih) per minggu. Ingat! Butuh waktu yang konsisten dan tidak sekilat itu bagi Anda untuk mendapatkan berat badan yang Anda inginkan.
  • Abaikan dan kuatkan iman Anda, ketika mendengar iklan produk yang mengatakan bahwa Anda tidak perlu bersusah payah berolahraga atau setidaknya tanpa “membakar lemak” sedikitpun. Pasalnya, lemak dan postur tubuh Anda akan menyusut seiring dengan gerakan pembakaran lemak yang Anda lakukan, tidak dengan hanya bersantai-santai.
  • Jangan hiraukan foto “before-after” yang terlihat menjanjikan. Anda tidak tahu bukan, kapan waktu foto itu diambil, dan apakah itu editan atau tidak?
  • Jika ada beberapa ahli, instruktur olahraga, ataupun seleb yang memberikan testimoni mengenai produk diet kilat tersebut, sadarkan diri Anda. Mereka pastinya dibayar untuk melakukan hal serupa, karena pada dasarnya di dunia ini tidak ada yang gratis.
  • Biasanya, tipuan diet kilat tersebut akan memberikan kesimpulan program atau produk diet yang simpel tetapi “cetek”, dan bukan dengan hasil penelitian medis yang lebih akurat.
  • Perhatikan, para produsen diet tersebut pasti akan menjual produk atau program yang mereka tawarkan dengan harga yang tentu jauh dari kata murah meriah. Anda akan dipaksa membayar mahal untuk suatu hal jangka pendek dan mungkin bahkan tidak berhasil pada tubuh Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Diet Eliminasi (Elimination Diet) untuk Tahu Intoleransi Makanan

Diet eliminasi akan membantu Anda untuk menemukan beberapa jenis makanan yang memperburuk kondisi tubuh Anda. Seperti apa dietnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Alergi, Health Centers 05/07/2020 . Waktu baca 5 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit