Mengenal Diet Dubrow, Diet Alternatif yang Mirip dengan Intermittent Fasting

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Ada banyak sekali jenis diet yang katanya dapat mempercepat berat badan turun. Salah satunya, diet dubrow yang mungkin masih sangat asing di telinga Anda.

Diet Dubrow dipopulerkan pada tahun 2018 oleh Dr. Terry Dubrow dan rekannya, Heather Dubrow. Menurut penuturan keduanya, diet ini dipercaya efektif untuk menurunkan berat badan, meningkatkan pembakaran lemak, hingga memperlambat penuaan. 

Apa itu diet Dubrow?

Diet Dubrow merupakan pola makan rendah karbohidrat yang dikombinasikan dengan intermittent fasting (puasa berjangka). Diet ini mengharuskan Anda membatasi asupan makanan pada jam-jam tertentu dalam sehari.

Anda juga perlu mengikuti panduan terkait makanan yang boleh dikonsumsi dan harus dihindari agar hasil diet menjadi lebih optimal. Fokus utamanya adalah mengonsumsi makanan utuh dan alami, serta menghindari makanan yang telah diproses.

Cara menjalani diet Dubrow

Diet Dubrow terdiri dari tiga tahapan, dan masing-masing tahapan memiliki aturan jadwal makan yang berbeda. Berikut penjelasan ketiganya:

1. Tahap pertama

Pada tahap pertama, Anda perlu berpuasa selama 16 jam sehari dan hanya boleh makan dalam kurun masa 8 jam. Fase ini berlangsung selama 2-5 hari pertama. Tujuannya adalah mengatur ulang nafsu makan sebelum mengenalkan tubuh pada jenis makanan yang baru.

Ini adalah fase yang paling ketat. Selain karena harus berpuasa, pelaku diet Dubrow juga hanya dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tertentu. Di antaranya sumber protein, lemak sehat, buah, susu, sayuran rendah karbohidrat, kacang, dan karbohidrat kompleks.

diet puasa

2. Tahap kedua

Tahapan kedua dari diet Dubrow melibatkan puasa selama 12-16 jam, tergantung seberapa cepat Anda ingin mencapai tujuan diet. Berbeda dengan tahap sebelumnya, tahap ini berlangsung hingga Anda mencapai target berat badan yang diharapkan.

Selama tahap kedua, Anda tidak perlu membatasi ataupun menghitung kalori dari makanan yang dikonsumsi. Meski demikian, asupan makanan harian Anda hendaknya mengikuti ketentuan sebagai berikut:

  • 2-3 porsi sayuran rendah karbohidrat seperti brokoli, kol, mentimun, terung, jamur, serta sayuran berdaun hijau. Satu porsi setara dengan satu mangkuk sedang.
  • 2-3 potong sedang protein rendah lemak seperti daging ayam tanpa kulit, daging merah, dan ikan.
  • 2-3 porsi sumber lemak seperti keju, alpukat, telur, dan susu full-fat. Selama menjalani diet Dubrow, Anda juga bisa menambahkan asupan lemak dari minyak zaitun atau minyak kelapa.
  • 1-2 potong buah-buahan kesukaan Anda. Anda pun bisa mengonsumsi buah utuh.
  • 1 gelas susu atau yogurt.
  • 1 genggam kacang atau biji-bijian.
  • 1 porsi karbohidrat kompleks seperti kentang, ubi, jagung, dan makanan dari gandum utuh.

mencegah herpes

3. Tahap ketiga

Begitu target berat badan tercapai, Anda bisa melanjutkan ke tahap ketiga. Tahapan ketiga dari diet Dubrow tidak berbeda dengan tahap sebelumnya. Namun, Anda tetap harus berpuasa.

Anda diharuskan berpuasa selama 16 jam sehari sebanyak 2 kali seminggu. Setelah itu, Anda masih perlu menjalani puasa selama 12 jam setiap hari pada 5 hari terakhir menjalani diet.

Pada tahap kedua dan ketiga diet, Anda diperbolehkan mengonsumsi makanan yang Anda sukai. Anda juga dapat menjalani cheat day sesekali, tapi ingatlah untuk tidak mengonsumsi apa pun secara berlebihan.

Diet Dubrow adalah metode diet yang berfokus terhadap masa puasa, jenis makanan, serta porsi makanan yang dikonsumsi. Diet ini sebenarnya cukup sederhana, tapi pelakunya harus berkomitmen dalam menjalani puasa dan memilih jenis makanan.

Kendati dinilai efektif, diet ini pun tidak lepas dari kritik yang menyatakan bahwa prinsipnya terlalu sederhana dan asupan kalorinya terlampau rendah. Agar manfaatnya optimal dan aman bagi tubuh, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi sebelum menjalaninya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca