Hari-hari selama haid terkadang mengganggu aktivitas sehari-hari, karena sering disertai mood yang buruk, perut kram, kembung, dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut disebabkan karena selama masa menstruasi, dinding rahim Anda meluruh. Makan makanan yang sehat sebelum dan selama masa menstruasi dapat membantu meminimalisir keadaan-keadaan mengganggu tersebut. Akan tetapi, kalau tanda-tanda tersebut terjadi dalam jangka waktu yang lama, cek ke dokter untuk mendapat bantuan.

Makanan yang sebaiknya dihindari sebelum dan selama menstruasi

1. Gandum olahan

Gandum olahan tidak lagi mengandung nutrisi-nutrisi sebagaimana pada gandum asli, akibat proses-proses dalam pengolahannya. Efeknya, kandungan dalam makanan gandum olahan dapat membuat Anda merasa lebih terganggu dengan efek-efek menstruasi, karena gandum olahan juga mengganggu gula darah dan nafsu makan. Untuk mengurangi rasa sakit selama menstruasi, dianjurkan untuk tidak banyak memakan produk gandum olahan, seperti kue, roti putih, atau makanan yang manis-manis. Pilihlah makanan yang menggunakan gandum murni seperti produk-produk whole grains seperti oatmeal atau nasi merah.

2. Makanan atau minuman yang mengandung kafein

Kafein adalah stimulan yang terdapat di dalam tanaman, seperti teh, kopi, dan biji cokelat. Biasanya, kafein ditambahkan pada berbagai produk makanan dan minuman. Memang tidak banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa menghindari kafein dapat bermanfaat dalam mengurangi pre-menstrual syndrome. Namun menurut Elizabeth Bertone-Johnson, ScD, associate professor epidemiologi di University of Massachusetts di Armherst yang telah menelitiperan nutrisi pada PMS, mengatakan bahwa mengurangi kafein dapat membantu mengurangi nyeri pada payudara dan perut kembung.Untuk menghindari risiko-risiko tersebut, kurangilah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein selama haid, seperti kopi, teh hitam, soft drinks, dan cokelat.

3. Makanan yang mengandung lemak trans

Menghindari makanan yang mengandung lemak trans juga dapat membantu mengurangi sakit perut selama masa haid. Contoh-contoh makanan yang mengandung lemak trans adalah kentang goreng, onion rings, donat, mentega, dan semua makanan yang menggunakan minyak sayur sebagai salah satu bahan makanannya. Untuk mengganti makanan-makanan tersebut, carilah makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, atau olive oil (minyak zaitun). Makanan-makanan tersebut mengandung lemak tak jenuh, yang dapat membantu mengurangi radang.

Makanan yang dianjurkan dimakan sebelum dan selama haid

Jadi, sebaiknya makan ada saat menstruasi agar mood tetap terjaga dan kondisi tubuh tetap fit tanpa diganggu nyeri haid?

1. Makanan yang mengandung protein dan serat

Mengonsumsi makanan yang kaya protein dan serat dapat membantu menstabilkan gula darah Anda, yang dapat membantu untuk menyeimbangkan nafsu makan Anda selama masa menstruasi.

Jaclyn London, M.S., R.D., ahli gizi dari Mount Sinai Hospital di New York City mengatakan bahwa biasanya nafsu makan ada pada puncaknya di siang hari. Ngemil kacang almond atau apel juga dapat membantu Anda mengimbangi nafsu makan Anda. Dianjurkan juga untuk makan makanan yang berserat, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

Memakan makanan kaya protein seperti sereal juga dapat membantu Anda melewati masa-masa pre-menstrual syndrome alias PMS. Sereal mengandung vitamin B. Berdasarkan penelitian, wanita yang banyak mengonsumsi thiamine (vitamin B1) dan riboflavin (Vitamin B2), secara signifikan memiliki risiko mengalami PMS yang lebih rendah. Perlu diingat bahwa Vitamin B yang dikonsumsi oleh wanita tersebut bukan dari suplemen, tetapi dari makanan.

2. Makanan yang mengandung zat besi yang cukup

Banyak wanita yang menjadi kekurangan zat besi dalam tubuhnya selama menstruasi akibat darah yang dikeluarkan selama menstruasi. Untuk membantu tubuh Anda menjaga kandungan zat besi tetap cukup, Anda dapat mengonsumsi makanan-makanan yang kaya zat besi, seperti bayam, kacang jogo, tomat, kentang, dan lain sebagainya.

3. Makanan atau minuman yang mengandung kalsium tinggi

Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang memiliki kandungan kalsium dan Vitamin D yang tinggi dalam tubuh memiliki kemungkinan mengalami PMS yang lebih rendah. Hal ini disebabkan karena kalsium dapat membantu otak Anda untuk mengurangi perasaan tertekan yang mungkin dialami saat masa menstruasi. Selain itu, vitamin D juga berpengaruh dengan perubahan emosional.

Dalam penelitian tersebut, disebutkan juga bahwa hal ini efektif bila sumber kalsium didapat dari makanan, bukan dari suplemen saja. Pilihlah sekitar 3 produk makanan yang kaya kalsium setiap harinya, seperti susu low-fat, keju, yoghurt, jus jeruk, dan susu kacang.

Untuk makanan yang berbasis susu, pastikan bahwa makanan tersebut rendah lemak. Untuk memenuhi kandungan vitamin D, Memang agak susah untuk mendapat vitamin D yang cukup kalau hanya dari makanan saja. Salah satu makanan yang kaya Vitamin D adalah salmon. Akan tetapi, Anda bisa menambah kandungan Vitamin D dalam tubuh Anda ditambah dengan multivitamin atau suplemen.

Cara makan Anda juga berpengaruh

Ketika Anda dalam masa menstruasi, dianjurkan untuk tidak sekali makan sekaligus banyak. Sebaiknya, makan secara teratur beberapa jam sekali tapi dalam porsi yang lebih kecil. Hal ini dapat membantu Anda mengontrol nafsu makan Anda, karena selama haid mungkin Anda mengalami hal-hal seperti kram perut atau mual.

Pada saat-saat seperti itu, Anda tidak ingin kelaparan tapi tidak juga kekenyangan, tetapi Anda ingin perut Anda tetap terisi. Mengatur taktik pola makan Anda juga bisa membantu Anda mengatasi kembung selama masa menstruasi.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca