Untuk menurunkan berat badan diperlukan waktu dan usaha yang tidak sedikit. Mengatur pola makan atau “diet” adalah salah satu usaha yang diperlukan, namun tubuh juga memerlukan waktu untuk beradaptasi sehingga berat badan menurun secara perlahan. Mengurangi asupan secara ekstrem, bahkan tidak makan sama sekali, malah dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.

Pentingnya mengatur pola makan untuk menurunkan berat badan

Dengan melakukan diet, kita mengatur jumlah asupan dan jenis makanan apa saja yang kita konsumsi, terutama asupan jenis makanan dengan kadar kalori tinggi. Selain itu, dengan melakukan diet, kita juga menyesuaikan jumlah asupan makanan dengan tingkat metabolisme tubuh. Dengan semakin banyak beraktivitas, kita memerlukan banyak pengganti energi dalam bentuk makanan. Jika asupan berlebih, tubuh akan menyimpan energi dari makanan yang terlalu banyak dalam bentuk lemak.

Tubuh kita memerlukan berbagai macam nutrisi yang masing-masing mempunyai peran dalam menjaga kesehatan dan keseimbangan berat badan, terutama kalori yang diperlukan sebagai sumber energi dan pengganti sel yang rusak. Pola makan yang salah untuk menurunkan berat badan adalah mengurangi asupan terlalu banyak sehingga nutrisi untuk tubuh tidak tercukupi.

Berbagai pola makan dan diet yang tidak sehat

Berikut adalah beberapa metode untuk mengatur pola makan yang tidak baik bagi kesehatan dan sebaiknya tidak Anda lakukan.

1. Makan hanya sedikit

Meskipun tujuan utamanya adalah mengurangi asupan kalori dengan mengurangi konsumsi makanan, tetapi metode ini sering kali disalahartikan dengan sama sekali tidak mengonsumsi kalori atau nutrisi lainnya yang dianggap dapat menaikan berat badan. Berat badan mungkin akan turun dengan cepat, namun orang tersebut akan berakhir dengan massa otot yang lebih rendah dan jaringan lemak tubuh yang lebih banyak. Bahkan saat usia dewasa atau usia lanjut akan lebih berisiko terkena diabetes mellitus.

2. Pola makan cleanse eating

Hal ini merupakan salah satu metode yang populer di beberapa negara. Cleanse yang dimaksud di sini adalah pembersihan tubuh dengan hanya mengonsumsi makanan tertentu saja. Pola makan ini tidak sehat karena seseorang hanya memakan satu jenis makanan atau minuman, salah satu contohnya adalah hanya meminum jus lemon.  Penurunan berat badan sudah pasti, namun tubuh akan kekurangan banyak nutrisi jika dilakukan dalam beberapa hari, bahkan minggu. Efek sampingnya adalah sembelit dan sakit kepala karena kurangnya asupan.

3. Purging

Inti dari metode ini adalah mengeluarkan kembali makanan dan/atau mempercepat sistem pencernaan  untuk mengeluarkan makanan dengan penyalahgunaan obat pencahar. Metode ini tidak jauh berbeda dengan cara penderita bulimia mengeluarkan kembali makanan, namun tidak diawali dengan keinginan makanan berlebih (binge eating). Metode ini dilakukan secara sadar untuk mengurangi asupan tanpa memikirkan dampak terhadap tubuh, salah satunya dehidrasi.

4. Konsumsi obat dan rokok

Dilakukan dengan penyalahgunaan obat tertentu (legal maupun ilegal) serta merokok untuk menekan keinginan makan sehingga jumlah makanan yang dimakan menjadi lebih sedikit. Penggunaan obat-obatan, misalnya kokain dan obat diabetes untuk menurunkan berat badan, dapat menimbulkan ketergantungan dan risiko kerusakan organ karena digunakan tanpa pengawasan dokter. Sedangkan nikotin pada rokok diketahui dapat menekan nafsu makan, tetapi masalah kesehatan dari merokok akan mengancam kesehatan, ditambah dengan efek samping dari ketagihan merokok yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan

5. Pola makan abnormal

Merupakan pola makan yang berbahaya dan dilarang, akan tetapi faktanya pola makan ini cenderung terkenal. Dikatakan abnormal karena metodenya berbahaya dan dampaknya adalah penurunan badan secara ekstrim hingga anoreksia. Berikut beberapa contoh diet abnormal:

  • Diet bola kapas – memakan kapas untuk menekan nafsu makan sehingga tubuh kesulitan mencerna kapas tersebut. Dampaknya adalah malnutrisi serta kerusakan lambung dan usus.
  • Diet cacing pita – intinya adalah sengaja menginfeksi tubuh dengan cacing pita sehingga pencernaan makanan menjadi kurang efektif. Malnutrisi, kerusakan organ dalam serta kematian dapat disebabkan karena diet ini.
  • Anorexic Boot Camp (ABC) Diet pola makan ini akan menurunkan berat badan dengan cara sengaja membuat seseorang anoreksia. Dilakukan dengan cara menanamkan sugesti bahwa menahan lapar saat sedang benar-benar kelaparan adalah cara yang baik untuk menurunkan berat badan. Perlu diingat bahwa anoreksia merupakan gangguan psikologis yang dapat menyebabkan kegagalan berbagai organ tubuh.

Cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengatur pola makan yang sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda akan mengurangi jumlah asupan makanan, pilihlah pola makan yang tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan tidak menyebabkan dampak terhadap kesehatan atau membuat Anda mengalami malnutrisi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca