Alasan menonton film porno di zaman sekarang, masih susah-susah gampang untuk diterima. Di satu sisi, menonton porno adalah hak dan kebebasan sesorang. Di sisi lain, menonton porno sering diidentikan dengan perilaku melenceng. Tapi bagaimana jika yang menonton film porno adalah pasangan sendiri? Apa ini termasuk perilaku “selingkuh”? Apa alasannya bisa diterima?

Apakah menonton film porno bisa dibilang menyelingkuhi pasangan?

Bagi para pasangan yang sudah malang melintang dalam memenuhi hasrat birahi masing-masing, pasti ada rasa kaget dan mungkin kecewa ketika melihat pasangannya memuaskan diri dengan menonton film porno. “Apa saya kurang bisa memuaskan dia?” atau “Apa dia punya kelainan seksual yang lain, ya?”, dan masih banyak pertanyaan lain yang bergumul di pikiran Anda.

Pertama, apa yang dimaksud dengan selingkuh? Menurut Gail Saltz seorang professor pskiatri di New York, selingkuh adalah ketika pasangan atau Anda mempunyai hasrat, dan ikatan emosional di luar kehadiran Anda berdua. Selain hal tersebut, selingkuh juga bisa dibagi dalam dua jenis, selingkuh fisik dan selingkuh non fisik (lewat chatting misalnya). Tetapi, tidak semua orang punya pengertian sama soal selingkuh.

Dan pada akhirnya yang bisa menentukan selingkuh atau tidaknya saat pasangan menonton film porno, hanyalah Anda dan pasangan sendiri yang menjadi hakimnya. Bila dilihat dari sudut pandang yang tidak memihak ke alasan manapun, menonton porno tidak selalu dikaitkan dengan hal menyelingkuhi pasangan.

Berikut ini adalah beberapa alasan umum menonton film porno bagi seseorang walaupun punya pasangan:

  • Untuk mengetahui dan mencari tahu kepuasan seksual diri sendiri
  • Pasangan Anda menyukai dan mencari variasi gaya seks di dunia digital yang tidak ada habisnya.
  • Untuk melampiaskan fantasi kepuasan seks yang mungkin tidak bisa didapatkan atau pasangannya tidak bisa penuhi.

 Apa yang harus saya lakukan jika mengetahui pasangan menonton porno? 

Pada kasus menonton film porno ini, perlu diketahui dan diketahui alasan serta efek pasangan setelah menonton. Marah, kecewa, dan panik saat mengetahui pasangan Anda melakukan hal yang tidak disangka memang wajar adanya. Tapi, ada baiknya Anda mengambil pikiran dan hati yang dingin untuk menyikapinya. Setelah bisa berdamai dengan keadaan, Anda bisa membuat atau melakukan hal di bawah ini:

Jujur, katakan perasaan Anda. Menonton porno pada dasarnya merupakan sebuah hal yang bersifat pribadi. Hal yang bisa Anda lakukan berikutnya adalah jujur mengenai perasaan Anda. Seperti halnya hubungan seks, Anda bisa berkompromi dan mengambil keputusan seberapa jauh efek menonton porno berimbas pada hubungan Anda. Katakan dan jelaskan mengapa Anda tidak nyaman dengan apa yang pasangan lakukan.

Buat batasan menonton porno. Jika Anda merasa menonton porno bukanlah suatu bagian dari perselingkuhan, Anda tetap harus membuat batasan untuk memberikan batasan-batasan tertentu. Contohnya, dengan mengetahui password gadget-nya guna menghindari rahasia apapun yang memicu terjadinya perselingkuhan. Anda juga bisa menyarankan jam-jam tertentu tanpa memegang alat teknologi ketika sedang di rumah. Semua hal tersebut berguna untuk membuat adanya batasan dan meningkatkan perhatian satu sama lain.

Jangan dilakukan berlebihan. Segala sesuatu yang dilakukan berlebihan memang tidak selalu baik akhirnya. Sama halnya dengan menonton film porno yang tidak disarankan untuk dilakukan secara berlebihan, karena bisa merusak kecerdasan seksual dan emosi seseorang. Maka dikhawatikan, akan menjadi penyebab kerusakan pada kehidupan seks seseorang, dan mereka lebih cenderung memilih menonton film porno daripada berhubungan seks layak yang pada umumnya lebih sehat.

Baca Juga:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca