Mengatasi Bau Badan yang Muncul Tiba-Tiba

Oleh

Bau badan bisa menjadi mimpi buruk banyak orang. Dapat terjadi baik pada pria dan wanita, bau badan kini bukan lagi menjadi masalah besar karena sudah berkembangnya produk-produk deodoran dan antiperspirant yang mudah ditemukan di mana-mana. Tetapi karena kondisi tubuh orang yang berbeda-beda, Anda mungkin bisa saja menghasilkan lebih banyak keringat jika dibandingkan dengan teman Anda. Atau ada juga orang yang produksi keringatnya sangat sedikit sampai tidak memerlukan deodoran dan antiperspirant.

Bagaimana bau badan bisa terjadi?

Keringat dan bau badan dapat terjadi ketika Anda melakukan aktivitas fisik, ketika udara panas, atau ketika Anda merasa gugup dan stres. Tubuh kita memiliki dua jenis kelenjar keringat utama yaitu kelenjar ekrin dan kelenjar apokrin. Kelenjar ekrin paling banyak terdapat dalam tubuh dan letaknya dekat dengan permukaan kulit. Sementara kelenjar apokrin banyak terdapat pada bagian folikel rambut seperti misalnya ketiak dan selangkangan.

Ketika suhu tubuh Anda meningkat, kelenjar ekrin akan mengeluarkan cairan yang kita kenal sebagai keringat ke permukaan kulit, keringat ini bertugas mendinginkan suhu tubuh. Keringat yang dikeluarkan kelenjar ekrin terdiri dari air dan garam. Sementara kelenjar apokrin menghasilkan keringat yang bertekstur lebih berat jika dibandingkan dengan keringat yang dihasilkan kelenjar ekrin. Keringat ini juga biasanya akan dihasilkan lebih banyak terutama ketika Anda mengalami stres emosional. Meskipun cairan keringat yang dihasilkan tidak memiliki bau, tetapi ketika bercampur dengan bakteri yang terdapat di kulit (terutama bagian ketiak dan selangkangan), keringat bisa menimbulkan aroma tubuh yang tidak sedap.

Apa bedanya deodoran dan antiperspirant?

Meskipun sering dikira sama, tetapi sebenarnya kedua jenis produk ini berbeda. Deodoran bekerja dengan cara menyerang bakteri yang bisa menghasilkan bau badan. Tidak jarang deodoran mengandung alkohol atau komponen antibakteri seperti triklosan misalnya, ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan dimana bakteri tidak bisa hidup atau berkembang biak. Menurut U.S. Food and Drug Administration, deodoran diklasifikasikan sebagai kosmetik, berbeda dengan antiperspirant yang diklasifikasikan sebagai obat-obatan. Fungsi utama antiperspirant adalah mencegah munculnya keringat dengan cara membentuk gel dan menyumbat kelenjar keringat.

Mencegah bau badan muncul tiba-tiba

Untuk mencegah bau badan muncul tiba-tiba, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

1. Jaga kebersihan diri Anda

Sebagai salah satu penyebab bau badan, bakteri sebenarnya dapat dicegah dengan cara rajin menjaga kebersihan diri. Mandi minimal satu kali sehari merupakan salah satu cara ampuh mencegah munculnya bau badan karena dapat mengurangi jumlah bakteri dalam tubuh. Pastikan tubuh Anda bersih dari bakteri terutama di bagian yang rentan terhadap keringat dan bakteri seperti misalnya ketiak. Jika bau badan muncul tiba-tiba, Anda bisa mencuci bagian yang berkeringat dengan air dan sabun anti bakteri. Ini dapat mengurangi bakteri yang terdapat pada kulit. Setelah membersihkan bagian yang berkeringat, segeralah menggunakan deodoran atau antiperspiran untuk mencegah munculnya bau badan kembali.

2. Jaga badan Anda tetap kering

Terutama setelah mandi, keringkan badan Anda sampai benar-benar kering. Pastikan bagian tubuh yang rentan berkeringat kering sepenuhnya. Ini karena bakteri cenderung berkembang biak di tempat yang basah atau lembap. Saat Anda berkeringat, cobalah untuk mengeringkan bagian yang berkeringat agar bakteri tidak bereaksi dengan keringat dan kemudian menimbulkan bau badan.

3. Mengganti baju

Jika Anda sering berkeringat, Anda mungkin ingin membawa baju ganti ketika bepergian. Baju yang bersih dapat membantu meminimalkan efek buruk dari reaksi antara keringat dan bakteri. Untuk mencegah bau badan muncul tiba-tiba segeralah ganti baju Anda dengan baju bersih dan kering ketika Anda berkeringat.

4. Hindari makanan berbau tajam

Salah satu penyebab bau badan adalah makanan. Makanan juga bisa menyebabkan Anda berkeringat berlebih seperti misalnya makanan pedas, kafein, dan alkohol. Selain keringat berlebih, makanan juga dapat menyebabkan aroma tubuh Anda menjadi tidak sedap. Makanan seperti bawang bombay dan bawang putih merupakan contohnya. Tetapi tidak hanya bawang, sayuran jenis krusiferus seperti brokoli misalnya, juga dapat menimbulkan aroma tidak sedap. Ini terjadi karena komponen sulfur pada sayuran tersebut diproses oleh tubuh dan dikeluarkan melalui napas, urin, dan keringat. Saat Anda berkeringat, cobalah untuk menghindari makanan tersebut untuk mengurangi kemungkinan munculnya bau badan.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca