Bermain puzzle merupakan cara mudah dan menyenangkan untuk melatih fungsi otak. Permainan yang dapat dimainkan oleh semua umur dari anak-anak hingga lansia ini sangat menantang dan memberikan banyak manfaat, lho. Namun, manfaat bermain puzzle bergantung pada berbagai faktor seperti kapasitas ketahanan psikologis, tingkat komitmen untuk memecahkan puzzle, dan apakah seseorang melakukan atau memilih puzzle yang lebih menantang untuk dipecahkan. Yuk, mulai main puzzle dan petik berbagai manfaat puzzle berikut ini. 

1. Manfaat puzzle untuk memperkuat ingatan jangka pendek

Bermain puzzle dapat meningkatkan proses berpikir Anda. Bermain puzzle bermanfaat untuk semua usia, mengingat bahwa anak muda memiliki pikiran dan ingatan yang sangat mudah ditempa sementara orang dewasa dan lanjut usia (lansia) lebih rentan terhadap daya ingat yang melemah.

Nah, bermain puzzle sangat berguna untuk ingatan jangka pendek Anda. Terutama karena main puzzle memerlukan ingatan bentuk dan warna, ditambah imajinasi gambaran yang lebih besar, dalam menentukan potongan apa yang cocok.

2. Menunda terjadinya demensia (pikun)

Permainan puzzle mampu melatih saraf otak untuk bekerja dengan baik, meskipun sudah berusia dewasa atau lansia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas yang merangsang otak dapat menunda timbulnya demensia atau pikun pada lansia.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah laporan dari Bronx Anging Study, yang mencakup data dari 488 orang yang berusia antara 75 dan 85 tahun. Pada awal penelitian, para peserta belum menunjukkan tanda-tanda demensia. Peserta lantas melaporkan seberapa sering mereka melakukan aktivitas yang merangsang fungsi otak, salah satunya bermain puzzle. Semakin sering bermain puzzle, semakin lama juga timbulnhya penurunan ingatan dalam otak.

3. Main puzzle bisa melatih kemampuan memecahkan masalah

Bermain puzzle untuk orang dewasa akan menantang Anda menemukan cara memecahkan puzzle tersebut dan seberapa cepat penyelesaiannya. Setiap strategi yang Anda gunakan untuk memecahkan puzzle akan melatih pikiran Anda untuk bekerja secara efisien dengan cara yang baru dan berbeda. Bermain puzzle juga dapat membantu otak Anda untuk berpikir lebih keras dalam memecahkan suatu masalah.

4. Meningkatkan keterampilan spasial otak

Ketika Anda atau anak mencocokkan satu warna dengan warna yang lainnya, ini melatih kemampuan spasial yang menuntut aktivitas fisik dan mental. Anda juga akan membentuk sebuah gambaran dan tata ruang di dalam pikiran ketika bermain puzzle. Saat itulah, kemampuan otak akan berkembang dan mampu membuat gambaran di dalam pikiran, sekaligus menghasilkan fungsi otak yang imajinatif dan kreatif.

Selain meningkatkan kemampuan spasial, anak-anak juga akan mendapatkan manfaat puzzle lain yaitu memperluas kosa kata spasial seperti “lekukan”, “sudut”, “atas”, “bawah”, “panjang”, dan “pendek”.

5. Manfaat puzzle untuk meningkatkan konsentrasi

Pada anak dengan gangguan ADHD, bermain dengan potongan puzzle dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan kemampuan motoriknya. Pilih gambar puzzle yang menarik, misalnya tokoh kartun favoritnya, supaya tidak cepat bosan.

Namun, jangan lupa berikan jeda istirahat di tiap permainan karena aktivitas yang menuntut konsentrasi dalam jangka panjang bisa terasa melelahkan untuk anak dengan ADHD. 

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca