Bolehkah Kita Menggunakan Cairan Softlens Sebagai Tetes Mata?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan softlens alias lensa kontak harus dibarengi dengan pemakaian tetes mata secara rutin agar mata tidak mengalami iritasi. Namun, terkadang Anda mungkin lupa membawa tetes mata dan hanya mempunyai cairan pembersih softlens. Lantas, pada situasi seperti ini, bolehkah cairan softlens digunakan untuk membersihkan mata?

Cairan softlens dan tetes mata sekilas memang mirip. Keduanya pun sama-sama berfungsi sebagai pelembap. Hanya saja, pembersih softlens dan tetes mata ditujukan untuk melembapkan dua hal yang berbeda sehingga kandungannya pun tidak sama. Simak informasi berikut agar Anda tidak keliru dalam menggunakan kedua produk ini.

Perbedaan cairan softlens dan obat tetes mata

cairan softlens untuk mata

Softlens rentan menjadi kotor akibat minyak alami tubuh, sel-sel kulit, kuman, dan sisa makeup. Softlens kotor yang digunakan berulang kali dapat memicu infeksi berbahaya, terutama pada kornea yang menempel langsung dengan produk ini.

Oleh sebab itu, setiap pengguna lensa kontak memerlukan cairan softlens dan obat tetes mata untuk mencegah risiko tersebut. Namun, pertama-tama kenali dulu perbedaan antara cairan softlens, larutan salin, dan obat tetes mata berikut.

1. Cairan softlens

Cairan softlens pada dasarnya adalah larutan kimia yang diproduksi secara komersial. Bahan penyusunnya terdiri dari zat pengawet, larutan penyangga, zat pengikat, dan zat pembasah. Fungsinya tidak lain untuk desinfeksi, sanitasi, dan membersihkan softlens.

Gabungan zat-zat tersebut dapat menyingkirkan bakteri dan kotoran yang menumpuk pada softlens. Cairan ini juga merupakan tempat penyimpanan softlens yang paling aman, bahkan untuk jangka waktu yang panjang.

2. Larutan salin

Larutan salin mungkin sering kali diartikan sebagai obat tetes mata, tapi larutan ini sebenarnya adalah larutan garam biasa dengan pH yang seimbang. Fungsinya untuk membilas softlens agar menjadi lembap sebelum dimasukkan ke mata.

Anda hanya bisa menggunakan larutan salin sebagai pelembap atau tetes mata, bukan untuk membersihkan atau menyimpan softlens. Pasalnya, tetes mata dari larutan salin tidak mengandung zat pembersih atau pengawet seperti halnya cairan softlens.

3. Obat tetes mata

Obat tetes mata berguna untuk mengatasi mata kering atau iritasi akibat paparan angin, panas, dan suhu dingin. Obat ini juga kerap digunakan untuk melembapkan mata usai lama membaca atau menggunakan komputer, serta akibat efek obat-obatan tertentu.

Bahan yang umum terdapat pada obat tetes mata antara lain carboxymethylcellulose, hypromellose, dan polyethylene glycol 400. Bahan-bahan tersebut akan menjaga mata tetap lembap sehingga terlindung dari risiko infeksi atau luka.

Bisakah cairan softlens digunakan sebagai tetes mata?

Tidak sedikit yang menggunakan softlens sebagai tetes mata darurat ketika obat tetes mata atau larutan salin tidak tersedia. Akan tetapi, tindakan ini ternyata tidak disarankan. Alasannya masih berkaitan dengan kandungan pada cairan softlens.

Kandungan pada cairan softlens ditujukan untuk membunuh kuman. Maka dari itu, zat kimia di dalamnya pun bersifat racun bagi sel-sel hidup, tidak terkecuali sel mata. Ini sebabnya cairan softlens hanya boleh digunakan untuk menyimpan dan membersihkan softlens.

Berbeda dengan obat tetes mata biasa, bahan pengawet pada cairan softlens pun memicu dampak serupa pada mata. Anda mungkin tidak akan merasakan dampaknya jika hanya menggunakan cairan softlens sesekali, tapi bila kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, mata berisiko mengalami peradangan jangka panjang.

Jika mata Anda selalu terasa kering atau tak nyaman saat memakai softlens, sebaiknya atasi masalah ini terlebih dulu sebelum Anda rutin memakainya kembali. Coba gunakan obat tetes untuk mata kering secara teratur hingga keluhan mata kering berkurang.

Tips menggunakan softlens agar mata tidak kering

efek pakai softlens infeksi mata akibat lensa kontak

Mata kering memang merupakan keluhan umum bagi pengguna softlens, apalagi jika Anda tidak merawat softlens dengan benar. Untungnya, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar mata tidak kering akibat softlens. Berikut di antaranya:

1. Cermat memilih bahan softlens

Menurut American Academy of Ophthalmology, softlens dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni softlens keras dan lunak. Jika softlens yang Anda gunakan selalu menimbulkan rasa tidak nyaman, masalahnya bisa jadi berasal dari bahan softlens tersebut.

Softlens keras dibuat dari kombinasi plastik lentur dan bahan lain. Bentuknya lebih kokoh dan sesuai untuk orang dengan bentuk kornea yang tidak rata. Meski demikian, softlens keras biasanya lebih mudah kering sehingga Anda harus rutin membasahinya dengan cairan softlens dan memakai tetes mata.

Softlens lunak terbuat dari hidrogel berbahan silikon. Produk ini lebih lembap dan tidak cepat kehilangan air sehingga cocok bagi orang yang memiliki mata kering. Produk ini mungkin cocok bagi Anda yang selalu merasa tidak nyaman saat memakai softlens.

2. Memerhatikan diameter dan kandungan air softlens

Diameter softlens sangat bervariasi, mulai dari 9, 15, hingga 22 milimeter. Kandungan air pada softlens pun berkisar antara 38-70 persen. Saat membeli softlens, pastikan Anda memerhatikan diameter dan kandungan airnya agar mata terasa nyaman.

Softlens berukuran besar akan menghalangi oksigen yang masuk ke mata sehingga mata lebih mudah terasa kering. Softlens dengan kandungan air yang tinggi juga cepat kehilangan air sehingga tidak cocok untuk Anda yang bermata kering.

3. Mengganti cairan softlens

Terkadang masalah mata bukan berasal dari softlens, melainkan cairan pembersihnya. Beberapa jenis cairan softlens mengandung bahan penyebab iritasi mata sehingga Anda harus rutin memakai obat tetes mata.

Selain itu, ada pula jenis cairan softlens yang tidak cocok dengan softlens yang Anda gunakan. Apabila digunakan terus-menerus, softlens bisa saja mengalami kerusakan dan berimbas pada kesehatan mata Anda.

Softlens memang alat bantu penglihatan yang efektif, tapi produk ini juga menimbulkan efek samping berupa mata kering dan rasa tidak nyaman. Saat keluhan tersebut muncul, cara terbaik mengatasinya adalah dengan memakai obat tetes mata.

Walaupun sekilas tampak mirip, cairan softlens mempunyai bahan dan fungsi yang berbeda dengan obat tetes mata. Bahan tersebut bahkan bisa memicu efek samping lain yang lebih buruk. Jadi, pastikan Anda hanya memakai obat tetes untuk mata dan bukan cairan softlens.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berenang Pakai Softlens Sebenarnya Boleh Atau Tidak, Ya?

Sulit melihat di dalam air membuat orang memilih berenang pakai softlens. Namun, apakah hal tersebut aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/05/2019 . Waktu baca 4 menit

Kapan Anak Boleh Pakai Lensa Kontak?

Selain kacamata, ternyata anak dengan masalah mata tertentu juga boleh pakai lensa kontak. Namun, kapan anak sudah dibolehkan menggunakan alat ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 16/05/2019 . Waktu baca 3 menit

Takut Alami Infeksi Mata Karena Pakai Softlens? Yuk, Hindari Dengan 4 Cara Ini

Infeksi mata adalah efek pakai softlens yang kerap terjadi. Jangan cemas, begini cara pakai softlens yang benar supaya bebas infeksi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 25/02/2019 . Waktu baca 4 menit

Masih Terasa Enak Dipakai, Sebenarnya Kapan Softlens Dikatakan Kedaluwarsa?

Sama halnya seperti makanan dan minuman, softlens juga punya waktu pemakaian maksimal. Nah, sudahkah Anda tahu kapan masa kedaluwarsa softlens?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/12/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

softlens lensa kontak masuk ke belakang mata

Mungkinkah Lensa Kontak (Softlens) Bergerak ke Belakang Bola Mata?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/02/2020 . Waktu baca 4 menit
lensa kontak tersangkut

Lensa Kontak Tersangkut? Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/12/2019 . Waktu baca 5 menit
cara membersihkan softlens

Jaga Kebersihan Lensa Kontak Anda dengan Mengikuti 4 Tips Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 03/11/2019 . Waktu baca 4 menit
aturan pakai softlens lensa kontak

4 Aturan Penting Pakai Softlens Saat Cuaca Panas Agar Mata Tetap Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2019 . Waktu baca 4 menit