Kebanyakan wanita tidak memiliki cukup banyak waktu — atau kesabaran — untuk memakai bulu mata palsu atau dua-tiga kali mengulas maskara demi mendapatkan kesan bulu mata lentik menggoda. Jadi, bukan rahasia umum lagi mengapa tren extension bulu mata jadi semakin naik daun beberapa tahun belakangan ini.

Anda tergiur untuk mendapatkannya, namun masih sedikit ragu untuk mencoba perawatan kecantikan ini? Berikut ini sejumlah informasi yang patut Anda baca seputar proses dan keamanan extension bulu mata sebelum Anda buru-buru mampir ke salon terdekat.

Bulu mata palsu untuk extension terbuat dari serat sintetis

Berbanding terbalik dengan hoax menyeramkan bahwa bulu mata yang digunakan dalam proses extension didapat dari rambut manusia, bulu mata palsu merupakan bulu mata individual yang terbuat dari serat sintetis — seperti nilon — yang ditanamkan satu per satu di atas bulu mata kelopak atas Anda.

Ada tiga jenis ekstensi bulu mata: sintetis, sutera, atau bulu. Ukuran panjang beragam mulai dari 6-17 mm.

Prosesnya rumit, mirip pembedahan mikro

Dengan menggunakan pinset panjang berujung runcing, teknisi extension bulu mata mencelupkan satu buah bulu mata sintetik dalam setetes perekat. Dengan sebuah pinset lain, ia memisahkan bulu mata alami Anda untuk mengisolasi hanya satu helai, sambil terus memegangnya sampai lem mengering. Teknisi akan mengulangi proses tersebut, satu bulu mata dalam satu waktu, dan menanamkan hingga 40-100 bulu mata sintetik untuk setiap mata. Untuk mendapatkan kesan alami, teknisi akan menggunakan bulu mata yang berbeda panjang-pendeknya, menanamkan bulu mata sintetik yang paling panjang di bulu mata alami Anda yang juga paling panjang.

Perekat yang digunakan merupakan lem berformulasi khusus dan bersifat semi-permanen. Bulu mata baru Anda dapat bertahan dari beberapa minggu hingga dua bulan, dan akan jatuh mengikuti bulu mata alami yang rontok. Jangan khawatir, pada umumnya Anda tetap memiliki setidaknya 50 persen dari bulu mata ekstensi yang ditanam setelah 30 hari. Selanjutnya, Anda hanya perlu satu kali kunjungan setiap beberapa bulan sekali untuk sesi touch-up pada bulu mata yang sudah tumbuh kembali.

Extension bulu mata menghabiskan waktu setidaknya dua jam

Setiap orang memiliki bulu mata yang berbeda, dan tergantung pada kondisi bulu mata alami Anda sendiri, teknisi hanya dapat memenuhi permintaan panjang dan tebal bulu mata hingga batas tertentu — untuk memastikan bahwa bulu mata alami Anda tetap sehat. Misalnya, jika bulu mata asli Anda memang pendek dan tipis, Anda tidak bisa mendapatkan bulu mata yang tebal dramatis seperti selebritis Hollywood karena hasilnya tidak akan tahan lama.

Menanamkan satu set lengkap dari bulu mata palsu membutuhkan waktu kurang lebih dua jam, dan hasilnya dapat dipertahankan hingga satu tahun lamanya dengan beberapa kali sesi touch up — direkomendasikan setiap 3-4 minggu sekali. Ada baiknya untuk mulai dengan setengah set terlebih dahulu jika Anda masih tidak sepenuhnya yakin dengan hasil yang Anda dapatkan atau ini adalah kali pertama anda menjajal ekstensi bulu mata, karena akan lebih mudah untuk menambah ‘kloter’ bulu mata baru daripada mencabutnya. Setengah set bulu mata palsu adalah alternatif ekonomis untuk mencapai hasil akhir yang sama dramatisnya, ditanamkan sebagai isian untuk menebalkan bulu mata alami, atau diaplikasikan di sisi luar mata untuk penampilan yang spesial.

Extension bulu mata bisa menimbulkan reaksi alergi hingga infeksi

Mengutip Daily MailDaily Mail, Dr. Robert Dorin, dari True and Dorin Medical Group New York, mengatakan bahwa lem yang digunakan untuk merekatkan bulu mata palsu dengan versi alaminya dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Lanjut Dorin, untuk alasan yang tidak dapat diketahui, bakteri memilih untuk hinggap di antara ekstensi bulu mata, dan hal tersebut dapat menyebabkan infeksi jamur atau virus.

Ekstensi bulu mata juga telah dilaporkan menyebabkan iritasi pada konjunktiva (konjungtivitis) atau kornea (keratitis). Iritasi ini dapat diakibatkan oleh kontak langsung dengan helai bulu mata atau hipersensitivitas terhadap bahan aktif dalam lem perekat. Di antara tren perawatan kecantikan lainnya, extension bulu mata menduduki peringkat pertama dari angka keluhan di klinik mata di Jepang, di mana prosedur ini telah digunakan secara meluas.

Penting untuk dicatat, bahwa ada perbedaan antara reaksi alergi dengan infeksi mata. Teknisi yang berpengalaman dan bersertifikat profesional tidak akan membiarkan infeksi terjadi pada pelanggannya, namun jika Anda memiliki alergi terhadap (kandungan dari) lem bulu mata, Anda tetap akan mendapat reaksi alergi — bukan berarti bahwa lem tersebut benar berbahaya.

Infeksi dan alergi bukan satu-satunya risiko kesehatan dari extension bulu mata

Selain infeksi dan alergi, extension bulu mata memiliki risiko rontok bulu mata, temporer atau permanen. Hal ini bisa terjadi jika bulu mata hasil ekstensi merusak folikel bulu mata asli atau terlalu berat sehingga menumpukan ketegangan pada akar bulu mata, menyebabkan rontok.

Bulu mata memiliki fungsi penting: untuk menyapu bersih debu dan kotoran menjauhi mata, memelihara penglihatan Anda. Kehilangan bulu mata sementara bisa sangat berbahaya, apalagi untuk selamanya. Jika mereka tidak pernah tumbuh kembali, Anda menempatkan diri Anda pada masalah mata seumur hidup.

Ekstensi bulu mata juga mengemban beberapa masalah kesehatan lainnya jika dilakukan secara sembrono oleh teknisi yang tidak berpengalaman. Ia bisa menanam bulu mata baru ke kelopak mata, bukannya di bulu mata asli, yang dapat menyebabkan iritasi hingga bahkan cedera serius. Atau, ia mungkin menanamkan beberapa helai bulu mata palsu ke satu helai bulu mata asli — menyebabkan bulu mata rontok prematur akibat beban yang terlalu berat. Teknisi yang tidak berpengalaman juga dapat menggunakan lem perekat permanen. Semua ini adalah teknik berbahaya dan tidak tepat guna.

Bisakah saya menjadi buta setelah mendapatkan extension bulu mata?

Karena mata Anda tertutup sepanjang waktu proses penanaman bulu mata, akan dapat dipastikan bahwa lem perekat tidak akan menetes ke dalam mata. Hanya saja, tetap pastikan bahwa lem tersebut aman untuk mata Anda dan tidak mengandung bahan berbahaya, seperti formalin. Pengiriman lem dari berbagai belahan dunia sering menyebabkan penumpukan formalin hingga produk tiba di tempat tujuan.

Teknisi extension bulu mata Anda harus benar-benar terlatih untuk menanamkan bulu mata dan menerapkan perekat secara profesional, dengan metode yang sama sekali terbebas dari bahaya.

Jika Anda mengalami reaksi alergi, tidak peduli seberapa parah reaksinya, Anda tidak akan mungkin menjadi buta. Skenario terburuknya, Anda mungkin perlu mengunjungi dokter mata untuk mendapatkan obat mata resep untuk mengobati reaksi alergi tersebut.

Jika Anda mengalami sensasi panas terbakar atau tidak nyaman selama prosedur hingga membuat Anda menangis atau memerah, ini adalah tanda bahaya dan Anda harus segera laporkan keluhan ini — tidak peduli ringan atau parah. Anda mungkin harus meminta teknisi Anda mengubah produk perekat yang ia gunakan.

Selalu pilih teknisi extension bulu mata yang profesional dan bersertifikat

Memang benar bahwa tidak semua cerita extension bulu mata berakhir tragis, tetapi risik masih tetap membayangi. Jika Anda masih ragu tentang keamanan prosedurnya, Anda dapat menurunkan peluang komplikasi yang tidak diinginkan dengan mengambil beberapa tindakan pencegahan.

Pertama, pastikan untuk menghubungi salon kecantikan yang memiliki reputasi bagus dan minta prosedur Anda untuk dilakukan oleh teknisi extension bulu mata berlisensi. Kedua, tanyakan jenis lem perekat apa yang digunakan berikut bahan-bahannya. Reaksi alergi adalah kekhawatiran terbesar di antara para pelanggan ekstensi bulu mata pastikan Anda meminta teknisi tersebut untuk mensterilkan tangan dan segala peralatan yang digunakan untuk mencegah penyebaran infeksi akibat mikroba. Prosedur extension bulu mata seharusnya merupakan pengalaman bebas rasa sakit.

BACA JUGA:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca