Rutin Memijat Kulit Kepala, Manjurkah untuk Mencegah Rambut Rontok?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Rambut rontok adalah hal normal yang bisa dialami siapa saja, baik yang tua, muda, wanita ataupun pria. Kerontokan rambut akan makin sering terlihat seiring bertambahnya usia. Lalu apa benar, mitos manfaat pijat kulit kepala bisa mencegah rambut rontok berlebih?

Pijat kulit kepala efektif untuk mengatasi rambut rontok?

Dikutip dari Reader’s Digest, Debra Jaliman, MD, seorang dokter kulit di New York, mengatakan bahwa pijat dapat meningkatkan aliran darah ke kulit kepala. Dalam artikel yang sama, dr. Abraham Armani, MD, yang juga direktur di Armani Medical Hair Restoration, mengatakan rajin pijat kulit kepala dapat melebarkan arteri di kulit kepala sehingga meningkatkan aliran darah ke folikel rambut dan memperpanjang siklus pertumbuhan rambut. 

Setelah pijat, aliran darah yang lebih lancar menuju ke kepala ini akan menyediakan lebih banyak oksigen serta nutrisi yang diperlukan folikel rambut. Folikel rambut yang telah terisi oksigen serta nutrisi dari darah dapat bekerja lebih efektif memperbaiki kerusakan sel di dalamnya.

Maka nantinya, akar rambut bisa tumbuh lebih kuat dan tidak gampang rontok. Aliran darah lancar ke rambut juga dapat memicu pembentukan folikel rambut baru di kepala yang nantinya dapat merangsang pertumbuhan rambut-rambut baru yang lebih sehat. 

Untuk lebih meyakinkan lagi, sebuah penelitian dari Jurnal ePlasty mengatakan pijat kulit kepala saat selama 4 menit dalam sehari dapat memicu munculnya zat dalam tubuh yang meningkatkan pertumbuhan rambut.

Penelitian baru-baru ini di 2019 juga mendapati hasil serupa. Penelitian ini memperlihatkan, laju kerontokan rambut pada orang-orang yang hampir botak mengalami perlambatan cukup dramatis. Rambut mereka justru mengalami pertumbuhan rambut yang cukup cepat.

Pijat kepala mengurangi stres

Dr. Jaliman menambahkan satu lagi manfaat rajin pijat kulit kepala yang dapat mengurangi stres psikologis.  

Benar saja. Hasil penelitian dari Journal of Physical Therapy Science jgua menemukan manfaat pijat lembut pada kulit kepala. Dilakukan selama 15 dan 25 menit untuk dua kali seminggu, pijat kepala membantu menurunkan kadar hormon stres dan tekanan darah, sehingga membuat detak jantung lebih stabil. 

Stres, seperti yang kita tahu, adalah salah satu faktor pemicu atau yang dapat memperparah rambut rontok. Dr. Jaliman beranggapan, memijat kepala dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak yang efeknya bisa bikin rileks.

Lalu bagaimana cara pijat kulit kepala untuk mengatasi rambut rontok?

Masih mengutip Reader’s Digest, Jessie Cheung, MD, dokter dan direktur klinik dermatologi di Illinois, Amerika Serikat, menyarankan pijat kulit kepala untuk mengatasi rambut rontok dilakukan setelah keramas.

Anda bisa memijat kulit kepala minimal selama 3 menit dan tidak perlu pakai minyak atau serum. Berikut adalah teknik pijat kepala yang benar untuk mengatasi rambut rontok:

  1. Pijat menggunakan tangan
  2. Mulai pijat dari tepi pinggir rambut, lalu perlahan ke arah belakang atau ke tengah kepala
  3. Pijat ke belakang pakai ujung jari dengan tekanan yang lembut namun konsisten
  4. Anda bisa memijat dengan gerakkan memutar setelahnya

Dr. Cheung juga memperbolehkan pakai lilin atau wewangian aromaterapi seperti bunga lavender, eucalyptus atau daun mint yang ketika dihirup dapat meningkatkan rileks tubuh saat pijat kulit kepala di kamar mandi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Makanan tinggi garam bukan hanya membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Simak berbagai bahaya makanan asin pada tubuh kita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sengatan lebah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
gejala leptospirosis

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit