Penyebab Rambut Rontok pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang Mei 2, 2020
Bagikan sekarang

Kebotakan akibat rambut rontok biasanya dialami oleh orang dewasa. Namun, anak dan remaja juga bisa mengalami kerontokan, lho! Rambut rontok pada remaja bisa jadi tanda salah nutrisi atau adanya penyakit. 

Rambut rontok pada anak dalam masa remaja bisa menyebabkan perasaan emosional dan stres. Hanya saja, perlu diingat bahwa rambut rontok pada anak remaja sering kali hanya sementara dan bisa kembali tumbuh dengan baik.

Penyebab rambut rontok pada anak usia remaja

Rambut rontok remaja

Mayoritas orang kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut setiap hari. Jumlah kerontokan ini adalah normal karena helai-helai rambut akan tumbuh kembali. Namun, bagaimana jika jumlah rambut rontoknya melebihi angka tersebut?

Untuk bisa memperbaiki kerontokan rambut dengan benar ketahui dulu penyebab utama kerontokan tersebut.

Perubahan hormon remaja bisa jadi penyebab rambut rontok

Kerontokan akibat hormon ini bisa terjadi pada remaja perempuan. Ketika anak sedang bertumbuh dan berkembang menjadi remaja, mereka mengalami banyak perubahan tubuh dan perubahan hormon.

Pertumbuhan pada masa pubertas ini membuat hormon-horon tubuh tidak seimbang yang akan menyebabkan beberapa hal, seperti naik-turunnya emosi, kebiasaan makan yang acak-acakan, dan pertumbuhan rambut.

Pertumbuhan rambut dari akarnya diikat oleh suatu hormon khusus. Hormon yang menjadi penyebab kerontokan rambut disebut dengan dihidrotestosteron (DHT). Hormon tersebut berperan pula dalam pertumbuhan remaja pada masa pubertas.

Remaja perempuan bisa mengalami kerontokan karena ketidakseimbangan hormon DHT. Hanya saja, hal tersebut akan kembali normal ketika hormon dalam tubuhnya kembali seimbang.

Hairstyling atau gaya rambut berlebihan

Rambut rontok remaja

Melihat tren perkembangan gaya rambut (hairstyle) terbaru, remaja sering menggunakan produk berbahan kimia yang membuat kulit kepala panas atau berganti-ganti gaya rambut yang menyebabkan akar rambut tertarik.

Meluruskan atau mengeriting rambut setiap hari juga bisa menyebabkan rambut kering dan rapuh dan akan berakibat pada kerontokan rambut.

Kurangnya asupan nutrisi

Peran nutrisi pada rambut kerap tidak diperhatikan. Padahal ini menjadi hal penting untuk mencegah rambut rontok pada remaja. 

Lebih sering mengkonsumsi junk food ketimbang buah dan sayur yang bergizi bisa berakibat buruk yakni kekurangan protein, vitamin, dan mineral untuk menahan kekuatan rambut. 

Ketika kekurangan nutrisi, asupan nutrisi yang sedikit diterima ini bingung akan didistribusikan ke bagian tubuh yang mana. Tentulah sel-sel tubuh akan memilih untuk mengirimkan nutrisi yang sedikit itu ke bagian yang paling penting dan mengurangi kiriman nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut.

Orangtua diharapkan memberikan perhatian khusus pada penyebab rambut rontok anak remaja ini. Karena kekurangan nutrisi mungkin diakibatkan oleh asupan gizi yang buruk atau gangguan makan.

Kondisi medis atau efek samping obat-obatan

Rambut rontok remaja

Terkadang kerontokan rambut pada remaja disebabkan oleh kondisi medis tertentu. Seseorang dapat mengalami kerontokan rambut jika mereka memiliki infeksi kulit kepala, diabetes, masalah pada tiroid, atau kelainan kulit. 

Namun, jangan dulu khawatir jika Anda mengalami kerontokan rambut. Karena rambut rontok yang disebabkan oleh kondisi medis ini lebih akan memiliki gejala penyerta lain.

Orangtua diharapkan memperhatikan setiap perubahan lain yang menyertai rambut rontok dan mengonsultasikannya pada dokter.

Mengatasi dan mencegah rambut rontok

makanan sehat

Cara terbaik untuk mengatasi kerontokan rambut adalah dengan mengatasi akar masalahnya. Dilansir situs web John Hopkins Children’s Hospital, berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat anak remaja Anda mengalami rambut rontok:

  • Konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang dengan asupan kalori yang optimal.
  • Konsumsi lebih banyak makanan mengandung Omega-3.
  • Keramas dan sisir rambut dengan lembut. Oleskan minyak untuk menutrisi rambut, misalnya minyak kelapa.
  • Batasi penggunaan pelurus rambut dan pengering rambut (hairdryer) terlalu panas dan terlalu sering. Hindari penggunaan bahan kimia pada rambut terlalu sering, seperti bleaching atau pewarnaan.
  • Pastikan apakah anak remaja mengalami kekurangan vitamin, terutama zat besi.
  • Konsultasikan pada dokter kemungkinan adanya ketidakseimbangan hormon yang tidak normal.
  • Kurangi stres dan tekanan pada kehidupan anak remaja.

Dalam kebanyakan kasus rambut rontok pada anak remaja, langkah-langkah di atas semestinya dapat mengatasi masalah tersebut. Namun, jika kerontokan berlanjut setelah beberapa bulan, konsultasikan pada dokter untuk mencari penyebab utamanya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Mencegah Pattern Baldness, Kebotakan yang Umum Terjadi Pada Pria

Mencegah kebotakan pada pria memerlukan ketekunan dan sifat pantang menyerah. Caranya pun tidak sembarangan. Untuk itu, ikuti beberapa tips berikut ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki

Mencegah Kebotakan Dini

Jika mengalami kebotakan karena keturunan, Anda tidak akan bisa berbuat banyak. Untuk itu cegah dan atasi kebotakan dengan langkah berikut ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Perawatan Pria, Hidup Sehat Desember 30, 2019

Gaya Rambut Tertentu Bikin Rambut Rawan Rontok, Begini 5 Cara Mencegahnya

Rambut rontok bisa disebabkan oleh gaya rambut yang tidak tepat. Lantas, bagaimana mencegah rambut rontok akibat gaya rambut tertentu? Baca di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Aprinda Puji

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Anda Menjalani Tes Payudara Mammografi

Mammografi adalah rontgen dada untuk mendeteksi risiko kanker payudara. Kalau dokter sudah menyarankan Anda untuk menjalani mammografi, baca ini dulu.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Dr. dr. Samuel J. Haryono, Sp.B(K) Onk
Kanker Payudara, Health Centers November 11, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

Pengaruh Pandemi Terhadap Kesehatan Mental Remaja, Apa Saja?

Pengaruh Pandemi Terhadap Kesehatan Mental Remaja, Apa Saja?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang Mei 23, 2020
Begini Bahaya Junk Food pada Otak Anak Remaja

Begini Bahaya Junk Food pada Otak Anak Remaja

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang Mei 8, 2020
9 Trik Mudah Merawat Rambut Bagi Wanita Berhijab

9 Trik Mudah Merawat Rambut Bagi Wanita Berhijab

Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal tayang April 30, 2020
3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal tayang April 24, 2020