Sabun Mandi Seperti Apa yang Paling Cocok untuk Jenis Kulit Anda?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menjaga kesehatan kulit itu tidak cukup hanya dengan rajin mandi. Saat mandi, Anda pun harus memilih jenis sabun yang paling baik. Dengan beragamnya jenis sabun yang ada di pasaran sekarang ini, apakah sabun mandi yang Anda pilih sudah tepat? Apakah jenis sabun mandi Anda sudah sesuai dengan tipe kulit Anda?

Memilih jenis sabun yang tepat untuk tipe kulit Anda

1. Kulit berminyak

Tubuh Anda bisa menghasilkan sebum, yang merupakan minyak alami. Akan tetapi, produksi minyak ini berbeda-beda pada setiap orang. Orang dengan kulit berminyak memiliki kelenjar sebasea yang bekerja lebih sehingga sebum yang dihasilkan biasanya jadi terlampau banyak.

Kulit yang terlalu berminyak rentan terhadap munculnya jerawat atau komedo. Karena itu, orang dengan tipe kulit ini dianjurkan untuk menghindari sabun mandi yang terlalu kuat kandungan bahan kimianya.

Asam glikolat dan asam salisilat adalah bahan yang paling direkomendasikan untuk kulit berminyak demi mencegah timbulnya jerawat di punggung atau dada. Kedua bahan ini dapat mengikat minyak yang berlebih sehingga tidak terjadi penyumbatan pori yang akan memicu tumbuhnya jerawat.

Akan tetapi, hindari untuk mandi terlalu sering. Ini justru akan memicu pembentukan minyak berlebih dan menimbulkan jerawat atau penyumbatan pori-pori kulit. Cukup mandi dua kali sehari.

2. Kulit kering

Sebum memiliki peranan penting untuk kulit, tapi produksinya tidak boleh terlalu banyak atau sedikit. Ketika produksi sebum lebih sedikit dibanding normalnya, kulit Anda akan menjadi kering dan kehilangan kelembapan alaminya.

Ketika Anda memilih sabun untuk kulit kering, pastikan bahan yang terkandung adalah bahan-bahan yang dapa melembabkan kulit. Memilih sabun dengan kandungan gliserin adalah pilihan terbaik. Gliserin memiliki bahan pelembab dan bahkan menjaga kelembaban hingga beberapa jam setelah Anda mandi.

Menurut MayoClinic, hal lain yang perlu diperhatikan adalah menggunakan air mandi yang hangat (suam-suam kuku saja, jangan air panas) dan tidak mandi lebih dari lima belas menit.  Kemudian segera setelah mandi, gunakan pelembab khusus untuk kulit kering agar kelembaban kulit tetap terjaga.

3. Kulit sensitif

Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, maka Anda beruntung. Ada banyak pilihan yang dimiliki toko-toko yang menjual sabun untuk kulit sensitif.

WebMD menyarankan Anda untuk menghindari sabun yang mengandung deodoran dan antibakteri. Pasalnya, jenis sabun antibakteri biasanya mengandung berbagai bahan kimia tambahan yang cukup keras bagi kulit, sehingga rentan menimbulkan iritasi.

Carilah jenis sabun yang mengandung pelembab. Selain itu, hindari juga produk yang mengandung asam salisilat dan scrubbing. Cukup gunakan tangan Anda atau kain lembut untuk mengusap tubuh Anda saat mandi kemudian keringkan dengan menepuk pelan-pelan kulit sampai kering.

4. Kulit kombinasi

Kulit kombinasi adalah tipe kulit yang kering dan juga berminyak. Jika Anda memiliki tipe kulit jenis ini, sebaiknya Anda menghindari sabun yang terlalu khusus untuk kulit berminyak maupun kulit kering.

Jenis sabun mandi khusus untuk kulit berminyak akan membuat bagian kulit Anda yang berminyak menjadi semakin berminyak. Sedangkan sabun khusus kulit kering akan membuat bagian kulit Anda yang kering menjadi semakin kering.

5. Kulit normal

Tipe kulit ini merupakan kebalikan dari tipe kulit kombinasi. Kulit normal berarti tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Pada dasarnya, meskipun kulit Anda memiliki kelembaban yang relatif seimbang, pilihlah jenis sabun yang menjaga kelembaban kulit Anda agar tidak kering. Anda juga disarankan untuk memakai sunblock atau tabir surya saat berada di luar ruangan untuk menghindari bahaya sinar ultraviolet dari matahari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Anda sering tidur dalam keadaan terang benderang dan lampu menyala? Mungkin ini saatnya mulai belajar tidur dalam gelap.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nafsu seks

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengatasi rambut kering

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit