Apa Arti SPF dan PA pada Tabir Surya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang April 12, 2020
Bagikan sekarang

Saat Anda akan membeli tabir surya atau sunscreen, salah satu hal yang perlu Anda lihat adalah tingkat SPF dan PA di dalamnya. Hal ini penting untuk mengetahui seberapa baik tabir surya yang akan Anda beli dalam melindungi kulit. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan SPF dan PA dalam produk sunscreen? Berapa tingkat SPF dan PA yang dianjurkan?

Apa arti SPF dan PA dalam tabir surya?

Matahari memiliki dua jenis sinar yang berpotensi membahayakan kulit, yaitu UVA dan UVB. Sinar UVA dapat menyebabkan penuaan pada kulit sebelum waktunya, sehingga timbul keriput dan bintik-bintik penuaan. Sementara itu, sinar UVB dapat membakar kulit Anda.

Bila banyak terpapar sinar UVA dan UVB dapat menyebabkan kanker kulit. Dengan penggunaan tabir surya yang tertulis SPF dan PA, kulit Anda akan terlindung dari paparan sinar matahari tersebut.

Arti SPF

Dalam produk tabir surya terdapat indikator SPF. SPF merupakan singkatan dari Sun Protection Factor. Angka SPF dalam tabir surya menunjukkan seberapa baik produk tersebut melindungi kulit dari sinar matahari, utamanya dari UVB.

Indikator SPF ditulis dengan angka, seperti SPF10, SPF15, SPF30, hingga SPF50. Semakin tinggi angka SPF maka produk tersebut akan menawarkan perlindungan yang lebih besar pula.

Produsen menghitung SPF berdasarkan pada berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membakar kulit  yang dilindungi oleh tabir surya dibandingkan dengan tanpa tabir surya. Perhitungan didasarkan pada penerapan 2 mg tabir surya untuk setiap sentimeter permukaan kulit.

Jika dibutuhkan 15 kali lebih lama untuk membakar kulit dengan tabir surya dibandingkan tanpa tabir surya, maka SPF yang tertulis adalah 15.  Begitupun halnya dengan SPF yang lebih tinggi. Bila dibutukan waktu 10 menit untuk membakar kulit yang tidak mengunakan tabir surya, maka tabir surya SPF 30 akan mencegah hal tersebut selama 300 menit atau 30 kali lebih lama.

Arti PA

Selain SPF, faktor perlindungan dalam tabir surya lainnya, yaitu PA. PA merupakan singkatan dari Protection Grade of UVA. Bila SPF merupakan indikator perlindungan terhadap UVB, PA merupakan indikator perlindungan terhadap UVA.

Tidak semua produsen menggunakan standar PA dalam tabir suryanya. Sistem peringkat PA dikembangkan di Jepang dan mulai diterapkan di beberapa negara lain, seperti Amerika Serikat.

Bila SPF menggunakan indikator angka, seperti SPF 10 hingga SPF 50, PA menggunakan indikator peringkat PA+, PA++, PA+++, hingga PA ++++. Semakin banyak tanda “+” dalam peringkat PA, menunjukkan perlindungan yang lebih tinggi terhadap sinar UVA.

Berapa SPF dan PA dalam tabir surya yang disarankan?

Para ahli merekomendasikan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF dan PA yang medium, yaitu SPF minimal 30. Adapun tabir surya dengan SPF lebih dari 50 dinilai hanya memberikan sedikit peningkatan perlindungan UV.

Pasalnya, berapapun indikator SPF dan PA-nya, tabir surya dapat hilang saat berkeringat atau berenang. Meski tabir surya yang Anda miliki mengklaim produknya tahan terhadap air, hal tersebut tetap hanya bertahan pada waktu tertentu, yaitu 40-80 menit. Dengan demikian, Anda perlu sering mengaplikasikan tabir surya untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Kapan dan berapa kali tabir surya perlu digunakan?

Selain memerhatikan kandungan tabir surya, maka sebelum memilih tabir surya yang tepat perlu juga mempertimbangkan jenis kulit Anda. Setiap jenis kulit tentu membutuhkan tabir surya yang berbeda, seperti tabir surya untuk kulit berjerawat, kulit kering, kulit sensitif, bahkan untuk yang menderita eksim sekalipun.

Pastikan Anda selalu menggunakan tabir surya saat akan beraktivitas ke luar. Aplikasikan tabir surya ke seluruh bagian kulit yang terbuka, yang berisiko terpapar matahari, termasuk leher, kaki, telinga, dan kepala. Gunakan juga pelembap bibir yang memiliki SPF minimal 30.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal,  Anda perlu menggunakan kembali tabir surya setiap dua jam pada bagian-bagian tubuh yang disebutkan di atas.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kulit Sudah Keriput, Masih Perlukah Pakai Skincare di Usia Senja?

Meski kulit lansia umumnya sudah keriput, bukan berarti tidak perlu merawat kulit. Rejime perawatan kulit untuk lansia tidak serumit milik anak muda, kok!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Perawatan Lansia November 7, 2019

5 Poin Penting Dalam Memilih Sunscreen untuk Kulit Eksim

Suncreen wajib digunakan sebelum beraktivitas, apalagi bagi orang dengan masalah eksim. Agar tak keliru, begini cara tepat memilih sunscreen untuk eksim.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat Oktober 20, 2019

Berbagai Anggapan Keliru atau Mitos Seputar Sunscreen

Banyak mitos seputar sunscreen yang beredar di kalangan masyarakat dan membuat mereka tidak mendapatkan perlindungan maksimal. Apa saja mitos tersebut?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Nabila Azmi

5 Tips Memilih Sunscreen untuk Anda yang Kulitnya Mudah Berjerawat

Tidak semua jenis sunscreen cocok untuk kulit mudah berjerawat. Lantas, bagaimana cara memilih sunscreen yang tepat untuk jenis kulit ini?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Hidup Sehat, Kecantikan September 20, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

Tips Melindungi Kulit dari Cuaca Ekstrem Saat Ibadah Haji

Tips Melindungi Kulit dari Cuaca Ekstrem Saat Ibadah Haji

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal tayang Maret 23, 2020
4 Kesalahan Umum Memakai Sunscreen Pada Wajah

4 Kesalahan Umum Memakai Sunscreen Pada Wajah

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Februari 7, 2020
Makeup Mengandung SPF Cukup Untuk Melindungi Kulit dari Sinar UV ?

Makeup Mengandung SPF Cukup Untuk Melindungi Kulit dari Sinar UV ?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Desember 30, 2019
Sudah Pakai Tabir Surya tapi Kulit Masih Menghitam, Kenapa Begitu?

Sudah Pakai Tabir Surya tapi Kulit Masih Menghitam, Kenapa Begitu?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Maria Amanda
Tanggal tayang Desember 14, 2019