Krim Wajah Berubah Kecokelatan, Masih Bisa Dipakai Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu produk perawatan kulit yang banyak digemari terutama oleh kaum Hawa adalah krim wajah. Krim tersebut biasanya berfungsi untuk melembapkan, menutrisi, dan meremajakan kulit wajah. Jika Anda sudah sering menggunakan krim wajah, terutama yang kaya akan kandungan vitamin C, Anda mungkin pernah mengalami krim berubah warna menjadi agak kecokelatan.

Krim wajah yang juga sering dikenal sebagai serum vitamin C memang rentan mengalami perubahan warna, dari putih menjadi agak kuning sampai cokelat. Anda mungkin khawatir, jangan-jangan itu berarti krim wajah yang Anda beli palsu atau sudah kedaluwarsa? Untuk mencari tahu jawabannya, baca terus informasi berikut ini.

BACA JUGA: Menghitung Masa Kedaluwarsa Makeup Berdasarkan Jenisnya

Mengapa krim wajah bisa berubah jadi kecokelatan?

Krim wajah yang kandungan utamanya adalah vitamin C rentan mengalami oksidasi jika terpapar udara, cahaya, dan panas. Sama seperti buah-buahan yang akan berubah warna kalau sudah dikupas terlalu lama, begitu juga dengan krim wajah atau serum vitamin C Anda. Hal ini terjadi karena paparan dengan udara, cahaya, atau panas bisa menyebabkan proses oksidasi pada krim. Proses oksidasi tersebut terjadi karena kandungan asam dalam krim vitamin C sangat sulit untuk distabilkan.

Sebuah penelitian dalam Journal of the American Academy of Dermatology pada 2003 mengungkapkan bahwa proses oksidasi menyebabkan perubahan warna pada krim. Ini karena terjadi perubahan pH atau tingkat keasaman serta perubahan sifat molekul-molekul pada vitamin C. Akibat perubahan tersebut, kandungan vitamin C dalam krim wajah Anda pun jadi berkurang khasiatnya.  

BACA JUGA: Bagaimana Cara Kerja Sunblock Dalam Melindungi Kulit?

Apakah krim wajah yang sudah kecokelatan masih bisa dipakai?

Jika krim wajah berubah kecokelatan, khasiat dan kekuatannya sudah berkurang. Semakin terang warna krim wajah, kandungan vitamin C-nya semakin tinggi. Sementara semakin gelap warnanya, kandungannya sudah semakin sedikit. Maka, kalau warnanya sudah cokelat gelap, sebaiknya Anda tidak melanjutkan penggunaan krim tersebut.

Kalau Anda sudah telanjur memakai krim wajah yang sudah menguning atau kecokelatan, tak perlu khawatir. Krim wajah atau serum vitamin C yang sudah berubah warna tidak akan merusak kulit wajah Anda. Banyak yang percaya bahwa proses oksidasi pada krim wajah vitamin C berisiko melepas radikal bebas dalam sel-sel kulit. Keyakinan ini berangkat dari teori bahwa vitamin C akan menangkap radikal bebas supaya tidak diserap oleh sel-sel dalam kulit. Jadi, kalau efek vitamin C pada krim wajah sudah berkurang, radikal bebas yang tadinya diserap vitamin C bisa lepas dan menyebar dalam sel-sel kulit.

BACA JUGA: Apa yang Akan Terjadi Kalau Pakai Kosmetik Kedaluwarsa?

Pada kenyataannya, bahkan pada krim wajah atau serum vitamin C yang warnanya sudah sangat cokelat, Anda masih bisa merasakan efek vitamin C meskipun hanya kira-kira 50% dari khasiat aslinya. Maka, vitamin C masih bisa menangkap radikal bebas dari polusi, makanan, dan zat beracun yang Anda temui sehari-hari. Namun, memang jumlah radikal bebas yang ditangkap tidak sebanyak krim wajah yang masih baru dan berwarna putih. Ketika molekul-molekul vitamin C mati dalam sel kulit, tidak akan ada radikal bebas yang terlepas dan menyebar. Radikal bebas yang sudah terserap sebelumnya akan ikut mati juga bersama dengan vitamin C tersebut. Tidak ada penelitian yang membuktikan adanya risiko atau bahaya menggunakan krim atau serum vitamin C yang sudah berubah kecokelatan selain khasiatnya yang berkurang.

Tips memilih dan menyimpan serum vitamin C

Untuk mencegah proses oksidasi terhadap krim atau serum vitamin C kesayangan Anda, perhatikan beberapa tips penting berikut ini.

  • Pilih krim wajah atau serum vitamin C dalam kemasan kecil saja supaya tidak disimpan terlalu lama dan terpapar udara serta cahaya
  • Jauhkan krim dan serum dari paparan sinar matahari langsung
  • Setelah memakai krim wajah Anda, tutup kemasannya dengan rapat supaya tidak terkontaminasi udara atau cahaya. Sambil mengoleskan pada wajah, sebaiknya Anda juga menutup krim wajah, jangan dibiarkan terbuka
  • Simpan krim wajah atau serum vitamin C Anda di tempat yang sejuk

BACA JUGA: 3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Hati-hati jika Anda sering minum obat penghilang nyeri, seperti paracetamol. Efek samping paracetamol berlebihan dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Alergi Paracetamol

Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
melihat bullying

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
kencing berdiri

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit