Intip Prosedur Body Sculpting: Rahasia Tubuh Indah Para Model

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memiliki bentuk tubuh yang indah pasti jadi impian semua wanita. Mungkin mudah untuk mengatakan bahwa Anda ingin punya bentuk tubuh seperti model, tapi pasti sulit untuk mewujudkannya. Nah, jangan menyerah dulu untuk memiliki bentuk tubuh yang tidak hanya ramping, tapi juga sehat. Anda bisa mencapai itu dengan mencoba body sculpting. Apa itu body sculpting? Cari tahu di artikel ini.

Apa itu body sculpting?

Body sculpting adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengubah bentuk tubuh melalui operasi. Sculpting atau “memahat” atau “mengukir” tubuh ini seringnya dilakukan sebagai langkah terakhir untuk mencapai tubuh ideal setelah seseorang melakukan berbagai prosedur penurunan berat lainnya, seperti operasi bariatrik dan sedot lemak (liposuction).

Penurunan berat badan dalam jumlah banyak biasanya tidak diikuti dengan perubahan ataupun penyusutan kulit, sehingga menyebabkan kulit Anda jadi mengendur dan bergelambir. Nah, inilah fungsi body sculpting, yaitu membuang kelebihan kulit yang bergelambir tersebut dan membuatnya terlihat lebih kencang. Berbeda dengan prosedur lainnya, body sculpting biasanya mencakup lebih dari satu bagian tubuh.

Bagian tubuh yang paling populer untuk “dipahat” meliputi perut, paha luar, dan area di sekitar bagian tengah tubuh. Pilihan lainnya termasuk bagian atas tubuh, yang berfokus pada payudara dan punggung, lengan, paha bagian dalam, wajah, dan leher.

Karena dapat dilakukan pada beberapa bagian tubuh, prosedur ini biasanya berlangsung lama. Satu kali sesi operasi pada beberapa bagian tubuh dapat memakan waktu hingga 8 jam atau lebih.

Body sculpting tanpa prosedur operasi

body sculpting
Sumber: Womens OK

Selain dengan pembedahan, body sculpting juga dapat dilakukan tanpa operasi. Teknik body sculpting tanpa operasi dilakukan dengan banyak cara. Misalnya yaitu pendinginan (cryolipolysis), gelombang suara (ultra sound), dan gelombang radio (radio frequency).

Body sculpting tanpa operasi biasanya dilakukan hanya dalam beberapa menit dan efek samping yang ditimbulkan pun terbilang sangat minim. Anda mungkin hanya mengalami kemerahan, bengkak, memar, dan nyeri di area perawatan selama beberapa hari.

Sayangnya, prosedur tanpa operasi ini tidak ditujukan untuk orang obesitas. Prosedur ini hanya dilakukan untuk orang yang sebenarnya punya berat badan normal, tapi punya kelebihan lemak pada bagian tubuh tertentu yang tak bisa hilang padahal sudah melakukan diet atau olahraga. Inilah mengapa teknik “memahat” tubuh ini memang biasanya dilakukan oleh mereka yang menginginkan bentuk tubuh ramping layaknya model profesional.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan prosedur ini

pergi ke dokter kandungan

Jika Anda mempertimbangkan operasi pembentukan tubuh dengan teknik body sculpting dengan operasi, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui, di antaranya:

  • Berat badan harus stabil dulu selama 3 bulan.
  • Pastikan Anda mencukupi asupan gizi untuk mencegah kekurangan nutrisi setelah prosedur selesai.
  • Pastikan Anda cukup istirahat untuk memulihkan diri usai operasi. Waktu pemulihan berkisar pada 4-6 minggu, tergantung pada kondisi Anda dan seperti apa prosedur yang Anda lakukan.
  • Cari tahu tentang efek samping yang mungkin terjadi, seperti bekas luka permanen.
  • Prioritaskan tindakan sesuai dengan bagian tubuh yang paling membutuhkan perbaikan.
  • Untuk mendapat hasil yang maksimal, sebaiknya prosedur dilakukan oleh ahli bedah plastik yang sudah bersertifikat dalam bidang bedah plastik dan rekonstruktif.
  • Pastikan juga rumah sakit atau klinik pelangsingan yang Anda percaya untuk menguras lemak di perut Anda memiliki keahlian dan kompetensi di bidang body sculpting.

Secara umum, selalu konsutasi ke dokter terlebih dulu sebelum Anda ingin melakukan prosedur body sculpting, baik dengan atau tanpa operasi. Setiap prosedur memiliki efek samping dan risikonya masing-masing. Itu sebabnya, selalu pertimbangkan kedua hal tersebut sebelum Anda melakukan prosedur medis apa pun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit