Sering Pakai Hairdryer dan Catokan? Ini Kiat Agar Rambut Tak Rusak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Mengeringkan rambut memakai hairdryer memang memiliki banyak keuntungan. Selain rambut kering lebih cepat, kita juga bisa menata rambut agar terlihat rapi sesuai keinginan. Namun, panas yang dihasilkan oleh hairdryer dapat membuat rambut Anda rusak. Tidak hanya hairdryer, alat styling rambut lainnya seperti catokan dan alat pengeriting rambut juga memiliki dampak merusak lapisan rambut.

Bagaimana menjaga rambut tetap sehat meskipun memakai hairdryer dan catokan?

Jika Anda memang tidak bisa hidup tanpa alat hairstyling, Anda bisa menimalisir kekurangannya seperti:

1. Membeli alat yang bagus

Bukan berarti Anda harus membeli alat yang mahal. Anda hanya perlu membeli dan memastikan alat yang Anda beli tepat untuk tetap menjaga kesehatan rambut Anda. Menurut Mark Goodman, seorang pakar profesional perawatan rambut, alat hairstyling memerlukan beberapa fitur dasar, dan biasanya alat tersebut harus menawarkan setting pemanas yang berbeda. Beberapa alat memiliki pilihan pengaturan panas sehingga kita bisa memilih tingkat panas yang diperlukan.

Menurut Susan Thalken, seorang pemilik salon Studio 8 di Hollywood, belilah blow dryer dari toko kecantikan terpercaya untuk mendapatkan alat yang profesional. Kelebihan yang didapat dari hairdryer profesional terletak pada kekuatan dan aliran udara yang dihasilkannya.

2. Kenali rambut Anda

Anda bisa menata rambut sesuai ketebalan rambut yang Anda miliki. “Rambut yang lebih halus, gunakan temperatur rendah,” ujar Goodman. Apalagi jika Anda memiliki rambut yang sangat tipis, usahakan untuk menggunakan temperatur yang paling rendah. Namun, bukan berarti rambut yang kasar bisa memakai temperatur yang tinggi. Bahkan para pakar menyebutkan mereka jarang memakai tingkat panas yang ekstrem.

3. Jaga rambut Anda dari panas yang dihasilkan oleh alat hairstyling

Anda bisa memilih produk pengering, pengeriting dan pelurus rambut yang dilapisi oleh silikon untuk menjaga rambut Anda. Usahakan untuk tidak sering menggunakan hairstyling yang berjenis logam. Menurut Carolyn Jacob, MD, seorang ahli dermatologis dan instruktur Associate Clinical of Dermatology di Northwestern University School of Medicine, Chicago, hairdryer jauh lebih baik dibandingkan alat pemanas berjenis logam – seperti alat pengeriting dan pelurus rambut.

Selain itu, hairdryer bisa dipakai dengan jarak yang tidak terlalu dekat dan dapat digerakkan dengan cepat sehingga lebih menjaga rambut Anda dari paparan panas terlalu lama. Jika Anda lebih menyukai pengeriting dan pelurus rambut, ada baiknya tidak menahannya lebih dari tiga atau empat menit pada setiap bagian rambut.

4. Gunakan hairdryer ketika rambut sudah setengah kering

Jika Anda memang memiliki waktu yang lebih untuk menunggu rambut kering secara alami, maka tunggulah sampai rambut sudah 70-80 persen kering. Lalu, keringkan sempurna dengan hairdyer. Jika alat yang Anda gunakan memiliki pengaturan pengeringan dengan udara dingin, pilihlah pengaturan ‘dingin’ tersebut– ada beberapa produk yang mengeluarkan aliran udara yang dingin, atau tidak terasa panas.

Perawatan apa yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan rambut?

Bagaimana jika rambut Anda sudah telanjur kering dan rusak akibat sering bersentuhan dengan alat hairstyling? Berikut ini ada beberapa tips alami untuk rambut kering dan rusak:

1. Masker alpukat

Haluskan atau hancurkan alpukat, lalu campur dengan telur dan oleskan ketika rambut masih basah. Biarkan selama dua puluh menit, lalu bilas beberapa kali. Lakukan perawatan ini sekali seminggu jika rambut Anda sudah rusak. Sedangkan untuk mendapat rambut yang sehat, lakukan satu kali dalam sebulan. Kenapa harus memakai alpukat? Kerena alpukat mengandung asam lemak dan mineral yang dapat memperbaiki dan mengembalikan kilau rambut Anda, menurut Stephen Sanna, ahli pewarna rambut di Pierre Michel Salon New York.

2. Memijat-mijat dengan menggunakan mentega

Untuk mendapat kilau rambut dari rambut kering dan rapuh, siapkan beberapa potongan mentega. Aplikasikan pada rambut Anda dan pijat pelan-pelan. Lalu gunakan penutup rambut alias shower cap sekitar setengah jam. Cuci dengan shampo dan bilas hingga bersih.

3. Melembapkan rambut dengan minyak zaitun

Panaskan ½ cangkir minyak zaitun (bukan direbus) dan gosokkan pada rambut Anda. Tutupi rambut Anda dengan plastik dan bungkus semuanya denga handuk. Lakukan selama 45 menit, lalu cuci dengan shampo dan bilas hingga bersih. Minyak zaitun baik untuk mengembalikan kelembapan rambut Anda.

4. Bilas dengan air teh

Untuk mendapatkan kilau yang alami, Anda juga bisa menggunakan teh – tanpa gula, untuk membilas rambut Anda. Gunakan ramuan ini setelah membersihkan shampo. Teh dapat mempertahankan warna rambut Anda. Gunakan teh hitam untuk memperkaya warna rambut Anda.

5. Masker cuka apel

Kombinasikan satu sendok teh cuka apel dengan dua sendok teh minyak zaitun dan 3 butir putih telur (hanya putih telurnya saja). Gosokkan pada kepala Anda. Tutup rambut Anda selama satu setengah jam, lalu cuci dengan shampo seperti biasa, dan bilas.

6. Telur sebagai ‘shampo’

Telur memang berbau anyir, tetapi ternyata bisa melembutkan rambut. Campurkan satu butir telur pada shampo Anda, lalu aplikasikan pada rambut rusak Anda, biarkan selama lima menit, dan bilas hingga bersih. Telur mampu meningkatkan kandungan protein pada rambut Anda.

7. Minyak kelapa sebagai ramuan ampuh

Minyak kelapa adalah salah satu obat yang ampuh untuk mengatasi rambut rusak. Gunakan ketika rambut Anda basah dan oleskan sedikit demi sedikit minyak kelapa. Gunakan shower cap dan handuk hangat sekitar 30 menit, lalu cuci dan bilas bersih.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 4 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Rangkaian Skincare Anti-aging untuk Cegah Penuaan Dini

Produk krim wajah yang populer saat ini adalah jenis anti-aging. Tapi apa saja bahan krim anti-aging yang bisa mencegah penuaan pada kulit Anda?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 21 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ada banyak penyebab kulit kepala gatal, tapi banyak juga bahan-bahan alami dan sederhana yang ampuh mengusir kulit kepala gatal.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 9 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Kulit kering ternyata bisa menimbulkan rasa gatal dan iritasi. Begini cara mengatasi gatal karena kulit kering, serta mencegah kulit jadi semakin kering.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dermatologi, Health Centers 1 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat ampas teh bagi kecantikan

7 Cara Memanfaatkan Ampas Teh untuk Kecantikan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab mengatasi kulit mengelupas

5 Cara Merawat Kulit yang Mengelupas

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit