Yoga jadi salah satu olahraga alternatif yang bisa membuat tubuh rileks sekaligus melatih kelenturan otot tubuh. Sayangnya, jika dilakukan sembarangan, yoga justru bisa bikin Anda cedera. Maka itu, yuk simak cara mencegah cedera saat yoga, supaya olahraga Anda bermanfaat dan maksimal.

Kiat mencegah cedera saat yoga

Penelitian di Amerika pada tahun 2001 hingga 2014 menyatakan bahwa sekitar 29,5% orang pernah mengalami cedera ketika yoga. Kebanyakan cedera terjadi pada kelompok lansia yang memang sudah memiliki risiko cedera yang besar sebelumnya.

Diketahui bahwa sekitar 46,6% cedera pada bagian batang tubuh (pusat tubuh) yang sebagian besar disebabkan karena kesleo. Untuk itu, diperlukan beberapa tips mencegah terjadinya cedera saat melakukan yoga.

Pada umumnya, yang mengalami cedera ini adalah orang-orang berusia di atas 65 tahun. Hal tersebut dikarenakan mereka lebih rapuh. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan pria dan wanita yang jauh lebih muda terkena cedera saat yoga. Berikut beberapa tips mudah mencegah cedera ketika yoga.

1. Ketahui gerakan yoga mana yang bisa picu cedera

cara melakukan headstand pose yoga

Seperti yang Anda ketahui, semua gerakan yang melibatkan fisik tentu harus dilatih dalam pengawasan profesional. Oleh karena itu, mengetahui jenis pose yoga yang paling sering menyebabkan cedera adalah langkah yang baik. Berikut ini pose yoga yang berpotensi menimbulkan cedera. 

  • Shoulder stand
  • Headstand
  • Back-bends
  • Plank atau side plank
  • Pose yang menarik saraf panggul.

Setelah mengetahuinya, Anda harus berhati-hati dalam berlatih dan usahakan di bawah pengawasan profesional untuk menghindari salah gerakan.

2. Mulai dari pose termudah

pose yoga supaya cepat hamil

Pose vinyasa adalah salah satu pose yang paling populer dalam dunia yoga. Nah, untuk mendapatkan hasil maksimal, cobalah dengan bergabung dalam grup yang jumlah orangnya sedikit, sehingga instruktur dapat mengawasi dan memberikan Anda arahan dengan baik. 

Hal ini dapat mengurangi risiko cedera karena Anda bisa dengan jelas mendengarkan arahan sang instruktur dan dapat mengikuti gerakannya secara perlahan. 

Selain itu, pose Bikram (hot yoga) juga bisa menimbulkan kram otot dan efek panas serta dehidrasi bagi para pemula. Anda juga bisa mencoba pose yoga lainnya yang lebih mudah dengan ritme yang lebih lambat, seperti:

3. Melakukan peregangan perlahan

mengatasi nyeri punggung

Peregangan memang harus dilakukan dengan lembut, lambat, dan berhati-hati. Luangkan waktu Anda untuk meregangkan area seperti pinggul dan betis. Usahakan untuk tidak berpindah pose secara terburu-buru. Hal ini bisa mencegah Anda terkena cedera saat yoga.

Selain itu, upayakan untuk melakukan pemanasan sebelum berlatih, agar otot-otot Anda lebih rileks.

4. Mengikuti instruksi secara berurutan

Usahakan untuk tidak memulai yoga dengan asal-asalan. Dengan mengikuti pedoman yang tertera Anda menurunkan peluang terjadinya cedera saat yoga. Apabila Anda pemula, mulailah dengan tingkatan pemula pula.

Anda mungkin memiliki kemampuan untuk melakukan gerakan sulit, tetapi tidak ada salahnya untuk tetap bermain aman agar tidak terjadi hal-hal buruk.

5. Menggunakan alat-alat bantu

Yoga mat, block, strap, yoga blanket, dan alat-alat bantu yoga lainnya sangat berguna untuk membantu  Anda dalam mempraktikan semua gerakan yoga, apalagi jika Anda masih pemula. Selain itu, strap juga berguna ketika Anda berbaring sembari meregangkan kaki. Jangan sungkan untuk selalu menanyakan rekomendasi alat peraga pada instruktur Anda.

Yoga adalah gerakan olahraga yang melibatkan kekuatan dan kelenturan tubuh. Oleh karena itu, peluang untuk mendapatkan cedera ketika melakukannya sangat besar, terutama untuk pemula. Namun, tidak ada salahnya mencegah cedera saat melakukan yoga dengan mengikuti tips di atas.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca