3 Kunci Sukses Eksekusi Tendangan Penalti Panenka ala Andrea Pirlo

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tentu sebagian dari Anda masih ingat salah satu momen indah di pergelaran Piala Eropa 2012, ketika gelandang andalan tim nasional (timnas) Italia, Andrea Pirlo mengecoh Joe Hart, kiper timnas Inggris dari titik penalti dengan tendangan penalti panenka.

Mengenal tendangan penalti Panenka 

Antonin Panenka sukses mengelabui kiper tangguh dari Jerman Barat, Sepp Maier dalam partai puncak Piala Eropa 1976 saat pertandingan harus dituntaskan melalui babak adu penalti. Lebih dramatisnya lagi, aksi mencungkil bola dari titik penalti itu menjadi penentu kemenangan bagi negaranya, Cekoslovakia.

Sejak itulah teknik yang digunakan Panenka jadi populer di dunia sepakbola. Sejumlah pemain profesional menggunakan teknik yang sama ketika diberi kesempatan untuk mengeksekusi tendangan penalti, di antaranya yakni Lionel Messi, Francesco Totti, Robin van Persie, Zinedine Zidane, serta Andrea Pirlo. Itulah asal usul munculnya tendangan penalti Panenka, yang diambil dari nama seorang legenda yang pertama kali menggunakan teknik lihai tersebut.  

Tendangan Panenka adalah ketika bola ditendang dengan cara dicungkil dari titik 12 pas. Tendangan ini biasanya tidak menggunakan kekuatan besar. Tidak mudah untuk mengeksekusi tendangan ini dengan baik. Pasalnya, Anda harus jeli mengukur jarak, kecepatan, dan kekuatan dalam menembak bola secara akurat. 

Nah, untuk Anda yang ingin mencoba teknik penalti Panenka untuk mengelabui kiper lawan, ada baiknya Anda perhatikan beberapa tips berikut ini.

1. Jangan bosan berlatih terus

Jangan menyepelekan latihan tendangan penalti, meski tim Anda sudah sering menang pertandingan sekalipun. Sesi latihan tendangan penalti tetap harus Anda perhatikan.

Rajinlah berlatih bersama kiper tim Anda setelah jam latihan. Fokuskan tubuh Anda di tengah kotak penalti dan perhatikan gerak-gerik tubuh kiper yang berusaha menangkap bola. Kiper biasanya akan menunggu detik-detik Anda menendang bola dan bergerak entah ke kiri atau kanan.

Jika Anda hanya berusaha menendang bola dengan keras ke arah tengah, kemungkinan besar kiper akan tetap bisa menangkap bola dengan tangan atau kakinya. Namun, jika Anda menendang tidak terlalu keras dengan cara dicungkil, kiper lawan akan mudah terkecoh dengan bergerak ke kiri atau ke kanan, padahal Anda memusatkan tendangan ke tengah gawang.

2. Siapkan mental dan kepercayaan diri

Siapa yang tidak gugup jika Anda harus menentukan kemenangan lewat tendangan penalti. Setiap kubu pasti menginginkan sebuah kemenangan, ada kalanya hal ini justru menjadi sebuah tekanan untuk Anda.

Para pemain sepakbola profesional yang sukses melakukan tendangan penalti Panenka telah melakukan persiapan mental dan punya kepercayaan diri yang tinggi. Mereka sangat yakin bahwa dengan eksekusi teknik yang tepat, mereka pasti mampu mengendalikan bola ke gawang.

Jadi Anda memang tidak boleh ragu-ragu ketika melakukan tendangan ini. Ragu-ragu justru akan membuat Anda salah perhitungan atau kehilangan beberapa detik yang paling menentukan. Lalu bagaimana caranya supaya tidak ragu? Kuncinya lagi-lagi adalah banyak berlatih. 

3. Mainkan lirikan mata

Saat detik-detik penalti, kiper akan berusaha fokus pada gerakan yang Anda buat. Entah itu gerakan mata, kaki, atau bola yang akan Anda tendang. Kiper yang memiliki jam terbang tinggi basanya tidak akan mudah terkecoh.

Untuk sedikit mengelabui kiper lawan, ada baiknya Anda melirik ke arah gawang, baik ke arah kanan atau kiri. Dengan melakukan sedikit trik lirikan mata, maka kiper lawan akan mengira bahwa bola diarahkan ke sisi gawang. Setelah itu lakukan tugas Anda sebagai eksekutor. Selamat mencoba! 

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca