Hanya Berolahraga Setiap Weekend Saja, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/09/2017
Bagikan sekarang

Olahraga di akhir pekan bersama pasangan, sahabat, atau teman-teman lainnya memang lebih terasa menyenangkan. Seperti yang kita tahu bahwa olahraga dan aktivitas fisik merupakan hal yang penting dilakukan setaip orang untuk menjaga kesehatannya. Tapi apa jadinya kalau Anda terlalu sibuk sehingga jarang berolahraga kemudian hanya melakukan olahraga saat weekend saja? Apakah olahraga di akhir pekan boleh dilakukan? Ataukah olahraga harus dilakukan setiap hari?

Olahraga saat weekend saja, apakah sama efeknya pada kesehatan?

Menurut Center for Disease Control and Prevention, olahraga yang rutin dilakukan akan menurunkan risiko berbagai penyakit degeneratif, seperti diabetes mellitus, penyakit jantung koroner, stroke, dan berbagai penyakit kronis lainnya. Namun, sebuah penelitian telah membuktikan bahwa melakukan olahraga hanya di akhir pekan juga bisa menurunkan semua risiko tersebut.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine ini, meneliti tentang seberapa efektif durasi olahraga untuk mencegah semua serangan penyakit kronis. Kemudian para peneliti mengajak sebanyak 64 ribu orang dewasa untuk menjadi partisipan dalam penelitian ini. Penelitian yang dilakukan selama 18 tahun oleh para ahli dari University of Sydney dan Loughborough University ini meminta partisipan untuk mengisi kuesioner yang berisi tentang kapan saja mereka berolahraga dan jenis olahraga apa yang sering dilakukan.

Lalu di akhir penelitian diketahui bahwa kelompok orang yang melakukan olahraga di akhir pekan saja memiliki peluang 41% lebih rendah untuk mengalami berbagai penyakit jantung, jika dibandingkan dengan kelompok orang yang tidak melakukan aktivitas fisik dan mempunyai gaya hidup sedentari. Selain itu, risiko penyakit kanker juga menurun hingga 18% pada orang yang melakukan olahraga di akhir pekan – atau menghabiskan satu atau dua harinya – daripada orang yang tidak aktif.

Boleh saja jika hanya sempat berolahraga saat weekend, tapi…

Sebenarnya, sesuai dengan anjuran World Health Organization dan Kementerian Kesehatan RI, aktivitas fisik harus dilakukan oleh orang dewasa (19 -64 tahun) sebanyak 30 menit per hari dan dilakukan setidaknya 5 hari dalam satu minggu, dengan intensitas olahraga yang sedang. Atau Anda juga dapat melakukan olahraga satu kali dalam seminggu tetapi dengan durasi yang cukup lama, yaitu 150 menit dengan intensitas olahraga sedang. Durasi ini harus dicapai untuk mempertahankan dan menjaga status kesehatan Anda. Tentu saja durasi ini belum termasuk apabila Anda ingin membentuk otot-otot tubuh, Anda harus bekerja lebih keras dari pada itu.

Pertanyaannya, apakah melakukan olahraga selama 150 menit dalam satu kali waktu sanggup Anda lakukan? Apalagi Anda baru memulai untuk membiasakan diri berolahraga rutin, bisa jadi aktivitas ini sangat berat bagi Anda. Demi menghabiskan waktu 150 menit tersebut, Anda harus melakukan olahraga dengan intensitas sedang seperti berjalan cepat, melakukan senam aerobik, dan bersepeda.

Apabila Anda sanggup untuk melakukan olahraga di akhir pekan dengan durasi sebanyak 150 menit, maka hal ini tidak masalah. Tetapi, jika memang fisik Anda kurang kuat, sebaiknya membagi-bagi durasi olahraga tersebut ke dalam beberapa hari agar tidak menjadi sangat berat. Misalnya, Anda bisa berjalan santai atau menyempatkan bersepeda setiap hari selama kurang lebih 20 menit. Asalkan tetap aktif dan tidak menerapkan gaya hidup sedentari yang memiliki risiko berbagai penyakit kronis.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Manfaat Rutin Melakukan Yoga Bridge Pose pada Fisik dan Mental

Bridge pose menjadi salah satu pose yoga yang memiliki banyak manfaat. Ragam manfaat tersebut mulai dari kesehatan fisik hingga menjaga kesehatan mental.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
tips olahraga

Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
buah untuk berbuka puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020