Panduan Olahraga untuk Pasien Kanker Tulang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Olahraga adalah kegiatan yang memberikan banyak manfaat untuk tubuh, tak terkecuali bagi pasien kanker. Namun, kebanyakan orang dengan kondisi kanker tulang sangat menghindari aktivitas olahraga karena khawatir akan mengalami masalah seperti patah tulang. Selain itu, minimnya informasi yang jelas tentang jenis olahraga yang direkomendasikan untuk pasien kanker tulang juga kerap membuat ragu saat ingin memulainya.

Manfaat olahraga untuk pasien kanker tulang

olahraga menghilangkan migrain

Berbagai pengobatan penyakit kanker yang Anda jalani memang dapat menimbulkan efek samping yang membuat kemampuan fisik secara keseluruhan jadi menurun. Tapi, Anda juga tetap perlu melakukan olahraga atau aktivitas fisik walau hanya dengan intensitas yang ringan.

Kondisi kanker tulang juga sebaiknya tidak menjadi penghalang untuk berolahraga. Olahraga akan membantu untuk menjaga kemampuan fisik, mengurangi risiko terjatuh dan patah tulang dengan meningkatkan keseimbangan, menurunkan risiko penyakit jantung, serta mengurangi gejala pusing dan mual yang sering dialami oleh pasien kanker.

Menjalani kehidupan sehari-hari dengan kondisi kanker tulang memang tidak mudah. Mungkin Anda kerap dilanda stres dan putus asa karena keadaan tubuh yang terbatas. Maka dari itu, olahraga akan membantu Anda merasa lebih baik karena efeknya dapat memicu produksi dopamin yang bisa bikin bahagia.

Panduan olahraga untuk pasien kanker tulang

tips olahraga

Penelitian mengungkapkan bahwa waktu terbaik untuk mulai berolahraga adalah saat masa pengobatan maupun setelah pengobatan kanker. Olahraga dapat mengurangi efek samping yang ditimbulkan setelah menjalani perawatan penyakit kanker, sehingga Anda akan lebih cepat kembali ke aktivitas seperti biasanya.

Bagi yang memiliki kondisi kanker tulang, mungkin Anda akan membutuhkan pengawasan dari ahli untuk menjaga dari kemungkinan cedera saat melakukan olahraga.

Tidak perlu memaksa tubuh untuk langsung melakukannya dalam waktu yang lama. Sebaiknya, mulailah secara perlahan dan tingkatkan intensitas dengan bertahap. Misalnya, Anda bisa mulai dengan berjalan kaki selama 5-10 menit setiap hari. Jika dirasa mampu, Anda dapat menambah durasi waktu pada minggu berikutnya.

Umumnya, pasien dengan penyakit kanker disarankan melakukan olahraga minimal 2,5 jam per minggu untuk kegiatan yang memiliki tingkat intensitas sedang seperti bersepeda dan jalan cepat. Untuk olahraga dengan intensitas yang lebih tinggi seperti lari, pasien bisa melakukannya selama 75 menit per minggu.

Namun, pada pasien kanker tulang, kebutuhan dan durasi waktu untuk olahraga dapat berbeda-beda tergantung dengan stadium penyakitnya. Anda juga harus memastikan bahwa jenis olahraga yang dipilih tidak akan menimbulkan masalah pada tulang.

Berhati-hati juga jika Anda mengalami berbagai gejala seperti nyeri tubuh yang tak kunjung hilang, nafas tergesa-gesa, detak jantung abnormal, mual, dan kelelahan kronis. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Jenis-jenis olahraganya

olahraga dengan kanker payudara

Jika penyakit kanker tulang yang diderita masih pada tahap awal, olahraga seperti berenang bisa dilakukan. Selain menyehatkan, olahraga ini tidak akan memberikan banyak tekanan dan ketegangan berlebih pada tulang sehingga aman untuk dilakukan oleh pasien kanker. Risiko cedera dan terjatuh saat berenang juga kecil kemungkinannya.

Selain itu, Anda patut mencoba yoga. Olahraga satu ini dapat membantu Anda untuk mengurangi rasa sakit serta mengatasi gejala letih. Namun, pose yoga untuk pasien kanker tulang sebaiknya tidak mencakup gerakan fleksi yang mengharuskan Anda menekuk punggung seperti cat and cow. Gerakan yang membutuhkan pertahanan tubuh untuk menahan beban seperti plank juga tidak disarankan.

Sebaiknya, praktikkan pose yang lebih sederhana seperti sphinx dan tree pose. Latihan yoga untuk pasien kanker tulang juga dapat difokuskan pada latihan teknik pernapasan yang akan membantu melancarkan sirkulasi darah dan membantu Anda menjadi lebih rileks.

Bila kondisi kanker tulang semakin membuat Anda sulit berolahraga, lakukan jalan kaki selama 30 menit per hari sudah cukup membantu meningkatkan kemampuan tubuh.

Kondisi kanker tulang bukanlah halangan bagi Anda untuk melakukan olahraga. Jika dilakukan dengan benar, olahraga justru akan membantu Anda memulihkan kondisi tubuh setelah pengobatan kanker.

Namun, beberapa pasien dengan stadium kanker yang lebih tinggi mungkin tidak disarankan untuk berolahraga. Jika kondisi Anda masih memungkinkan, konsultasikan dahulu pada dokter untuk mengetahui jenis olahraga yang tepat agar tidak menimbulkan masalah yang lebih serius.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Saat berolahraga, tubuh Anda akan bergerak dan beraktivitas lebih intens dari biasanya sehingga Anda rawan mengalami 10 cedera olahraga berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kebugaran, Hidup Sehat 11/06/2020 . Waktu baca 8 menit

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Apakah Anda sedang dalam program menurunkan berat badan? Adakah cara menurunkan berat badan tanpa olahraga? Cara ini menarik untuk disimak!

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 28/05/2020 . Waktu baca 7 menit

Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

Lakukan olahraga saat liburan bersama keluarga agar tetap bugar. Simak pilihan kegiatan hingga tips berolahraga sederhana di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kebugaran, Hidup Sehat 25/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Rutin Melakukan Yoga Bridge Pose pada Fisik dan Mental

Bridge pose menjadi salah satu pose yoga yang memiliki banyak manfaat. Ragam manfaat tersebut mulai dari kesehatan fisik hingga menjaga kesehatan mental.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Yoga & Pilates, Kebugaran, Hidup Sehat 06/05/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Serangan jantung bersepeda

Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24/06/2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit
pemanasan sebelum olahraga

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit