5 Jenis Olahraga untuk Penderita Fibromyalgia yang Ampuh Meredakan Rasa Sakit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/12/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Olahraga untuk pengidap fibromyalgia mungkin terdengar menyakitkan dan tidak memungkinkan. Ini karena fibromyalgia membuat sekujur tubuh dan tulang terasa sakit. Namun ternyata, jenis olahraga tertentu bisa meringankan rasa sakit tersebut. Apa saja gerakan olahraga yang aman untuk fibromyalgia?

Gerakan olahraga yang cocok untuk penderita fibromyalgia

Awalnya mungkin aktivitas fisik yang dilakukan oleh penderita fibromyalgia akan terasa sakit.

Akan tetapi, jika Anda memulai gerakan tersebut dengan perlahan dan sabar, rasa sakit di tubuh bisa saja berkurang. Hal ini dibuktikan penelitian dalam jurnal Current Pain and Headache Reports .

Bahkan, risiko masalah kesehatan mental seperti depresi pun menurun ketika mereka rutin berolahraga. 

Beriku beberapa jenis olahraga untuk penderita fibromyalgia:

1. Yoga

yoga untuk spondilolistesis

Salah satu jenis olahraga yang bisa meringankan rasa sakit pada penderita fibromyalgia adalah yoga.

Gerakan yoga menawarkan peregangan otot dan membuat tubuh dan pikiran lebih sadar melalui gerakan yang lembut tetapi stabil. 

Pada tahun 2017 terdapat sebuah penelitian dari jurnal Annals of the Rheumatic Disease tentang gerakan yoga yang dilakukan oleh penderita fibromyalgia.

Pada penelitian tersebut terlibat 33 pasien yang melakukan yoga secara rutin selama 3 bulan. 

Hasilnya, para pasien yang menderita fibromyalgia melaporkan bahwa rutinitas yoga yang mereka lakukan mengurangi beberapa gejala fibromyalgia, seperti:

  • Rasa takut untuk bergerak
  • Depresi 
  • Rasa nyeri pada otot

Maka itu, dari penelitian tersebut terlihat bahwa yoga bisa mengurangi rasa nyeri yang sering dirasakan oleh orang dengan fibromyalgia.

Anda bisa memulai olahraga ini dengan mengikuti kelas-kelas yoga yang ada di dekat rumah atau menonton gerakan yoga melalui video dari internet.

2. Tai chi

Sumber: Columbia Memorial Hospital

Tidak hanya yoga, jenis olahraga yang bertujuan untuk melatih keseimbangan pikiran dan pikiran ini juga cocok untuk penderita fibromyalgia. 

Menurut sebuah penelitian dari jurnal BMJ, gerakan tai chi dinilai lebih efektif dibandingkan olahraga aerobik untuk mengatasi gejala fibromyalgia.

Di dalam penelitian tersebut terdapat 226 penderita fibromyalgia yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 151 orang melakukan tai chi dan 75 lainnya berlatih gerakan aerobik. 

Mereka melakukan gerakan tai chi dua kali seminggu selama 24 minggu. Hasilnya, para peserta tersebut merasakan sensasi yang lebih melegakan ketika melakukan tai chi secara teratur. 

Bahkan, peserta yang menghadiri dua kelas dalam satu minggu selama 24 minggu mengalami rasa sakit yang jauh berkurang dibandingkan sebelumnya.

Manfaat tersebut mungkin dapat diperoleh karena gerakan tai chi menuntut Anda untuk menopang berbagai anggota tubuh sembari meningkatkan konsentrasi.

Oleh karena itu, tai chi membuat otot jadi lebih kuat dan meredakan stres yang sedang Anda alami. 

Olahraga yang termasuk seni bela diri ini sebaiknya dilakukan bersama dengan instruktur. Hal ini bertujuan agar Anda lebih mengetahui pose mana saja yang bisa dilakukan ketika menderita fibromysalgia. 

3. Berenang

olahraga untuk pasien skoliosis

Bosan menghadiri kelas yoga atau tai chi? Mungkin Anda bisa menyegarkan diri dengan berenang.

Berenang ternyata termasuk jenis olahraga yang baik untuk penderita fibromyalgia karena dapat meregangkan otot di tubuh Anda secara lembut. 

Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari Archives of Physical Medicine and Rehabilitation. Dalam penelitian ini diketahui bahwa berenang dapat mengurangi rasa sakit orang yang mengalami fibromyalgia.

Para peserta tersebut menjalani program renang ini tiga kali seminggu selama 12 minggu. 

Hasilnya, para penderita fibromyalgia yang rutin berenang ini melaporkan bahwa rasa sakit mereka berkurang. Bahkan, olahraga ini juga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

4. Berjalan kaki

olahraga jalan kaki

Bagi Anda yang mungkin tidak terlalu banyak memiliki waktu luang untuk berenang, yoga, atau tai chi, mungkin berjalan kaki adalah solusi yang tepat.

Berjalan kaki selama 30 menit ternyata bisa meringankan rasa sakit yang dialami oleh penderita fibromyalgia. 

Keuntungan dari jalan kaki ini adalah Anda bisa melakukannya kapan saja dan di mana saja.  Entah itu saat pergi bekerja atau sekadar berbelanja ke supermarket terdekat. 

Berjalan dapat melenturkan otot-otot paha dan betis Anda yang tegang, sehingga rasa sakit pada daerah tersebut kemungkinan akan berkurang. 

5. Pekerjaan rumah tangga

cara membersihkan rumah

Siapa bilang pekerjaan rumah tangga hanya membuat Anda kelelahan? Selain rumah menjadi bersih, ternyata pekerjaan rumah tangga termasuk jenis olahraga yang cocok untuk penderita fibromyalgia. 

Mulai dari berkebun, menyapu, mengepel lantai, hingga membersihkan debu dari perabotan dapat meningkatkan kualitas hidup meskipun mungkin tidak mengurangi rasa sakit. 

Manfaat melakukan pekerjaan rumah tangga untuk fibromyalgia dibuktikan melalui sebuah penelitian dalam jurnal Arthritis Research and Therapy.

Penelitian tersebut melibatkan 171 wanita yang menderita fibromyalgia dengan rentang usia 20-70 tahun. Para wanita tersebut kemudian diminta untuk melakukan pekerjaan rumah tangga yang diawasi oleh para peneliti.

Hasilnya, memang aktivitas fisik seperti ini tidak begitu terkait dengan gejala fibromyalgia, tetapi meningkatkan kualitas fisik dan ketahanan tubuh mereka. 

Walaupun tidak dapat mengurangi sensitivitas nyeri yang dialami penderita fibromyalgia, pekerjaan rumah tangga bisa membuat kualitas hidup mereka lebih baik. 

Olahraga yang cocok untuk penderita fibromyalgia di atas dapat dilakukan secara perlahan dan intensitasnya bisa ditambah seiring dengan berjalannya waktu.

Akan tetapi, jangan lupa untuk berkonsultasi kepada dokter Anda sebelum rutin melakukan olahraga tersebut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mencegah Penyakit Prostat dengan Perubahan Gaya Hidup

Siapa bilang penderita kelainan prostat tidak bisa olahraga? Faktanya, ada beberapa jenis olahraga yang cocok untuk penyakit prostat. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kebugaran, Hidup Sehat 15/01/2020 . Waktu baca 6 menit

Sering Nyeri Punggung Pada Pagi Hari? 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Alih-alih bangun tidur dengan segar, beberapa orang justru sering mengalami nyeri punggung pada pagi hari. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 09/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Ibu Hamil Berolahraga untuk Menurunkan Berat Badan?

Olahraga memberikan banyak manfaat bagi ibu hamil. Lantas, bagaimana jika ibu hamil ingin melakukan olahraga yang cukup berat untuk menurunkan berat badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 07/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Gerakan Sederhana yang Bisa Dilakukan dengan Gym Ball

Olahraga dengan gym ball memang sudah populer dan terkenal dapat mengencangkan otot Anda. Namun, apa saja ya gerakan yang bisa dilakukan dengan bola ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kebugaran, Hidup Sehat 01/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat surfing kesehatan mental

Berselancar di Laut Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Mental, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit
olahraga mengurangi cemas depresi

3 Jenis Olahraga yang Bantu Mengurangi Perasaan Cemas dan Depresi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
cedera olahraga

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 11/06/2020 . Waktu baca 8 menit
gerakan bela diri untuk wanita

5 Bekal Gerakan Bela Diri untuk Wanita

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020 . Waktu baca 5 menit