Awas, Olahraga Terlalu Berat Bisa Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/02/2018
Bagikan sekarang

Saat ini, semakin banyak orang yang rutin berolahraga dengan giat dan teratur, yang merupakan suatu hal yang baik. Namun, segala sesuatu yang dilakukan berlebihan tentunya tak lagi baik. Begitu pun jika Anda melalukan olahraga terlalu berat, bila dilakukan secara berlebihan atau dalam waktu yang terlalu lama, dampaknya bisa buruk terhadap sistem pencernaan Anda.

Efek olahraga terlalu berat terhadap sistem pencernaan

Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa olahraga intens dengan jangka waktu lebih dari 2 jam dapat berdampak negatif terhadap sistem pencernaan. Olahraga berlebihan dapat merusak sel-sel di usus, sehingga menyebabkan gangguan pencernaan baik jangka pendek dan jangka panjang, demikian yang diungkapkan oleh tim peneliti olahraga dari Australia.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa efek negatif tersebut dapat diperparah dengan berolahraga atau berlari pada suhu tinggi. Penelitian mengungkapkan bahwa saat berolahraga berat atau lama, terjadi kerusakan pada sel-sel usus. Kerusakan ini bisa menyebabkan “kebocoran” pada usus, yang membuat bakteri dan toksin dari usus akan berpindah ke aliran darah, sehingga dapat memicu gangguan.

Selain itu olahraga berlebihan juga dapat menyebabkan lambatnya pengosongan lambung, serta gangguan penyerapan pada usus kecil. Berlari dan berolahraga dalam suhu yang panas akan memperparah kondisi tersebut.

Berapa lama waktu olahraga yang aman bagi sistem pencernaan?

Efek yang terjadi pada sistem pencernaan di atas umumnya terjadi olahraga dengan 60% kadar oksigen maksimum (VO2max) yang berlangsung terus menerus selama 2 jam, dengan kondisi fisik apapun. Sehingga, ada baiknya untuk menghindari olahraga dengan intensitas terlalu berat ataupun dengan jangka waktu terlalu panjang.

Selain itu pada pasien-pasien yang mengidap gangguan pencernaan, ada baiknya untuk menghindari olahraga terlalu berat atau dengan jangka waktu terlalu lama, karena dapat memperparah penyakitnya. Namun, peneliti mengungkapkan bahwa olahraga dengan intensitas ringan sampai sedang dapat bermanfaat bagi orang yang memiliki gangguan sistem pencernaan.

anemia setelah berolahraga olahraga untuk ppok

Olahraga yang sering menimbulkan gangguan pencernaan

Olahraga yang cukup umum memicu gangguan pencernaan antara lain termasuk lari marathon dan triathlon, di mana banyak pelakunya yang mengalami gangguan pencernaan seperti mual, muntah, kram perut dan buang angin. Oleh karena itu, bagi Anda yang sudah memiliki gangguan pencernaan, sebaiknya menghindari jenis olahraga tersebut agar tidak terjadi gangguan lebih lanjut. Atau, konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum memutuskan ikut marathon.

Bila Anda berolahraga terlalu keras dan merasa mengalami gangguan pencernaan seperti mual ataupun muntah, segera berhenti berolahraga, konsumsi cairan untuk mencegah dehidrasi, dan beristirahatlah.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

Lakukan olahraga saat liburan bersama keluarga agar tetap bugar. Simak pilihan kegiatan hingga tips berolahraga sederhana di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
cara menurunkan berat badan tanpa olahraga

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020