Tidak Hanya Bikin Tubuh Bugar, Lari Juga Ampuh Melawan Stress

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Olahraga lari dianggap sebagai salah satu olahraga kardio yang paling efektif. Lari juga merupakan olahraga yang murah meriah. Hanya dengan bermodalkan sepatu lari, Anda akan memperkuat jantung dan pembuluh darah sambil membakar lemak dan menjaga bentuk tubuh ideal. Selain bermanfaat untuk kebugaran fisik, olahraga lari ternyata juga menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan mental, termasuk mengatasi stres.

Jika belakang ini suasana hati Anda sedang buruk atau Anda sulit tidur atau makan, Anda bisa mencoba berlari. Anda akan terkagum dengan betapa Anda akan merasa gembira dan lebih sehat setelah beberapa minggu rutin berlari.

Dari mengatasi stres sampai anti-kecemasan: berbagai manfaat lari untuk menjaga kesehatan mental

1. Melawan kecemasan

Saat lari, tubuh menghasilkan hormon yang disebut endorfin, yang memiliki efek sama dengan anti-depresan. Endorfin menekan pelepasan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol sehingga mengatasi stres dan depresi. Lari tidak hanya meredakan stres, tetapi juga mengurangi kemungkinan Anda untuk terpengaruh stres di masa depan. Orang yang menderita gangguan panik akan mendapatkan keuntungan besar dari olahraga ini.

2. Tidur lebih nyenyak

Gejala depresi biasanya disertai dengan kurang tidur, yang akan memperburuk kondisi Anda. Lari meningkatkan kualitas tidur Anda. Jumlah aktivitas fisik yang Anda lakukan di siang hari menentukan tingkat relaksasi tubuh Anda di malam hari. Anda mungkin sudah menyadarinya, tetapi semakin aktif Anda di siang hari, semakin nyenyak pula tidur Anda nanti malam. Namun, Anda tidak boleh lari tepat sebelum tidur. Idealnya, Anda boleh saja lari di pagi hari atau menjelang sore selama 30 menit 3-4 per minggu, untuk mendapatkan manfaat terbaiknya. Lari

3. Menajamkan pikiran

Fungsi otak akan melambat seiring bertambahnya usia. Akan datang saat dimana Anda tidak bisa berpikir secepat dulu, dan memori Anda akan mulai tumpul. Lari tidak bisa menghentikan waktu atau membalikkan penuaan, tetapi olahraga ini jelas membantu meningkatkan kemampuan kognitif Anda dengan meningkatkan aliran darah ke otak dan mendukung sirkulasi darah secara keseluruhan. Orang yang rutin lari cenderung memiliki penalaran logika yang lebih, pikiran yang lebih tajam, dan jangka waktu perhatian yang lebih lama saat mereka bertambah tua dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif secara fisik di masa muda mereka.

4. Meningkatkan nafsu makan

Baik kesehatan fisik dan mental bergantung pada pola makan yang sehat. Nafsu makan yang buruk bisa berdampak nfegati pada mood dan bahkan berkontribusi terhadap stres serta depresi.

Lari menstimulasi pelepasan hormon lapar ghrelin dan peptide YY. Ini bisa jadi akibat dari tubuh yang menuntut lebih banyak makanan untuk menggantikan kalori yang terbakar saat lari. Namun, Anda harus berhati-hati dengan kebiasaan makan Anda karena meskipun Anda berolahraga lari, Anda harus menjalani diet seimbang.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Berpikir Negatif Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Selain itu studi terbaru menunjukkan bahwa berpikir negatif (negative thinking) terus menerus bisa meningkatkan risiko demensia. Apa bisa dicegah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 20/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

Sedang mengalami masa sulit yang seakan mengisap energi dan pikiran Anda ke dalam lubang hitam? Psikoterapi bisa membantu Anda mencari solusinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Tanpa Anda sadari, pernikahan mungkin menjadi penyebab Anda stres dan tertekan. Ayo cari tahu berbagai sumber stres dalam pernikahan dan cegah dampaknya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

Bagi orang yang memendam trauma psikologis yang serius, dampaknya begitu terasa dalam hidup sehari-hari. Untungnya, metode hipnoterapi bisa membantu Anda.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental untuk Pebisnis Startup

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit
PTSD pandemi COVID-19

Bagaimana Pandemi Membuat Seseorang Berisiko Mengalami PTSD?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 4 menit