Apa Boleh Melakukan Olahraga Intensitas Tinggi di Bulan Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10/06/2018
Bagikan sekarang

Olahraga intensitas tinggi memang banyak manfaat. Mulai dari membakar lemak lebih efektif, durasinya singkat, meningkatkan  kesehatan jantung, bahkan bisa menurunkan berat badan dan melancarkan metabolisme dalam tubuh. Namun, jangan sembarangan melakukan olahraga intensitas tinggi ini. Olahraga ini sangat berat dan melelahkan. Lalu bagaimana jika sedang puasa? Mungkinkah melakukan latihan ini?

Apa itu olahraga intensitas tinggi?

Olahraga intensitas tinggi adalah latihan yang sedang tren dalam dunia kebugaran. Pada latihan ini tubuh dibuat sampai titik benar-benar kelelahan, cukup keras hingga Anda tidak bisa berbicara saat latihan karena akan luar biasa ngos-ngosan.

Meskipun berat, latihan ini dapat membantu membakar lebih banyak kalori dengan waktu latihan yang relatif lebih singkat, dan juga meningkatkan tingkat kebugaran. Namun, latihan ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab latihan ini akan menguras tenaga habis-habisan. Maka itu diperlukan persiapan dengan energi tubuh yang optimal sebelumnya agar tidak membahayakan atau merugikan.

Apa boleh melakukan olahraga intensitas tinggi saat puasa?

Menurut dr. Javaid Shah, seorang dokter spesialis di Dubai olahraga sangat penting saat puasa, tapi olahraga intensitas tinggi saat puasa tidak dianjurkan. Apalagi jika dilakukan sebelum berbuka puasa.

Saat sore hari sebelum buka puasa, tubuh memiliki cadangan energi yang semakin menipis akibat puasa seharian penuh. Tubuh cenderung memiliki simpanan gula darah (energi) yang sedikit. Sedangkan, untuk melakukan olahraga dengan intensitas tinggi memerlukan energi yang sangat besar.

Jika tubuh dipaksa untuk melakukan olahraga intensitas tinggi saat masih puasa, ini akan membuat kadar gula darah atau energi habis lebih cepat.

Untuk mendapatkan energi kembali ini berasal dari makanan atau minuman berkalori yang Anda konsumsi. Ketika tubuh Anda tidak cukup makan atau minum saat melakukan aktivitas fisik yang sangat berat maka tubuh bisa mengalami gejala-gejala hipoglikemia (kadar gula darah rendah).

Apa yang terjadi jika tubuh dipaksa melakukan latihan berat saat puasa?

alergi olahraga

Latihan yang berat akan menguras gula darah di dalam tubuh semakin cepat. Ketika gula darah menurun dan semakin sedikit, ini akan memengaruhi berbagai sistem di dalam tubuh.

Sistem saraf adalah salah satu sistem yang sangat sensitif terhadap perubahan gula darah. Efek neurologis pertama yang akan terjadi adalah gemetar, linglung, dan kelelahan yang sangat berat. Jika itu sudah terjadi, ini menandakan bahwa gula darah Anda benar-benar sudah rendah dan Anda perlu mengurangi intensitas latihan atau bahkan berhenti, dan mengonsumsi makanan dan minuman untuk mengisi kembali energi tubuh.

Gula darah yang rendah setelah melakukan olahraga juga dapat mengganggu kondisi sistem pencernaan. Awalnya mungkin Anda merasa sangat lapar saat olahraga, tetapi karena gula darah semakin rendah karena beban yang berat, Anda akan mengalami mual dan muntah. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini Anda harus segera berhenti dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk meningkatkan kadar gula darah.

Gula darah yang semakin merendah bisa memengaruhi sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Detak jantung akan berdetak semakin cepat bahkan bisa berdetak lebih dari 150 beat per menit, berkeringat dingin, dan pucat.

Jika sudah begini, olahraga bukannya bisa jada kondisi fisik malah justru mengancam kesehatan.

Saat puasa, tubuh cenderung memiliki gula darah yang rendah. Ketika ditambah dengan aktivitas fisik yang sangat berat, cadangan gula darah dalam tubuh pun akan tersedot semakin habis. Maka timbullah berbagai macam dampak yang bisa membahayakan tubuh.

Beberapa orang mungkin ada yang melakukan latihan ini, tapi itu semua kembali pada kemampuan tubuh masing-masing dan bagaimana pola latihan Anda biasanya. Bagi Anda yang tidak terbiasa melakukan latihan jenis ini, sebaiknya tidak mencobanya saat puasa.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Courseault. 2017. Low Blood Sugar Symptoms After Exercise. [Online] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/102754-low-blood-sugar-symptoms-after/ (Diakses 23 Mei 2018)

Waehner Paige. 2018. High Intensity Exercise. [Online] Tersedia pada: https://www.verywellfit.com/what-is-high-intensity-exercise-1230811 (Diakses 23 Mei 2018)

Abedi Maham. 2017. Exercising During RamadanL the Healthy Way to Work Out While Fasting. [Online] Tersedia pada: https://globalnews.ca/news/3515344/ramadan-fasting-exercising-tips/ (Diakses 23 Mei 2018)

Altaf Sana. 2018. Is It Safe to Exercise During Ramadhan? Here’s the Answer. [Online] Tersedia pada: https://www.khaleejtimes.com/ramadan-2017/ramadan-health//excercise-or-not-during-ramadan (Diakses 23 Mei 2018)

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Tetap Olahraga Saat Puasa Demi Tubuh yang Bugar

Puasa jangan jadi alasan berhenti berolahraga. Tapi olahraga apa yang aman dilakukan, dan kapan waktu terbaik untuk melakukannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 13/05/2019

Ini 3 Manfaat Olahraga Saat Puasa yang Sayang Dilewatkan

Olahraga memang menyehatkan. Namun, bila dilakukan saat berpuasa, apakah manfaatnya sama? Yuk, lihat apa saja manfaat olahraga saat puasa berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 12/05/2019

Mau Sehat Terus Selama Puasa? Ini 5 Kebiasaan yang Harus Dilakukan

Memasuki bulan Ramadan, Anda bisa memulai kebiasaan hidup sehat saat puasa agar puasa bisa berjalan dengan lancar. Apa saja? Simak di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hari Raya, Ramadan 05/05/2019

Memanfaatkan Efek Afterburn, Saat Kalori Masih Terus Terbakar Setelah Selesai Olahraga

Setelah berolahraga ada istilah yang dinamakan afterburn. Untuk Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan, yuk kenali istilah ini lebih dalam lagi.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Direkomendasikan untuk Anda

3 Olahraga yang Bisa Dilakukan Bersama Anak di Rumah Saat Puasa

3 Olahraga yang Bisa Dilakukan Bersama Anak di Rumah Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020
5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020
4 Tips Mengatasi Lemas Saat Puasa yang Mudah Dilakukan

4 Tips Mengatasi Lemas Saat Puasa yang Mudah Dilakukan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2020