Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 1 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Setiap hari Anda tentu ingin tampil sempurna, dengan pakaian yang rapi dan kebersihan diri yang terjaga.Namun, apa jadinya jika penampilan Anda sudah prima, tapi ternyata bau kaki Anda tidak sedap? Tentu semua usaha Anda untuk tampil mempesona jadi sia-sia. Belum lagi biasanya orang-orang segan untuk memberi tahu apabila Anda mengalami masalah bau kaki. Untuk menghindari hal ini, Anda perlu tahu penyebab serta cara menghilangkan bau kaki yang tak mengenakkan.

Apa yang menyebabkan kaki beraroma tak sedap?

Secara medis, masalah bau kaki dikenal dengan sebutan bromodosis. Bromodosis adalah kondisi di mana kaki Anda memproduksi keringat berlebihan dan kaki menjadi lembap, terutama saat memakai sepatu, sehingga muncul aroma tidak sedap.

Seperti halnya telapak tangan, telapak kaki juga memiliki kelenjar keringat yang berfungsi untuk melembapkan kulit dan mengatur suhu tubuh, misalnya ketika cuaca sedang panas atau Anda sedang berolahraga.

Ketika keringat terus diproduksi oleh kelenjar keringat pada kaki, berbagai bakteri akan tumbuh untuk memecah senyawa organik pada keringat. Aktivitas inilah yang akan menghasilkan aroma yang tidak sedap pada kaki.

Untuk tahu bagaimana cara menghilangkan bau kaki, sebelumnya Anda perlu tahu dulu penyebab-penyebab di balik timbulnya bau tak sedap pada kaki.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kaki berkeringat secara berlebihan. Umumnya, masalah bau kaki muncul karena keringat yang menempel pada kaus kaki atau sepatu tidak dikeringkan maupun diganti selama lebih dari satu hari.

Namun, pada beberapa orang, masalah bau kaki disebabkan oleh kondisi yang lebih serius. Berikut ini adalah faktor-faktor risikonya:

1. Perubahan hormon

Pada manusia, perubahan hormon bisa menyebabkan produksi keringat bertambah.

Ini yang terkadang membuat cara menghilangkan bau kaki sulit untuk dilakukan bagi beberapa orang karena perubahan hormon adalah hal yang tak bisa dihindari.

Perubahan hormon bisa terjadi saat masa puber atau saat mengandung. Itulah mengapa para remaja, ibu hamil, atau pasien terapi hormon lebih rentan mengalami masalah bau kaki.

2. Hiperhidrosis

Menurut situs NHS, hiperhidrosis adalah sebuah kondisi medis di mana seseorang memproduksi keringat jauh lebih banyak dari biasanya.

Gangguan hiperhidrosis umumnya disebabkan oleh berbagai kelainan neurologis atau metabolisme. Hiperhidrosis juga bisa menyebabkan seseorang mengalami bau badan berlebih.

3. Kutu air

Kutu air, atau yang dikenal juga dengan nama athlete’s foot, disebabkan oleh infeksi jamur dan bisa menyerang siapa saja, tak hanya para atlet.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa gatal dan kulit kaki yang kering dan pecah-pecah. Anda pun jadi rentan mengalami berbagai masalah kaki lainnya.

4. Stres

Stres akan menyebabkan berbagai respon yang berbeda pada tubuh setiap orang. Ada yang jadi gatal-gatal, sakit perut, berjerawat, atau pusing.

Namun, ada juga beberapa orang yang akan berkeringat secara berlebihan pada telapak tangan dan kaki ketika diserang stres.

Ini karena tubuh Anda akan melepaskan hormon stres yaitu kortisol, yang akan memicu kelenjar keringat untuk terus memproduksi keringat.

Cara menghilangkan bau kaki tidak sedap

cara merawat kulit kaki

Untuk mengatasi bau kaki tidak sedap, ada beberapa cara yang bisa Anda coba sendiri di rumah:

1. Selalu cuci kaki hingga bersih

Langkah terpenting untuk menghilangkan bau kaki adalah dengan cuci kaki secara menyeluruh.

Cuci kaki Anda dengan bersih setiap hari dengan sabun yang mengandung antibakteri dan antijamur.

Setelah itu, keringkan sampai tuntas supaya kaki Anda, terutama pada sela-sela jari, tidak terasa lembap. Kaki yang kering juga mencegah tumbuhnya jamur di sela-sela jari.

2. Rendam kaki dalam air hangat

Cara berikutnya untuk menghilangkan bau kaki adalah dengan merendam kaki di dalam iar hangat.

Gunakan air hangat yang dicampur dengan larutan garam selama 15 sampai 20 menit. Rendam kaki Anda di dalam larutan tersebut setiap hari.

Garam bisa membantu mengurangi produksi keringat pada kaki. Anda bisa melakukannya sebelum tidur, sehingga kaki Anda memiliki kesempatan untuk “bernapas” sebelum kembali mengenakan sepatu atau kaos kaki.

3. Oleskan minyak esensial

Menghilangkan bau kaki juga bisa Anda lakukan dengan cara menggunakan minyak esensial alias essential oil.

Oleskan minyak esensial lavender pada kaki Anda dan pijat lembut selama beberapa menit.

Selain memberi aroma yang segar pada kaki, lavender memiliki kandungan yang bisa membunuh bakteri penyebab bau kaki tidak sedap.

4. Eksfoliasi kaki

Eksfoliasi pada kulit kaki bertujuan agar kaki Anda terbebas dari sel-sel kulit mati serta kotoran yang menumpuk.

Gunakan scrub khusus kaki dengan kandungan antibakteri dan gosokkan pada kaki sambil memijat ringan.

Lakukan cara ini secara rutin setiap kali Anda mandi, dan niscaya bau kaki pun enggan berlama-lama muncul.

5. Ganti kaus kaki setiap hari

Jangan menggunakan kaus kaki atau sepatu yang sama selama dua hari berturut-turut.

Keringat masih akan menempel dan mengandung berbagai bakteri penyebab masalah bau kaki.

Pastikan Anda selalu memakai kaus kaki dan sepatu dalam keadaan kering. Anda juga sebaiknya mengganti kaus kaki setiap hari.

Sebelum menggunakan sepatu dan kaus kaki, Anda bisa coba menyemprotkan deodoran atau antiperspirant yang biasa digunakan untuk ketiak pada kaki.

6. Simpan sepatu dengan baik

Setelah Anda berhasil menjajal cara-cara di atas untuk menghilangkan bau kaki, Anda tentunya juga harus mencegah permasalahan ini kembali terjadi di lain waktu. Caranya adalah dengan menyimpan sepatu dengan baik.

Simpanlah sepatu di tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Angin-anginkan sepatu Anda secara berkala, terutama jika Anda habis memakainya seharian penuh.

Masukkan beberapa bungkus silica gel kecil pada setiap pasang sepatu saat disimpan. Silica gel yang mengandung silikon dioksida ini mampu menyerap kelembapan di dalam sepatu dan mengusir bau tidak sedap.

Itu dia sederet tips yang bisa Anda lakukan untuk membasmi bau kaki. Dengan demikian, Anda akan menjadi lebih percaya diri dengan penampilan tanpa harus khawatir akan bau kaki yang mengganggu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Terapi Oksigen untuk Mengatasi Masalah Sesak Napas

Beberapa orang mungkin membutuhkan terapi oksigen untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darahnya. Siapa saja yang membutuhkannya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Pernapasan 2 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Sebelum terburu-buru mengambil obat, ikutilah tips-tips berikut untuk mengurangi nyeri haid Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Selain digunakan sebagai bumbu masak rica-rica, daun basil juga bisa diekstrak menjadi minyak yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Herbal A-Z 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

Sakit perut merupakan gejala dari masalah pencernaan yang sering muncul. Namun, apa bedanya sakit perut karena gas dan karena penyakit lain?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanaman untuk kamar

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut bayi berjamur

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
Bekas luka

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit