Apakah Perokok Harus Lebih Sering Sikat Gigi dan Berkumur? Ini Kata Dokter Gigi!

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/06/2019
Bagikan sekarang

Merokok memang bisa meninggalkan aroma tak sedap pada mulut, sekaligus membuat mulut jadi kering. Merokok juga menjadi salah satu pemicu penyakit gusi. Maka itu, perokok harus lebih cermat dalam merawat kesehatan gusi, gigi, lidah, dan rongga mulut secara keseluruhan. Lalu perokok harus seberapa sering sikat gigi dan berkumur dalam sehari? Simak apa kata dokter gigi berikut ini.

Bagaimana rokok merusak gusi dan gigi

Sebelum mengetahui apakah orang yang merokok perlu lebih sering sikat gigi dan berkumur, pahami dulu dampak rokok pada rongga mulut Anda. Ketua Kolegium Dokter Gigi Indonesia (KDGI) sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, drg. Sri Angky Soekanto, Ph.D., PBO angkat bicara soal hal ini.

“Di dalam rokok itu kan ada tartar, nikotin, dan bahan-bahan beracun lainnya. Bahkan asap dari rokok saja sudah bisa membuat mulut kering,” tutur drg. Sri Angky ketika ditemui di Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan hari Jumat (9/11).

Drg. Sri Angky melanjutkan, “Nah, mulut itu bisa diperiksa asam-basanya. Kalau terlalu asam, maka mikrobioma (keseimbangan bakteri jahat dan baik dalam tubuh) bisa terganggu. Mulut yang kering karena merokok akan membuat mulut jadi asam dan rentan kena penyakit gusi. Bahkan banyak minum air saja belum cukup untuk menggantikan air liur dan menyeimbangkan mikrobioma pada rongga mulut seorang perokok.”  

Belum lagi merokok bisa melemahkan sistem imun seseorang. Maka bila ia kena infeksi gusi, imunnya tidak cukup kuat untuk melawan bakteri jahat penyebab infeksi.

Rokok juga bisa membuat gigi keropos. Sebab, kondisi mulut asam tadi bisa menyebabkan lepasnya mineral-mineral seperti kalsium dan fluoride dari gigi. Inilah yang membuat gigi keropos.

tips berhenti merokok

Perokok harus lebih sering sikat gigi apa tidak?

Menurut drg. Sri Angky, tentu saja seorang perokok membutuhkan perawatan gigi dan gusi yang ekstra. Anda harus benar-benar memerhatikan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan, bahkan harus lebih sering periksa ke dokter gigi.

“Akan tetapi, kebiasaan merawat mulut yang baik tetap tidak bisa mengejar atau memperbaiki kerusakan yang diakibatkan oleh merokok, misalnya mulut kering,” papar drg. Sri Angky.

Jadi, perokok memang harus lebih sering sikat gigi dan berkumur, terutama di malam hari sebelum tidur. “Itu harus, ya. Tidak bisa tidak,” tandas drg. Sri Angky.

Lebih jauh, drg. Sri Angky berpesan bahwa tentu akan lebih mudah untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut bila tidak merokok sama sekali. Dengan begitu, Anda juga tak perlu khawatir sudah cukup sering sikat gigi apa belum.

Pada intinya, usahakan untuk berhenti merokok. Namun, bila Anda masih dalam proses untuk berhenti, sebaiknya rutin sikat gigi minimal dua kali sehari (bisa juga tiga kali, yang terakhir pada malam hari sebelum tidur) dan berkumur dengan mouthwash dua kali sehari.

Drg. Sri Angky juga mengingatkan perokok agar lebih sering periksa ke dokter gigi untuk memantau kondisi rongga mulut dan mencegah penyakit yang lebih serius. Kalau orang yang tidak merokok dianjurkan untuk periksa minimal setiap 6 bulan sekali, seorang perokok harus lebih sering lagi.  

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Cara Berhenti Merokok yang Terbukti Ampuh dan Bebas Risiko “Sakau”

Selain kanker paru, ada banyak penyakit yang mengintai perokok aktif. Segera cari cara berhenti merokok yang paling pas agar tak menyesal di kemudian hari.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Berapa Lama Anda Idealnya Harus Menggosok Gigi?

Menyikat gigi tidak boleh terlalu lama atau cepat kilat. Memangnya, berapa lama harus menggosok gigi? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Harus Berapa Lama Pakai Behel Transparan Sampai Gigi Rapi?

Behel transparan tidak bisa merapikan gigi secara instan. Anda harus sering menggunakannya. Namun, harus berapa lama Anda harus pakai behel transparan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

5 Keunggulan Pakai Behel Transparan, Jangan Sampai Dilewatkan

Susunan gigi yang berantakan bisa diatasi dengan behel transparan. Bila Anda tertarik, simak keunggulan dari behel transparan berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

social smoker

Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
rokok kretek

Rokok Kretek: Kandungan dan Bahayanya untuk Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 25/01/2020
cara membersihkan paru-paru perokok

5 Cara Mudah dan Efektif untuk Membersihkan Paru-Paru Perokok

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24/01/2020
membersihkan karang gigi

Kapan Waktu yang Tepat Membersihkan Karang Gigi?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 01/01/2020