Banyak orang yang kini telah melengkapi ritual perawatan gigi dan mulut mereka dengan berkumur menggunakan obat kumur (mouthwash). Ya, selain membersihkan dengan sikat gigi, penggunaan obat kumur disinyalir akan lebih membantu membasmi kuman dan sisa makanan di sela-sela gigi. Sebelum menggunakannya, sudahkah Anda paham bagaimana cara memilih obat kumur yang tepat?

Apa manfaat pakai obat kumur?

Selama ini, mungkin Anda beranggapan bahwa obat kumur (mouthwash) hanya berguna untuk membuat napas menjadi lebih wangi dan segar. Padahal, obat kumur memiliki peran lebih dari itu. Terdapat berbagai kandungan di dalam obat kumur, yang ternyata dapat membantu membunuh bakteri jahat penyebab kerusakan gigi.

Obat kumur dipercaya bisa mencegah kerusakan gigi bahkan gusi (gingivitis). Sebab, kegiatan yang satu ini akan bekerja sama dengan kegiatan menyikat gigi.

Menyikat gigi sebenarnya hanya mampu menghilangkan sekitar 50 persen plak dan kotoran di dalam mulut. Selebihnya, penggunaan mouthwash-lah yang akan membantu menuntaskan proses pembersihan gigi dan mulut.

Jika tidak dibersihkan secara menyeluruh, penumpukan bakteri dan sisa makanan pada gigi dan gusi bisa mengakibatkan munculnya plak. Plak yang menumpuk di mulut pada akhirnya bisa membuat gusi dan rongga gigi (soket) mengalami peradangan.

Itu sebabnya penggunaan mouthwash menjadi salah satu solusinya. Tahap pertama yang perlu Anda lakukan adalah memahami cara memilih obat kumur yang sesuai.

Sebab, beberapa obat kumur memiliki kandungan berbeda yang dapat mencegah kerusakan gigi dan mulut, seperti kandungan zat antiseptik dan antibakteri.

Memilih obat kumur yang tepat akan membuat Anda bisa mendapatkan manfaat sepenuhnya dari pemakaian obat kumur tersebut. Nah, yang harus Anda lakukan pertama kali adalah pahami cara memilih obat kumur yang sesuai.

obat kumur untuk anak

Ada berapa jenis obat kumur di pasaran?

Sebelum benar-benar menentukan obat kumur, sebaiknya ketahui dulu cara tepat dalam memilih obat kumur. Anda harus mengenali terlebih dahulu kalau tidak hanya ada satu jenis obat kumur di pasaran.

“Secara umum, ada 3 kelompok obat kumur yang biasa dijual di pasaran,” ungkap drg. Yudha Rismanto, Sp.Perio ketika ditemui tim Hello Sehat di SMPN 3, Jakarta Selatan pada Selasa (26/3). Pertama, yakni obat kumur yang ditujukan sebagai perawatan untuk terapi (treatment antiseptic).

Obat kumur jenis ini mengandung sejumlah bahan kimia yang cukup tinggi, sehingga bersifat bakteriostatik dan bakterisida. Bakteriostatik adalah kerja senyawa antibakteri yang membuat pertumbuhan dan perkembangan bakteri bersifat stabil. Sementara, bakteriosida adalah bahan atau senyawa yang bertugas untuk membunuh perkembangan bakteri.

Kedua kemampuan tersebut memang biasanya hadir pada kandungan antiseptik. “Obat kumur dengan antiseptik ini, biasanya digunakan sebagai salah satu perawatan pada masalah gigi dan mulut yang sudah cukup parah. Entah itu masih tergolong akut, maupun sudah berkembang menjadi kronis,” papar drg. Yudha.

“Kedua, yakni obat kumur yang biasanya digunakan sehari-hari (daily treatment). Artinya, penggunaan obat kumur jenis ini bukan digunakan untuk menyembuhkan infeksi gigi dan mulut yang tergolong akut ataupun kronis. Jadi, hanya berguna sebagai perawatan harian untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, sekaligus keseimbangan flora di dalamnya agar tetap stabil,” lanjut drg. Yudha.

Baik obat kumur jenis pertama dan kedua tersebut, biasanya sama-sama mengandung komposisi bahan organik. Ketiga alias yang terakhir, yakni obat kumur kosmetik atau yang berperan dalam membuat aroma napas menjadi lebih harum dan segar. Jenis obat kumur yang terakhir inilah yang paling banyak hadir di pasaran.

Berbeda dengan kedua jenis obat kumur yang dijelaskan sebelumnya, obat kumur dengan fungsi kosmetik ini ditambahkan kandungan perasa dan busa. Hal ini tentu bertujuan untuk membuat aroma napas menjadi lebih segar usai pakai obat kumur.

obat kumur

Bagaimana cara memilih obat kumur?

Jika dilihat sekilas, semua obat kumur memang tampak sama dengan fungsi yang serupa pula. Namun ketika diperhatikan lebih jeli, Anda mungkin akan menemukan perbedaan pada kandungan obat kumur (mouthwash) tersebut.

Kandungan bahan di dalam obat kumur ini yang nantinya akan menentukan fungsi utama obat kumur. Setelahnya, Anda tentu akan dapat memilih mana yang sesuai dengan kondisi kondisi kesehatan gigi dan mulut Anda.

Diungkapkan oleh drg. Yudha, “Pemilihan obat kumur yang tepat sebaiknya disesuaikan dengan masalah gigi dan mulut yang Anda miliki. Dalam arti begini, ketika gigi Anda sedang mengalami infeksi yang cukup parah, sebaiknya pilih obat kumur dengan kandungan antiseptik.”

“Tujuannya untuk menyembuhkan masalah infeksi tersebut terlebih dahulu. Setelah sembuh sepenuhnya, baru Anda diperbolehkan untuk menggunakan obat kumur jenis daily treatment.”

obat kumur gigi

Cara pakai obat kumur ketika puasa

Tentu penting pula menjaga kesehatan gigi dan mulut saat Anda berpuasa. Akan tetapi, apakah ada aturan khusus yang perlu diperhatikan saat berpuasa?

Sebenarnya, tidak jauh berbeda dengan hari-hari biasanya. Obat kumur juga bisa digunakan saat sedang puasa. Bedanya hanya terletak pada waktu pemakaiannya.

Jika biasanya Anda mungkin menggunakan obat kumur setelah menggosok gigi di pagi dan malam hari, tidak demikian saat puasa.

Oleh karena tidak diperbolehkan makan dan minum selama kurang lebih 13-14 jam, maka waktu pemakaian obat kumur pun ikut bergeser. Anda bisa menggunakan obat kumur sebanyak 2 kali dalam sehari, yakni di pagi hari setelah sahur dan di malam hari sebelum tidur.

Supaya lebih optimal, pastikan Anda menggunakan obat kumur sebanyak 15-20 cc selama 30 detik. Dengan rincian, 10 detik pertama digunakan di seluruh rongga mulut, kemudian 5 detik di masing-masing sisi mulut (sebelah kanan dan kiri).

Selanjutnya, tutup dengan berkumur selama 10 detik di seluruh rongga mulut lagi. Jika sudah, buanglah cairan obat kumur tersebut. Jangan lupa, pastikan Anda tetap menyikat gigi sebelum menggunakan obat kumur guna memastikan kebersihan gigi dan mulut secara menyeluruh.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca