Penyakit jantung atau dikenal juga dengan penyakit kardiovaskular, termasuk penyebab kematian utama di dunia. Selain karena pola hidup yang kurang sehat, risiko penyakit jantung bisa meningkatkan karena Anda kekurangan zat besi di dalam tubuh. Pasalnya, zat besi memiliki peran penting bagi fungsi jantung.

Pentingnya zat besi bagi jantung

Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang berasal dari Imperial College London dan University College London, Inggris. Dalam riset ini para peneliti menyatakan bahwa orang yang mengalami kekurangan zat besi berisiko lebih besar untuk alami berbagai penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner.

Penyakit jantung koroner terjadi ketika adanya penumpukan plak pada arteri koroner yang menyebabkan arteri koroner menjadi menyempit. Sehingga aliran darah tidak dapat mencapai jantung dengan baik. Penyakit jantung koroner dapat menyebabkan angina (nyeri dada) bahkan serangan jantung.

Sementara penelitian lain yang diterbitkan dalam journal Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology menunjukkan bahwa kadar zat besi dalam tubuh mungkin memiliki efek perlindungan terhadap penyakit jantung.

Hasil dari penelitian tersebut melaporkan bahwa kadar zat besi yang lebih tinggi mengurangi kemungkinan perkembangan penyakit jantung koroner.

Bagaimana kekurangan zat besi bisa menimbulkan penyakit jantung?

Penelitian yang diterbitkan European Heart Journal, menemukan bahwa 73 persen orang dengan gagal jantung juga mengalami anemia akibat kurang zat besi. Maka itu, para ahli menyimpulkan bahwa kedua kondisi tersebut berkaitan.

Menurut Ezra A. Amsterdam, MD, seorang ahli kardiologi dan dosen kedokteran di University of California menjelaskan bahwa pada kasus anemia berat, jantung cenderung memompa atau berdetak lebih cepat (takikardi).

Seiring waktu, kondisi ini dapat menyebabkan jantung membesar dan akhirnya menyebabkan gagal jantung, di mana jantung tidak dapat memompa cukup darah dengan baik. Gejala gagal jantung dapat termasuk penumpukan cairan, sesak napas, dan tekanan darah sangat rendah.

Dilansir dari Detik Health, dr, Dharmeizar, SpPD-KGH dari Divisi Ginjal-Hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM, mengatakan bahwa kekurangan zat besi bisa mengganggu kerja jantung.

Zat besi adalah komponen penting dari hemoglobin di dalam tubuh. Saat mengalami kekurangan zat besi, kadar hemoglobin di dalam tubuh rendah, padahal hemoglobin adalah bagian sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Zat besi akan memberikan hemoglobin kekuatan untuk mengikat oksigen dalam darah sehingga oksigen bisa sampai ke sel-sel tubuh yang memerlukannya. Tanpa zat besi, tubuh tidak bisa membuat hemoglobin dan memproduksi sel darah merah yang cukup. Ini menyebabkan sel-sel di dalam tubuh tidak akan mendapatkan cukup oksigen.

Hal ini yang akhirnya membuat jantung bekerja lebih keras untuk mencukupi oksigen. Jika terjadi dalam waktu lama, maka jantung akan rusak dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca