Mengenal Tokophobia, Ketika Seorang Wanita Ketakutan untuk Hamil dan Melahirkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sangat wajar jika wanita merasa takut hamil dan melahirkan. Namun, jika ketakutannya berlebihan dan sangat parah bisa jadi Anda mengalami kondisi yang dinamai tokophobia. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasannya.

Apa itu tokophobia?

hamil di luar kandungan

Tokophobia adalah kondisi saat seseorang memiliki ketakutan berlebih untuk hamil dan melahirkan. Rasa takut yang dirasakan hingga membuat ibu tidak mau hamil dan melahirkan.

Data dari sebuah penelitian menyatakan bahwa ada 20-78 persen wanita hamil yang merasa ketakukan pada masa kehamilannya maupun proses persalinan. Namun, hanya sebanyak 13 persen yang mengalami ketakutan berlebihan hingga memutuskan untuk menunda atau menghindari kehamilan.  Ada dua jenis tokophobia yang biasanya dialami, yaitu primer dan sekunder.

Tokophobia primer adalah kondisi saat rasa takut muncul pada wanita yang belum pernah hamil sama sekali. Rasa takut ini biasanya muncul setelah menikah atau bahkan di awal-awal masa remaja. Oleh sebab itu, banyak wanita yang justru melakukan aborsi hingga adopsi.

Sementara tokophobia sekunder adalah kondisi yang justru terjadi pada wanita yang sudah pernah hamil dan melahirkan. Biasanya, kondisi ini disebabkan karena kehamilan dan kelahiran anak pertama yang cukup traumatis hingga membuatnya punya ketakutan berlebih. Kelahiran normal, keguguran, atau lahir mati menjadi penyebab paling umum seseorang terkena tokophobia sekunder.

Berbagai gejala tokophobia

insomnia di awal kehamilan

Saat Anda mengalami kondisi ini, biasanya berbagai gejala yang mungkin muncul seperti:

Biasanya, berbagai gejala ini akan muncul dan terpicu saat melihat orang hamil atau membaca, mendengar, dan menonton hal-hal yang berhubungan dengan kehamilan dan persalinan. Jika dibiarkan kondisi ini tentu akan sangat memengaruhi kesehatan fisik dan mental sang ibu maupun janin.

Bahkan, ada kemungkinan Anda justru akan mengalami persalinan yang lama dan menyulitkan. Pasalnya, hormon adrenalin akan dilepaskan saat Anda merasa stres. Hormon adrenalin ini disebut-sebut bisa memperlambat kontraksi rahim.

Faktor yang meningkatkan seseorang terkena tokophobia

ngeden mengejan saat melahirkan

Semua wanita bisa mengalami rasa takut hamil dan melahirkan yang begitu besar tetapi ada beberapa orang yang lebih berisiko, seperti:

  • Memiliki masalah reproduksi.
  • Pernah mendengar pengalaman hamil dan melahirkan yang cukup menakutkan.
  • Memiliki gangguan kecemasan.
  • Memiliki pengalaman traumatis di kehamilan dan persalinan sebelumnya.
  • Pernah mengalami pelecehan seksual saat anak-anak.
  • Pernah mengalami pemerkosaan.
  • Mengalami depresi.

Cara mengatasi rasa takut hamil dan melahirkan yang berlebih

terapi seks

Jika Anda mengalami tokophobia, konsultasikan hal ini pada dokter kandungan Anda. Nantinya, dokter akan membantu merujuk Anda pada pihak yang tepat untuk mendapatkan perawatan tambahan. Wenzel, seorang ahli terapi perilaku kognitif menyatakan bahwa mengatasi fobia hanya bisa dengan cara dihadapi, bukan dihindari.

Menonton video persalinan, mendengar cerita wanita lain tentang perjalanan kehamilan mereka, dan menuliskan harapan akan kelahiran yang diinginkan menjadi alternatif strategi yang mungkin dianjurkan. Cara ini dilakukan agar wanita yang mengalami tokophobia bisa menolerir kecemasannya. Dengan begitu, lama-lama mereka menyadari bahwa kenyaataan yang akan dihadapi tak seburuk apa yang ada dalam pikirannya.

Jika Anda masih sangat takut melahirkan bahkan saat mendekati tanggal persalinan, konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan operasi caesar. Dokter akan membantu Anda memberi tahu risiko dan manfaat operasi caesar dibandingkan dengan melahirkan normal.

Selain itu, dokter dan terapis biasanya akan memberikan Anda perawatan tambahan lainnya termasuk psikoterapi dan obat untuk membantu mengatasi kecemasan. Hypnobirthing juga bisa menjadi cara yang direkomendasikan untuk membanu mengatasi ketakutan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Mendekati hari-H melahirkan, Anda mungkin jadi gugup dan takut. Hal ini wajar, tapi jangan sampai kecemasan ibu hamil menjelang persalinan bikin stres.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Melahirkan, Kehamilan 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Hati-hati, Pelumas Seks Bisa Bikin Susah Hamil

Sedang mencoba hamil tapi belum berhasil juga? Hal ini kemungkinan disebabkan pelumas seks alias lubrikan yang membuat susah hamil.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih dalam Kandungan?

Pernapasan pertama yang bayi lakukan adalah saat bayi menangis ketika dilahirkan. Lalu bagaimana caranya bayi bernafas dalam kandungan?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Perkembangan Janin, Kehamilan, Hidup Sehat, Fakta Unik 1 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

Sebagai perempuan, Anda memiliki rasa kekhawatiran akan penampilan Anda meski saat hamil. Namun, bolehkah ibu menjalani diet saat hamil?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pantangan makan setelah melahirkan

4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Dulu Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
minum antidepresan saat hamil

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
korset perut setelah melahirkan

Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
perkembangan janin 14 minggu

Kapan Boleh Mencoba Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit