Tiap Hari Begadang, Boleh Tidak Bayar Utang Tidur di Akhir Pekan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Semakin lama Anda kerja lembur, semakin sedikit waktu yang Anda punya untuk tidur tiap malam. Itu sebabnya banyak orang yang menanti-nantikan akhir pekan untuk bisa bangung siang demi membayar “hutang” tidurnya. Tak sedikit pula orang yang sengaja tidur siang hingga berjam-jam selama akhir pekan dengan alasan untuk istirahat. Memang, tidur cukup itu penting. Pasalnya, tidak cukup tidur dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, obesitas, sleep apnea, hingga kematian dini. Namun, apakah boleh membalas utang tidur di akhir pekan? Simak jawabannya di sini.

Tidak cukup tidur selama hari kerja, bolehkah balas berlama-lama tidur di akhir pekan?

kurang tidur tekanan darah naik

Orang dewasa dan lansia rata-rata dianjurkan untuk tidur cukup 7-8 jam setiap malam. Namun, tak ayal pekerjaan di kantor dan padatnya kesibukan harian membuat Anda terbiasa begadang sehingga tidak cukup tidur.

Tidak cukup tidur telah dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas dan penyakit jantung, serta penyakit otak seperti Alzheimer. Ada juga bukti bahwa kurang tidur dapat berkontribusi pada gairah seks yang lebih rendah, penurunan kesuburan, dan kesejahteraan mental yang umumnya lebih buruk. Untuk menghindari segala risiko ini, akhirnya Anda memutuskan untuk “hibernasi” selama akhir pekan agar tetap cukup istirahat.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research, para peneliti asal Swedia mengatakan bahwa membayar hutang tidur di akhir pekan dapat benar-benar menurunkan tingkat kematian akibat kebiasaan begadang kronis.

Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa orang dewasa di bawah usia 65 tahun yang tidurnya kurang dari lima jam setiap malam dalam seminggu berisiko 52% tinggi untuk kematian dini daripada yang tidur cukup. Nah, penelitian dari Swedia di atas menyarankan bahwa membayar waktu tidur yang hilang di akhir pekan dapat mengurangi risiko tersebut. Meski begitu, pengurangan risiko negatif dari membayar hutang tidur di akhir pekan nyatanya tidak begitu berarti.

Kebanyakan tidur di akhir pekan meningkatkan risiko penyakit kronis

Memang, Anda bisa dan sah-sah saja untuk tidur lebih lama saat weekend. Ketika Anda tidur lebih lama di akhir pekan, Anda membiarkan otak menghabiskan lebih banyak waktu dalam periode pemulihan stres. Namun, manfaatnya tetap tidak akan sama seperti tidur cukup selama delapan jam penuh.

Ini karena “Tidur tidak seperti bank. Anda tidak dapat terus-terusan menumpuk utang dan mengulur melunasi semuanya sekaligus di satu kesempatan,” tandas seorang ilmuwan spesialis tidur, Matthew Walker, dilansir dari Business Insider.

Lanjut Walker, otak manusia tidak memiliki kemampuan untuk menggantikan waktu tidur yang hilang. Maka sebenarnya Anda tidak akan pernah mendapatkan kembali semua waktu tidur yang hilang dengan tidur lama di akhir pekan.

Tidur sepuluh jam di akhir pekan tidak akan otomatis membatalkan semua efek negatif dari kebiasaan begadang Anda selama hari kerja. Justru, peneliti menemukan bahwa membiasakan tidur selama delapan jam atau lebih setiap akhir pekan meningkatkan risiko kematian 25 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidur cukup enam atau tujuh jam sehari.

Cara membayar utang tidur yang benar

Meski demikian, kabar baiknya adalah utang tidur dapat dibayarkan kembali dengan cara yang tepat. Namun bukan dengan cara hibernasi total dan tidur terus hingga berjam-jam di akhir pekan.

Jika Anda tidak cukup tidur, akan lebih baik untuk mencoba pergi tidur lebih awal daripada bangun siang. Langsung tidurlah ketika Anda lelah saat malamnya, dan biarkan tubuh Anda membangunkan Anda sendiri di pagi hari (tidak pakai alarm). Ketika Anda masih mengantuk di siang harinya, pergilah tidur siang barang 20-30 menit.

Seiring berlalunya hari, jumlah utang tidur Anda akan berkurang secara bertahap. Ketika Anda sudah membayar utang tidur, tubuh Anda akan menyesuaikan diri pada pola tidur yang tepat untuk Anda. Setelahnya, selalu pastikan Anda pergi dan bangun tidur di waktu yang sama. Termasuk saat weekend.

Kuncinya adalah mendapatkan waktu tidur yang cukup, bukan tidur lama-lama atau seharian di akhir pekan. Berlama-lama tidur di akhir pekan justru akan mengubah siklus tidur alami yang membuat Anda makin susah tidur selama hari kerja berikutnya.

Baca Juga:

Sumber