Tempat-Tempat Umum yang Ternyata Penuh dengan Bakteri

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Sebenarnya, kuman dan bakteri tidak hanya ada pada tempat-tempat yang menurut Anda kotor. Bahkan, tempat umum yang Anda anggap bersih juga bisa jadi sarang kuman. Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui area apa saja yang disenangi oleh bakteri. 

Tempat umum yang penuh dengan sarang bakteri

Kantor, kafe, hingga tempat les sebenarnya merupakan beberapa tempat umum yang berpotensi menjadi sarang kuman. Bepergian ke tempat orang-orang berkumpul dapat meningkatkan risiko Anda untuk menderita penyakit tertentu, seperti influenza

Menurut Philip Tierno, Ph.D, direktur Langone Medical Center University of New York, kuman dan virus hidup di mana-mana. Selain itu, keduanya juga bahkan dapat bertahan hidup pada barang-barang tertentu, seperti troli, pegangan eskalator, dan gagang pintu. 

Maka itu, tidak ada tempat umum yang benar-benar aman dari kuman dan bakteri. Beberapa tempat umum berikut paling sering menjadi sarang kuman. 

1. Toilet umum

menggunakan toilet umum

Salah satu tempat umum yang paling sering jadi sarang kuman adalah toilet umum. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian pada tahun 2014 yang meneliti tentang mikrobioma pada empat toilet universitas selama 8 minggu dan 8 hari.

Di dalam penelitian tersebut ditemukan bakteri yang sering menempel di kulit ada pada gagang pintu, keran, hingga dispenser sabun. Bakteri yang menyerang usus, yaitu Firmicutes juga terdapat pada gagang dan dudukan toilet dan kemungkinan besar menempel ketika BAB atau semprotan dari toilet. 

Bahkan, ketika penelitian ini dilakukan selama satu jam saja, orang-orang telah membawa rata-rata 500.000 sel bakteri pada permukaan toilet. Jenis bakteri tersebut beragam, namun biasanya dapat memengaruhi sistem pencernaan Anda, seperti E. coli dan Enterococcus

2. Restoran

semangat kerja di kafe

Seperti yang dilansir dari CDC, restoran merupakan salah satu tempat umum yang paling cepat menyebarkan dan menciptakan sarang kuman. Penyebaran kuman dari tangan pekerja restoran ke makanan Anda adalah penyebab utama mengapa makanan bisa terkontaminasi dan menimbulkan berbagai penyakit. 

Maka itu, sangat dianjurkan bagi para staf restoran untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan sesuatu ketika hendak menyentuh makanan. Selain mencuci tanganpekerja restoran dianjurkan untuk menggunakan sarung tangan untuk meminimalisir perpindahan kuman. 

3. Kantor

kondisi kantor

Tempat Anda bekerja juga merupakan salah satu tempat banyak orang lalu-lalang, mulai dari para karyawannya ataupun orang luar yang hendak meeting. Anda tentu tak tahu bagaimana mereka menjaga kebersihan dirinya. Itu sebabnya kantor juga jadi salah satu tempat umum yang menjadi sarang kuman. 

Seorang karyawan mungkin menghabiskan lebih banyak waktunya di kantor daripada di rumah. Itu sebabnya, Anda mungkin lebih sering terpapar bakteri dari:

  • Gagang telepon
  • Tombol lift yang sangat sering disentuh oleh ratusan orang dari mana saja setiap harinya.
  • Keyboard komputer yang mungkin dipakai banyak orang. 

4. Pesawat

tidur di pesawat

Hampir sama seperti transportasi umum lainnya, pesawat juga menjadi tempat umum yang menjadi sarang kuman. Wajar saja, sebab Anda akan berada di ruangan sempit bersama orang-orang yang tidak Anda kenal. Apalagi, pesawat memiliki aliran udara yang terbatas. 

Supaya dapat melindungi diri dari kuman dan virus di pesawat, kenali dulu beberapa daerah di pesawat yang sering ditemukan bakteri, seperti:

  • Kantong pada tempat duduk depan Anda ternyata sering menjadi sarang kuman dan virus yang tidak terduga. 
  • Meja lipat. Beberapa pramugari melaporkan bahwa ada pula penumpang yang memakainya untuk mengganti popok anak mereka. 
  • Majalah, bantal, selimut, dan barang pinjaman lainnya dari maskapai penerbangan Anda. 

Selain itu, virus pernapasan dan bakteri usus juga dengan mudah menyebar ketika Anda berada di pesawat. Contohnya, ketika penumpang di sebelah Anda menderita batuk dan tidak menutupnya, virusnya dapat menyebar ke seluruh kabin.

5. Hotel

harus ganti kasur

Pada saat bepergian dan menginap, kebersihan tentu menjadi perhatian utama ketika Anda memilih hotel. Hotel tentu menjadi tempat yang umum digunakan banyak orang dan bisa menjadi sarang kuman. 

Kondisi ini sebagian besar diakibatkan oleh kutu kasur atau kutu busuk. Kutu kasur memang tidak mendatangkan penyakit, tetapi jenis kuman yang satu ini dapat menimbulkan alergi dan gatal pada kulit Anda.

Selain itu, sarang kuman yang cukup tinggi pada tempat menginap ini ditemukan pada remote TV, saklar lampu, hingga spons dan kain pel yang dibawa oleh staf pembersih kamar. 

6. Kolam renang

penularan hiv di kolam

Berenang di kolam renang umum, terutama pada musim kemarau, memang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa kolam renang termasuk tempat umum yang menjadi sarang kuman dan dapat memengaruhi kesehatan Anda?

Bagi Anda atau teman Anda yang sedang mengalami diare, sangat dianjurkan untuk tidak berendam di kolam renang umum sampai keadaannya membaik. Hal ini dikarenakan satu kejadian BAB atau diare yang terjadi di kolam renang, menyebabkan air kolam terkontaminasi oleh jutaan kuman. 

Jenis kuman tersebut adalah Cryptosporidium, Giardia, Shigella, Norovirus, dan E. coli. Jika ada seseorang yang menelan air kolam yang sudah tercampur oleh mikroba ini, tentu dapat membuat Anda sakit, seperti diare atau sakit perut. 

Walaupun sebagian besar bakteri akan musnah begitu menyentuh air yang sudah diberikan klorin atau disinfektan lainnya, crypto dapat bertahan sampai tujuh hari. Maka itu, Anda harus berhati-hati ketika berenang di kolam renang umum. 

7. Rumah sakit

tertular penyakit di rumah sakit infeksi nosokomial

Mungkin Anda berpikir rumah sakit adalah tempat yang steril dari segala jenis penyakit dan kuman. Tentu saja tidak. Kenyataannya, lantai rumah sakit adalah area yang paling banyak ditemukan bakteri dan virus. 

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2016 tentang evaluasi lantai rumah sakit menemukan bahwa patogen dari lantai dapat menyebar ke tangan orang sedang berada di sana. 

Para peneliti mengambil sampel virus non-patologis yang diubah menjadi virus yang tidak dapat menyebarkan infeksi dan meletakkannya di lantai tempat tidur rumah sakit. Kemudian, mereka mengusap lantai tersebut untuk tahu arah penyebaran bakteri tersebut. 

Hasilnya, virus menyebar ke tangan, alas kaki, tangan dan kaki tempat tidur, hingga seprai. Bahkan, penyebarannya juga sampai di tempat para perawat berkumpul dan ditemukan pada komputer dan telepon mereka. 

Sebenarnya, sarang kuman memang banyak ditemukan di tempat umum yang mungkin tidak Anda sangka berisiko dapat menyebarkan penyakit. Oleh karena itu, biasakan untuk menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan karena Anda tidak akan tahu kuman apa yang dibawa oleh orang lain.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca