Kenapa Cuaca Panas Bikin Orang Mudah Emosi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Anda yang sering berkendara sendiri untuk berangkat dan pulang ke kantor, pasti sering menemui orang-orang yang bertengkar di jalan hanya karena kaca spion mereka tidak sengaja tersenggol atau hanya karena pengendara yang lain tidak sengaja menabrak knalpot motor. Apalagi jika cuaca bertambah panas karena teriknya sinar matahari, Anda merasa bahwa tidak hanya orang lain, Anda juga merasa jadi mudah emosi dan gampang marah. Kira-kira kenapa cuaca panas buat Anda jadi mudah emosi? Temukan jawabannya di artikel ini.

Penyebab orang mudah emosi saat cuaca panas

Tidak seperti di Eropa atau negara-negara lain yang memiliki empat musim. Indonesia hanya memiliki musim panas dan musim hujan, karena perubahan iklim yang sedang terjadi, Anda bahkan terkadang tidak tahu lagi kapan musim panas dan kapan musim hujan. Ada saatnya Anda harus menghadapi banjir karena hujan deras tanpa henti. Namun, ada saatnya juga Anda merasakan cuaca panas yang rasanya seperti membakar kepala.

Kemacetan dan cuaca panas adalah ‘duet’ pas yang tidak hanya membuat Anda berhasil jadi mudah marah di jalan, namun juga membuat mudah emosi. Tahukah Anda, menurut penelitian yang dilakukan oleh University of California, temperatur cuaca panas berhasil menaikkan tingkat kekerasan dan kriminalitas.

Beberapa ahli kesehatan berpendapat bahwa hal ini berkaitan dengan reaksi psikologis seseorang. Suhu dalam tubuh yang meningkat pada tubuh karena cuaca panas mengakibatkan peningkatan denyut jantung, testosteron, dan reaksi metabolik yang bisa memicu sistem saraf simpatik dan ‘mengaktifkan’ respon fight-or-flight yang membuat seseorang lebih cenderung untuk melawan.

Rasa tidak nyaman yang dirasakan seseorang saat cuaca panas juga menjadi penyebab mengapa seseorang jadi mudah emosi. Tidak seperti cuaca dingin yang bisa Anda siasati dengan menggunakan baju hangat atau baju berlapis-lapis. Cuaca panas seperti bisa mengikuti Anda di mana saja. Ketika seseorang mengalami rasa tidak nyaman dan merasakan tekanan yang diakibatkan karena sesuatu yang tidak dapat dikendalikan, hal ini yang membuat mereka jadi mudah emosi. Kemarahan sering terlontar ke sesuatu yang lain, seperti seseorang yang dirasa menjengkelkan di jalan.

Lalu, bagaimana cara ‘mendinginkan’ emosi di tengah cuaca panas?

Berikut adalah tips agar tubuh tetap nyaman meskipun udara panas menyengat:

  • Perbanyak asupan air putih, minimal 8 gelas perhari untuk menghindari dehidrasi. Dan hindari konsumsi air teh karena air teh bersifat diuretik sehingga membuat Anda akan lebih sering buang air kecil.
  • Gunakan pakaian dengan bahan tipis, tidak menyerap panas, longgar dan berwarna terang atau putih.
  • Memakai pelembab untuk mejaga hidrasi kulit dan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
  • Perbanyak asupan sayur dan buah yang tinggi kadar airnya.
  • Jika ada waktu luang, isi dengan beristirahat cukup.
  • Hindari paparan sinar matahari secara langsung, jika memungkinkan cari tempat yang sejuk, teduh dan cari ruangan yang memiliki pendingin ruangan.
  • Jika memungkinkan kurangi aktivitas di luar rumah antara pukul 11 dan 3 sore, waktu ini saat suhu udara sedang mengalami peningkatan.
  • Anda dapat mandi untuk menyegarkan badan, namun jangan terlalu sering saat udara sedang panas, karena akan membuat kulit menjadi lebih kering.
  • Hindari makanan tinggi protein, karena akan meningkatkan panas di dalam tubuh.
  • Kurangi pemakaian kosmetik terlalu tebal, karena akan membuat udara lebih panas terutama di area wajah.
  • Jika terjadi heat exhaustion, segera istirahat di tempat teduh, dinginkan pasien di lingkungan dengan udara yang sejuk, dan rehidrasi tubuh dengan cairan lalu segera ke rumah sakit.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 14, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca