Kenapa Kita Bisa Mengalami Mimpi Buruk Saat Tidur?

Oleh

Gigi patah, tubuh terbang melayang, dikejar makhluk tak kasat mata, jatuh dari atap gedung, dan masih banyak lainnya yang menjadi contoh pengalaman mimpi buruk Anda. Banyak orang bilang mimpi punya arti dan petunjuk pada kehidupan yang terselubung, dan lainnya bilang mimpi hanyalah bunga tidur yang menghiasi tidur Anda. Apasih mimpi buruk? Apa yang menjadi penyebab mimpi buruk pada tidur seseorang? Simak penjelasan tentang mimpi buruk di bawah ini.

Penyebab mimpi buruk

Mimpi buruk sering dianggap sebagai gangguan tidur, apalagi jika tidur seseorang umumnya baik-baik saja dan tidak bermasalah. Selanjutnya, seseorang yang mengalami mimpi buruk tersebut akan sulit untuk tidur kembali. Kondisi ini juga dapat dipengaruhi kondisi psikologi atau medis yang bermasalah. Jika mimpi buruk terus menerus terjadi, kemungkinan Anda mengalami teror tidur.

Apa saja yang bisa jadi penyebab mimpi buruk?

1. Alam bawah sadar

Mimpi buruk yang sering terjadi saat tidur itu, merupakan gambaran visual, dominan hitam putih, yang terungkap yang sering menggambarkan citra atau situasi yang sangat mengganggu atau menakutkan pada diri Anda, dan mungkin sering berasal dari ketakutan di alam bawah sadar diri sendiri.

Penyebab mimpi buruk yang mungkin terjadi sering disebabkan karena adanya beberapa gejolak mental, seperti sering berada di kasus atau suasana yang menegangkan, memiliki trauma pada masa lalu, atau bahkan ketika Anda memikirkan sesuatu atau seseorang terlalu dalam sebelum tidur, itu dapat menjadi penyebab mimpi buruk terjadi.

2. Makan sebelum tidur

Beberapa orang kadang akan mengalami mimpi buruk jika ia makan atau ngemil sebelum tidur. Mengapa demikian? Ketika Anda makan di waktu sebelum tidur, makanan yang dimakan akan meningkatkan metabolisme dan sinyal otak untuk lebih aktif setelahnya. Padahal, tujuan Anda sehabis makan hanya kembali tidur. Maka sinyal otak yang aktif itu jadi tidak terkendali dan akan memengaruhi suasana bunga tidur Anda.

3. Obat-obatan tertentu

Jika Anda sedang mengonsumsi beberapa obat-obatan tertentu, itu juga bisa menjadi salah satu penyebab mimpi buruk. Obat berbahan dasar kimia yang Anda minum, memiliki efek berbeda pada pada otak. Contohnya, obat antidepresan, obat hipertensi, dan obat-obatan non psikologis yang dikenal berkontribusi pada frekuensi mimpi buruk orang dewasa.

Bagaimana cara mengatasi mimpi buruk?

Mimpi buruk sangat umum terjadi setiap hari, dan nyatanya dapat mempengaruhi sebanyak 80-90% ke dalam kehidupan nyata. Mimpi buruk sendiri dapat muncul sejak usia 3 tahun.
Jika mimpi buruk yang dialami sudah sampai tahap yang ekstrim dan mengkhawatirkan, biasanya pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan perawatan dari dokter atau terapis.

Mimpi buruk akan paling sering disebabkan oleh gangguan mental, kurang tidur, atau mungkin tidak memiliki penyebab yang dapat diidentifikasikan. Selain menggunakan dokter dan terapis, pengobatan melalui hipnoterapi juga bisa ditempuh. Hipnoterapi juga memiliki efek terhadap mengurangi mimpi buruk seseorang. Pilihan terakhir bisa jatuh kepada proses mengonsumsi obat-obatan, dengan tujuan mengurangi jumlah kaget bangun akibat mimpi buruk itu sendiri.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 26, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Yang juga perlu Anda baca