Penyakit Skizrofenia Sudah Terjadi Sejak Masih Dalam Kandungan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Penyakit skizofrenia adalah salah satu penyakit mental di mana penderitanya tidak bisa membedakan mana yang nyata atau khayalan. Skizofrenia termasuk gangguan mental yang sampai saat ini belum dapat disembuhkan dan tidak diketahui pasti apa penyebabnya. Namun menurut sebuah temuan baru, penyebab skizofrenia bisa diketahui sejak masa kandungan.

Jika hal ini benar, apakah penyakit skizofrenia dapat disembuhkan? Bagaimana cara mendeteksi skizofrenia pada janin?

Penyakit skizofrenia terbentuk pada otak janin dalam kandungan

Temuan yang diketahui berasal dari penelitian yang dimuat dalam jurnal Schizophrenia Research ini menyatakan bahwa penyakit skizofrenia sekarang ini dapat dideteksi sejak seseorang berada di dalam kandungan. Dalam penelitian ini, pada peneliti memeriksa kondisi pasien skizofrenia lebih lanjut dengan melakukan berbagai pemeriksaan medis. Salah satu pemeriksaannya yaitu mengambil sel kulit pasien kemudian dibandingkan dengan sel kulit orang yang sehat.

Lalu, dari hasil pemeriksaan tersebut, peneliti mengetahui bahwa sel-sel kulit yang dimiliki pasien dengan skizofrenia memiliki bentuk dan struktur yang tidak normal. Dan proses sel menjadi abnormal ini hanya terjadi ketika seseorang masih di dalam kandungan. Para peneliti pun menyimpulkan jika terjadi masalah genetik pada janin sehingga memengaruhi perkembangan otaknya. Perkembangan otak yang terganggu kemudian membuat

Apa yang menyebabkan skizofrenia pada bayi dalam kandungan?

Peneliti juga tidak tahu pasti apa yang penyebab dari mutasi genetik pada janin hingga menyebabkan penyakit skizofrenia. Namun, para peneliti yakin bahwa hal ini berhubungan dengan kondisi kesehatan dan lingkungan sekitar ibu ketika hamil.

Terbukti pada studi lain yang juga meneliti hal yang sama, skizofrenia disebutkan dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan ibu yang buruk ketika masa kehamilan, seperti komplikasi, kekurangan gizi, dan mengalami infeksi. Berbagai kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko anak lahir dengan skizofrenia.

Selain itu, penelitian tersebut juga menyatakan bahwa anak yang lahir dengan gangguan perkembangan otak, tidak akan langsung menunjukkan gejala skizofrenia sampai ia mencapai usia dewasa muda.

Apakah penyakit skizofrenia dapat dicegah jika sudah bisa dideteksi sejak masa kehamilan?

Dari temuan ini, para peneliti yakin bahwa suatu hari nanti penyakit skizofrenia dapat dicegah. Sebab, fakta yang sudah didapatkan sekarang bisa dijadikan dasar dan bahan untuk melakukan penelitian lanjutan demi menemukan temuan baru terkait dengan pencegahan dini penyakit skizofrenia.

Namun untuk saat ini, para ahli hanya dapat mencegah seseorang memiliki suatu faktor risiko dari penyakit skizofrenia, seperti komplikasi dan infeksi yang terjadi saat masa kehamilan. Oleh karena itu, jika Anda sedang hamil, sebaiknya rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan, mengonsumsi makanan yang sehat, serta menerapkan pola hidup yang sehat, agar kondisi kesehatan Anda dan bayi tetap terjaga dan terus sehat.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: April 14, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca