Membayangkan apa yang akan terjadi bila penis terpotong saja mungkin sudah membuat Anda bergidik ngeri. Akan tetapi, hal ini sungguh terjadi pada seorang pria di Amerika Serikat. Beruntungnya, pria ini berhasil menyambung kembali organ reproduksinya tersebut setelah menjalani operasi. Jadi, apakah secara medis penis terpotong bisa disambung atau diperbaiki lagi? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Apa yang terjadi ketika penis terpotong?

Jika organ tubuh berfungsi optimal maka tubuh juga akan sehat. Begitu pula dengan penis, ada beberapa hal yang menyebabkan organ ini tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Misalnya penyakit gonorhea, sipilis atau yang pernah terjadi pada beberapa kasus yaitu penis terpotong. Bila organ tersebut terpotong yang jelas akan menyebabkan luka, mengganggu sistem kerja penis. Bahkan, jika terjadi pendarahan hebat dapat berakibat fatal.

Jika sudah terpotong, dapatkah disambung kembali?

Dilansir dari Live Science, kasus ini terjadi di California Selatan, seorang pria mengalami luka pada bagian penis. Dokter kemudian melakukan pemasangan kembali organ penting pria tersebut. Untungnya, organ tersebut bisa dipasang kembali. Namun, fungsnya bisa saja tidak sama seperti fungsi penis pada normalnya.  “Seburuk itu, tapi itu pilihan terbaik,” kata Dr. Andrew Kramer, ahli urologi dan ahli bedah di University of Maryland Medical Center yang menangani operasi tersebut.

penyebab amputasi penis

Bagaimana caranya memasang kembali penis yang terpotong atau rusak?

Organ penting lelaki yang terpotong ini, selama belum dibiarkan di ruangan terbuka kurang lebih satu hari atau 24 jam, masih bisa dipasang lagi. Dengan cara, mendinginkannya di atas es. Jika lebih dari waktu 24 jam, maka pemasangan kembali dengan menggunakan penis tersebut sudah terlambat. Terpakasa harus ada penis baru.

Penis baru dapat dibuat dengan mengambil cangkok dari otot, yang biasanya diambil pada bagian lengan bawah atau paha. Hasilnya kemudian ditempelkan pada area panggul. Otot-otot tersebut perlu dihubungkan sehingga mendapat suplai darah yang cukup. Lalu, otot itu perlu ditutupi kulit yang diambil dari lengan bawah.

Apa yang terjadi setelah penis dipasang kembali?

Pemasangan penis baru biasanya tidak akan terlihat seperti aslinya, karena organ tersebut merupakan hasil prostetik. Namun, secara fungsional organ tersebut masih bisa berfungsi secara seksual (bisa mencapai ereksi). Perangkat prostetik yang dikenal sebagai implan penis dapat ditempatkan di dalam organ tersebut untuk membantu ini. Pasien akan bisa mengalami orgasme karena saraf yang terlibat dalam orgasme masih utuh. Namun penis tidak akan bisa ejakulasi, yaitu mengeluarkan sperma.

Untuk itu, kemungkinan besar pasien tidak akan bisa mempunyai keturunan jika melalui hubungan seks. Tapi hal ini masih bisa diatasi dengan melakukan bayi tabung, yaitu pembuahan di luar tubuh wanita.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca