3 Manfaat Ngemil di Malam Hari Selama Bulan Puasa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setelah buka puasa, Anda mungkin saja masih merasa lapar. Hal ini bisa membangkitkan nafsu untuk ngemil di malam hari. Namun, apakah ada dampak kesehatan tertentu kalau Anda ngemil di malam hari selama puasa? Masalahnya, banyak yang bilang ngemil di malam hari bisa bikin gemuk dan menyebabkan gangguan pencernaan. Untuk mendapatkan jawabannya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!  

Bolehkah ngemil di malam hari selama puasa?

Ya, Anda boleh ngemil di malam hari selama puasa. Ngemil di malam hari memang tidak dilarang, tapi Anda harus tahu berbagai batasan dan aturan yang benar supaya nanti Anda makan berlebihan. Makan berlebihan di malam hari bisa meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan berat badan bertambah.

Aturan pertama yang harus diingat yaitu batasi asupan kalori agar tak lebih dari 100 kkal. Oleh karenanya, hindari makanan yang berlemak atau kadar gula dan garamnya terlalu tinggi. Sebaiknya gunakan piring atau mangkuk kecil saja untuk ngemil agar porsi makanan Anda tetap terkendali.

Aturan kedua, jangan makan kira-kira setengah jam sebelum tidur. Pastikan Anda sudah selesai ngemil paling tidak satu jam sebelum tidur. Ini penting supaya sistem pencernaan Anda punya cukup waktu untuk memproses makanan.

Yang ketiga, pastikan bahwa Anda memang benar-benar lapar karena masih kekurangan asupan kalori dalam sehari. Jangan sampai Anda jadi kalap ngemil, padahal sebenarnya Anda hanya ngidam camilan tertentu saja atau lapar karena sedang emosi.

Manfaat ngemil di malam hari

Jangan salah, ngemil malam-malam bisa mendatangkan manfaat tertentu buat Anda di bulan puasa. Namun, ingatlah bahwa manfaat-manfaat berikut ini hanya berlaku kalau Anda mengikuti aturan-aturan di atas.

1. Tidur lebih nyenyak

Anda mungkin jadi susah tidur kalau perut masih lapar. Padahal, di bulan puasa biasanya jam tidur Anda sudah berkurang karena harus bangun lebih pagi untuk sahur. Kombinasi kurang tidur dan tidur tidak nyenyak tentu bisa mengganggu aktivitas Anda keesokan harinya. Anda jadi pusing, cepat lapar, dan lemas.

Inilah mengapa ngemil adalah hal yang penting di malam hari selama puasa. Dengan ngemil secukupnya, kualitas tidur Anda pun jadi lebih baik.

2. Memenuhi kebutuhan kalori harian

Puasa atau tidak, kebutuhan kalori harian setiap orang tidak berubah. Orang dewasa tetap membutuhkan kalori lebih dari 1.200 sampai 1.500 kkal sehari. Apalagi kalau Anda banyak beraktivitas fisik.

Namun, saat puasa waktu makan Anda sangat terbatas sehingga Anda berisiko kekurangan asupan kalori. Kekurangan kalori bisa mengganggu sistem metabolisme tubuh. Maka, ngemil bisa jadi solusi untuk memenuhi kebutuhan kalori harian.

3. Mencegah kalap ketika makan sahur

Kalau perut Anda sudah terisi selama tidur, waktu sahur Anda pun tidak akan kalap dan makan kebanyakan. Sedangkan kalau Anda menahan lapar di malam hari, saat sahur Anda jadi lebih tergoda untuk menyantap hidangan tinggi kalori dalam porsi yang berlebihan.

Padahal, ketika sahur lebih penting bagi Anda untuk mengonsumsi makanan bernutrisi dalam porsi yang tepat. Misalnya makanan tinggi serat, protein, dan karbohidrat kompleks. Nutrisi-nutrisi tersebut bisa membuat Anda kenyang lebih lama daripada makanan yang tinggi kalori.

Camilan sehat untuk ngemil di malam hari selama puasa

Tak semua jenis camilan boleh dikonsumsi di malam hari. Supaya Anda bisa tetap ngemil dengan aman, sebaiknya pilih jenis camilan sehat berikut ini.

  • Yogurt plain rendah lemak
  • Buah-buahan segar seperti pisang, apel, atau alpukat
  • Cokelat hitam (dark chocolate), tapi pilih yang mengandung 70 persen kakao dan rendah lemak
  • Susu sapi rendah lemak (atau susu skim)
  • Susu kacang, misalnya susu kedelai atau susu almond
  • Kacang-kacangan

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit