7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol yang Ternyata Salah Besar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda seorang penikmat minuman beralkohol? Mulai dari bir, sake, wine, sampai minuman keras seperti wiski, vodka, gin, tequila, dan scotch. Nah, Anda mungkin sudah sering dengar macam-macam mitos tentang minuman beralkohol. Hati-hati, memercayai mitos yang salah bisa berakibat serius bagi kesehatan Anda. Coba cek dulu berbagai mitos tentang minuman beralkohol yang ternyata salah di bawah ini. Adakah yang dari dulu Anda percayai?

Berbagai mitos tentang minuman beralkohol

Kalau Anda mendengar mitos-mitos seputar minuman beralkohol, sebaiknya cek dulu informasi tersebut pada sumber yang terpercaya. Pasalnya, alkohol adalah zat stimulan yang sebenarnya tergolong obat. Mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak justru akan memberikan efek depresi pada otak dan tubuh. Ini dia macam-macam mitos tentang minuman beralkohol yang sebaiknya mulai Anda tinggalkan.

1. Minum alkohol sebelum tidur bisa bikin tidur nyenyak

Anda mungkin pernah ditawari alkohol saat sedang stres atau susah tidur. Memang banyak yang percaya kalau alkohol bisa membuat Anda lebih tenang sehingga bisa tidur nyenyak. Eits, tunggu dulu. Mengonsumsi minuman beralkohol sebelum Anda tidur malah akan mengganggu kualitas tidur Anda, khususnya pada tahap tidur REM (rapid eye movement). Kalau Anda tidak bisa masuk tahap REM, siklus tidur Anda akan terganggu. Anda pun lebih rentan terbangun di tengah malam.

Selain itu, minuman beralkohol bersifat diuretik. Ini berarti Anda akan sering mengeluarkan cairan dalam tubuh, misalnya lewat keringat atau buang air kecil. Berkeringat atau ingin buang air kecil di malam hari tentu bisa membuat tidur Anda tidak nyenyak.

2. Muntah bisa mencegah mabuk dan hangover

Cara terbaik untuk mencegah mabuk atau hangover adalah membatasi konsumsi alkohol Anda. Memuntahkan minuman Anda tidak akan berdampak terlalu besar pada kadar alkohol dalam darah Anda. Ini karena alkohol sangat cepat diserap oleh tubuh. Alkohol akan masuk ke aliran darah dan menjalar di seluruh tubuh Anda, termasuk otak, hanya dalam hitungan menit. Jadi, alkohol dalam lambung yang Anda muntahkan sebenarnya sudah tinggal sedikit sekali.

3. Makin lama disimpan, wine akan makin berkualitas

Ini belum tentu. Pasalnya, setiap jenis wine itu berbeda-beda. Beberapa jenis wine tidak akan bertambah kualitasnya kalau sudah lewat satu tahun dari masa produksinya. Bahkan wine yang sudah lewat dari tanggal kedaluwarsanya pasti kehilangan banyak sekali kandungan antioksidannya.

Memang ada jenis anggur yang makin lama justru makin enak dan berkualitas. Akan tetapi, Anda harus bisa membedakan mana yang bisa disimpan lama dan mana yang harus dikonsumsi sebelum lewat tanggal kedaluwarsa.

4. Mulai dengan minuman keras dulu, baru minum bir

Ini dia mitos tentang minuman beralkohol yang perlu Anda tinggalkan sekarang juga. Banyak yang bilang kalau mau minum dengan aman, Anda harus mulai dengan minuman keras seperti tequila atau vodka dulu, baru ditutup dengan bir biasa.

Mitos ini salah karena bukan urutan minumnya yang memengaruhi kadar alkohol dalam darah Anda, melainkan berapa banyak alkohol yang sudah Anda minum. Tak peduli mana duluan yang Anda minum, kalau Anda sudah minum terlalu banyak, Anda akan tetap mabuk atau keracunan alkohol.

5. Kebanyakan minum bir bikin perut buncit

Anda pernah dengar istilah “beer belly”? Istilah ini banyak digunakan untuk pria berperut buncit yang suka minum bir. Padahal, sebenarnya seseorang bisa jadi buncit bukan cuma karena kebanyakan minum bir, melainkan karena kelebihan kalori juga dari makanan. Jadi, orang yang perutnya buncit belum tentu disebabkan oleh kebanyakan minum bir.

6. Kopi di pagi hari bisa mengusir hangover

Jangan percaya pada mitos yang satu ini. Menurut para ahli, minum kopi setelah mabuk semalaman tidak ampuh untuk mengusir hangover. Kandungan kafein dalam kopi Anda justru bisa membuat Anda semakin dehidrasi karena kehilangan banyak cairan tubuh. Di samping itu, efek kafein juga bisa membuat Anda merasa lebih kacau, bukannya jadi segar. Efek sampingnya antara lain sakit kepala, jantung berdebar, dan sakit perut.  

7. Minuman beralkohol harus dihindari sama sekali

Minum terlalu banyak alkohol memang bisa bikin mabuk dan meningkatkan risiko berbagai macam penyakit. Akan tetapi, mengonsumsi minuman beralkohol secukupnya justru bisa memberikan manfaat kesehatan, di antaranya untuk jantung Anda.

Alkohol memang tidak termasuk minuman sehat. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi minuman beralkohol sama sekali untuk menjaga pola hidup yang sehat. Selain menyehatkan jantung, sesekali minum alkohol dalam jumlah yang wajar juga bisa membantu Anda merasa lebih rileks.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Saat ini hampir semua tempat makanan atau minuman terbuat dari wadah plastik. Namun, sebelum menggunakannya, ketahui dulu kode dari masing-masing wadah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tanggal Kedaluwarsa

Setiap produk makanan kemasan pasti mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Tapi, apa Anda sudah benar-benar memahami yang dimaksud dengan tanggal kedaluwarsa?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Anda pasti tahu mengayuh sepeda tentunya lebih sehat dibanding naik mobil. Tapi, apa sebenarnya manfaat bersepeda bagi kesehatan tubuh kita?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

orgasme tanpa disentuh

3 Hal yang Bisa Membuat Anda Orgasme Tanpa Disentuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
pasien koma masih sadar atau tidak

Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
resep pasta gandum

3 Resep Pasta Gandum Rendah Kalori yang Mudah Dimasak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit