4 Mitos Tentang Memori yang Sering Disalahpahami

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/03/2020 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Ingatan atau memori merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Apapun yang kita lakukan, tergantung dengan ingatan yang kita punya. Tanpa ingatan, kita tidak tau siapa kita, apa yang harus dilakukan, dari mana kita berasal, bahkan melakukan hal-hal kecil seperti menyikat gigi, menulis, atau membuat teh tidak bisa dilakukan.

Ingatan dibagi menjadi beberapa macam, yaitu ingatan berdasarkan fakta, ingatan berdasarkan perasaan atau emosi, ingatan berdasarkan gerakan, dan ingatan berdasarkan.

Beberapa mitos di bawah ini adalah anggapan banyak orang mengenai memori atau ingatan, yang sebenarnya tidak sesuai dengan kenyataan.

Mitos 1: Ingatan bekerja seperti rekaman video

Pernyataan ini menunjukkan bahwa jika ingatan sama seperti video rekaman, maka ingatan dapat terus-menerus diputar setiap saat ketika kita ingin ‘memutar’nya. Pernyataan ini muncul pada tahun 1950-an, ketika seorang dokter bedah otak sedang menangani epilepsi. Dalam pengobatan yang dilakukan, dokter tersebut memberikan rangsangan elektrik pada otak pasien, dan yang terjadi adalah terlihat beberapa fragmen ingatan dari masa lalu yang muncul pada pasien. Kemudian dia menyimpulkan bahwa ingatan yang lalu dapat diputar kembali sesuai dengan kejadian awal.

Fakta: Ingatan tidak bisa mengulang dengan sempurna kejadian yang telah lalu

Sebuah eksperimen psikologi menunjukkan bahwa ingatan kita hanya menyimpan sedikit detail dan informasi dari kejadian yang dialami, dan akan hilang seiring dengan bertambahnya waktu. Ketika kita mengingat sesuatu, kita mencoba membangun kembali ingatan yang sebelumnya telah disimpan. Namun tetap saja, informasinya tidak persis dengan kejadian saat itu.

Mitos 2: ingatan  tidak dapat berubah

Banyak orang yang yang beranggapan bahwa ingatan dari kejadian masa lalu tidak akan berubah dan dapat diandalkan di kemudian hari. Oleh karena itu, ketika berada di sebuah persidangan dan seseorang memberi kesaksian atas apa yang ia lihat, maka orang-orang menganggap apa yang dikatakan saksi adalah benar.

Fakta: Ingatan dan emosi yang terbentuk di masa lalu sebenarnya berubah

Banyak penelitian psikologi yang menemukan bahwa sebuah sugesti atau pikiran yang kita pikirkan dapat mengubah ingatan masa lalu. Pikiran seseorang dapat mempengaruhi ingatan masa lalunya. Contohnya, ketika seorang anak diberi tahu ibunya bahwa saat ia kecil ia pernah melakukan sesuatu hal yang memalukan, maka anak tersebut akan membangun ingatannya sendiri tentang kejadian itu berdasarkan informasi dari ibunya. Maka, dapat disimpulkan bahwa ingatan dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu. Bagaimana kita mengingat kejadian dan perasaan yang muncul ketika 10 tahun lalu, tergantung dengan perasaan apa yang kita rasakan saat ini dan apa yang kita pikirkan tentang kejadian masa lalu tersebut.

Mitos 3: ingatan traumatis akan di-“block” oleh otak

Lebih dari satu abad yang lalu, seorang ahli psikolog, Sigmund Freud, menyatakan bahwa pengalaman traumatis akan ditekan oleh pikiran dan ingatan akan pengalaman tersebut tidak akan muncul kembali. Frued juga menyatakan bahwa ingatan buruk tersebut akan berada di bagian terdalam pikiran kita, yaitu di bawah alam sadar, dan akan tertahan di tempat tersebut. Namun ketika ingatan pengalaman traumatis itu muncul, maka akan muncul dengan detil dan informasi yang sempurna.

Fakta: Ingatan buruk bisa saja muncul kapan saja

Ingatan dari pengalaman traumatis sebenarnya dapat muncul kapan saja, sama seperti ingatan-ingatan lainnya. Bahkan,  ketika seseorang mengalami kejadian yang buruk, ia malah terus teringat dengan kejadian buruk tersebut. Namun yang teringat hanya emosi dan perasaan yang dirasakan pada saat itu, sedangkan untuk detil informasi dari kejadian tersebut tidak terlalu diingat. Ingatan dari pengalaman buruk juga akan hilang seiring dengan berjalannya waktu, walaupun prosesnya akan lebih lambat dibandingkan dengan ingatan non-traumatis.

Mitos 4: Bermain puzzle dapat meningkatkan kemampuan mengingat

Memainkan permainan sejenis puzzle dapat melatih otak dan meningkatkan ingatan. Hal ini mungkin dapat memperkuat ingatan terkait permainan tersebut saja, misalnya ketika Anda mengisi teka-teki silang, maka hal itu akan melatih dan memperbanyak kosakata Anda saja, tidak membuat Anda lebih mudah mengingat nama orang.

Fakta: Melakukan olahraga rutin dapat mempertajam ingatan

Olahraga sederhana seperti berjalan santai dan bersepeda dapat meningkatkan kemampuan otak untuk mengingat, mencegah kejadian demensia dan alzheimer.

Mengapa ingatan bisa salah dan tidak bisa mengingat detil segala kejadian? Ingatan kita dirancang  untuk fleksibel, oleh karena itu muncul memory errors. Hal ini dapat menguntungkan kita karena dengan mengubah ingatan terdahulu juga dapat mengubah perilaku dan dapat menjadi solusi permasalahan di masa yang akan datang.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

    Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . 5 menit baca

    9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

    Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 6 menit baca

    Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

    Sedang mengalami masa sulit yang seakan mengisap energi dan pikiran Anda ke dalam lubang hitam? Psikoterapi bisa membantu Anda mencari solusinya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 20/06/2020 . 5 menit baca

    Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

    Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    kacang almond

    Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
    menjaga kebersihan diri

    Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca
    apa itu kolesterol

    7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca
    mual karena gugup

    Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca