Mengenal Nafsu Makan Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/03/2020
Bagikan sekarang

Ada banyak sinyal atau tanda yang memberitahu kita kapan saatnya untuk makan (selain perut keroncongan): iklan televisi, acara sosial, aroma dari food court, dan toples berisi cokelat di kantor. Faktor-faktor di lingkungan ini memicu indera kita dan proses mental lainnya yang membuat kita berpikir kita lapar, bahkan ketika kita merasa sebenarnya tidak lapar.

Ingat bahwa kelaparan fisik dibangun secara bertahap dari waktu ke waktu (biasanya selama beberapa jam setelah makan), sedangkan keinginan makan emosional biasanya datang secara tiba-tiba. Ketika Anda benar-benar lapar, Anda mungkin mengalami satu atau beberapa gejala di bawah ini:

  • Nyeri perut dan perut bergemuruh
  • Kekosongan di perut
  • Mudah marah
  • Sakit kepala
  • Energi rendah/kelelahan
  • Kesulitan berkonsentrasi

Sebelum Anda makan, luangkan waktu untuk menilai rasa lapar Anda. Pikirkan tentang bagaimana lapar Anda terasa secara fisik. Tujuan Anda adalah untuk makan saat Anda lapar tapi berhenti ketika Anda sudah merasa kenyang.

Cobalah untuk tidak menunda makan terlalu lama. Menunggu sampai Anda benar-benar lapar sampai tidak mampu berkonsentrasi malah dapat menyebabkan Anda makan berlebihan. Ketika Anda pertama kali mulai merasakan salah satu gejala yang tercantum di atas, Anda mungkin harus mulai berpikir untuk makan.

Kita sering membiarkan makanan menggoda kita, bahkan ketika fisik kita sedang tidak lapar. Sebelum Anda memanjakan diri, pikirkan lagi tentang apa yang Anda rasakan. Apakah Anda baru makan beberapa menit yang lalu? Apakah Anda ingin makan untuk menanggapi emosi atau karena Anda memang mengalami kelaparan fisik?

Pikirkan alternatif lain ketika godaan untuk makan ini muncul. Misalnya:

  • Minum segelas air dingin atau minuman non kalori lainnya
  • Berjalan-jalan untuk mengubah pemandangan
  • Olahraga lainnya (sit-up, lari, berenang, tenis, dll)
  • Mengobrol dengan teman atau anggota keluarga
  • Baca buku atau majalah
  • Lakukan hobi Anda
  • Bermain game dengan orang lain

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

    3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

    Di antara silaturahmi dan makan di banyak rumah, dikelilingi sajian Lebaran penuh lemak dan kolesterol, kita bisa tetap menjalaninya dengan sehat, lho.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
    Hari Raya, Ramadan 21/05/2020

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

    Kenali Sirtfood Diet yang Bikin Berat Badan Adele Turun

    Baru-baru ini masyarakat dikejutkan dengan foto Adele yang terlihat langsing di akun Instagramnya. Nyatanya, penyanyi terkenal ini menjalani sirtfood diet.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi

    Direkomendasikan untuk Anda

    karbohidrat untuk diet

    7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

    Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    cara menurunkan berat badan tanpa olahraga

    10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    makan sayuran

    Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020