Yuk, Olahraga Rutin dari Sekarang Supaya Punya Keturunan yang Sehat Kelak!

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/01/2019
Bagikan sekarang

Banyak pria yang gemar berolahraga karena merasa tubuhnya lebih bugar dan bertenaga setelahnya. Olahraga juga dipercaya dapat membantu membentuk otot dan membuat postur tubuh tampak lebih menarik. Uniknya, tanpa disadari ternyata rajin olahraga secara tidak langsung bisa membuat seorang pria menghasilkan keturunan dengan gen yang sehat, lho! Bagaimana bisa, ya?

Pria yang rajin olahraga akan punya anak-anak yang sehat

Selain dipercaya dapat memengaruhi kesuburan, pria yang rajin olahraga juga diyakini memiliki peluang lebih besar untuk memiliki keturunan yang sehat sehingga terhindar dari berbagai masalah kesehatan. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dimuat oleh American Diabetes Association dalam diabetes journal.

Penelitian yang melibatkan hewan percobaan ini, mengamati dua kelompok tikus jantan, yakni yang sering makan makanan berlemak tinggi dan yang satu lagi kebalikannya, dirangsang untuk terus aktif.  Selanjutnya, dua kelompok tikus yang bertolak belakang ini diujicobakan bersama.

Percobaan ini kemudian memperoleh hasil bahwa tikus dengan pola makan tidak teratur, berpotensi memiliki keturunan yang memiliki kadar lemak tubuh tinggi serta diabetes. Berbanding terbalik dengan tikus jantan yang terus aktif, kelompok ini cenderung menghasilkan keturunan yang lebih sehat dan berisiko kecil terserang penyakit.

Menurut Kristin Stanford, PhD, salah satu peneliti yang merupakan seorang asisten dosen fisiologi dan biologi sel di Ohio State University Wexner Medical Center, bahwa rajin olahraga memberikan efek positif terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Semakin seorang pria rajin olahraga, semakin baik pula kualitas sperma dan gen yang dimilikinya. Tentunya, efek baik ini akan terus terbawa dan diwariskan kepada anak-anaknya kelak sehingga membantu menurunkan faktor risiko beragam penyakit, seperti diabetes dan obesitas.

anak laki-laki dekat dengan ibu

Bukan hanya dari ibu, tapi ayah juga punya andil yang sama

Jika selama ini kesehatan ibu sebelum, selama, dan setelah kehamilan, yang lebih sering dikaitkan dengan kondisi tubuh anak-anaknya, ternyata kesehatan ayah tidak boleh dilupakan begitu saja.

Contoh nyatanya, Anda pasti sudah tahu bahwa obesitas pada anak biasanya terjadi ketika salah satu atau kedua orangtuanya mengalami obesitas. Kondisi ini merupakan satu dari sekian banyak gambaran yang menunjukkan bahwa kesehatan calon ibu dan ayah, akan turut memengaruhi peluang seorang anak untuk terserang suatu penyakit.

Singkatnya, bukan hanya wanita yang perlu mempersiapkan kesehatan dan kondisi tubuhnya dengan baik sebelum merencanakan kehamilan dan memiliki keturunan. Pria, meskipun tidak mengandung bayi secara langsung, sebenarnya punya andil yang sama dalam menentukan kondisi kesehatan keturunannya kelak.

olahraga anaerobik

Beragam manfaat lainnya jika pria rajin olahraga

Tampaknya sudah menjadi rahasia umum, ada berbagai manfaat yang akan Anda dapatkan bila rutin berolahraga. Disamping bisa mencegah serangan penyakit, rajin olahraga juga dapat memperbaiki suasana hati, membuat tidur lebih nyenyak setelahnya, hingga membantu menjaga berat badan ideal.

Struktur tulang yang kuat, penurunan kadar trigliserida darah, menurunkan kemungkinan darah tinggi, serta melancarkan peredaran darah ke sekujur tubuh, merupakan beberapa keuntungan yang akan diperoleh dari olahraga.

Menariknya lagi, ternyata berolahraga secara teratur bisa membantu menciptakan sesi hubungan intim yang jauh lebih nikmat. Ini karena pria yang rajin olahraga punya risiko yang lebih kecil untuk mengalami disfungsi ereksi (impotensi), dibandingkan dengan pria yang jarang atau bahkan tidak pernah berolahraga, dikutip dari Mayo Clinic.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini 3 Tanda Anda Harus Berhenti Olahraga dan Melanjutkan di Sesi Lainnya

Kebugaran dan kesehatan tubuh tentu diperoleh berkat rajin berolahraga. Kunci yang terpenting, Anda tahu kapan olahraga sudah cukup. Apa saja tandanya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

5 Mitos Kuno Seputar Olahraga yang Tidak Perlu Terus Dipercaya

Olahraga punya banyak manfaat yang tak perlu diragukan. Sayangnya masih banyak mitos olahraga menyesatkan yang beredar di masyarakat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Orang Dengan Parkinson Bisa Hidup Sehat dan Normal, Kok! Begini 5 Cara Mudahnya

Gejala parkinson memang mengganggu aktivitas, namun hal tersebut bukanlah sebuah halangan untuk menjalani hidup sehat dengan parkinson. Yuk, disimak caranya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Ini 3 Manfaat Olahraga Saat Puasa yang Sayang Dilewatkan

Olahraga memang menyehatkan. Namun, bila dilakukan saat berpuasa, apakah manfaatnya sama? Yuk, lihat apa saja manfaat olahraga saat puasa berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 12/05/2019

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga setiap hari saat liburan

Bolehkah Bayar Utang Olahraga Sekaligus Langsung di Hari Libur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 31/01/2020
olahraga tanpa pemanasan pendinginan

Bolehkah Kita Berolahraga Tanpa Pemanasan Atau Pendinginan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 19/12/2019

5 Alternatif Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Lutut Sedang Sakit

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18/12/2019

Bolehkah Olahraga di Tengah Dinginnya Ruangan Ber-AC?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21/11/2019