5 Kebaikan yang Anda Dapatkan Jika Beraktivitas di Luar Ruangan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/05/2018
Bagikan sekarang

Coba ingat-ingat, berapa lama waktu yang Anda habiskan di dalam ruangan selama satu hari? Apakah Anda menyempatkan diri untuk mencari angin segar di luar ruangan? Jika tidak, mulailah luangkan waktu untuk sekedar menikmati hangatnya sinar mentari pada hari itu. Sebab ternyata, ada banyak manfaat yang akan Anda dapatkan dengan berada di luar ruangan, lho. Apa saja? Berikut ulasannya.

Beragam manfaat kesehatan jika suka berada di luar ruangan

1. Menambah jumlah vitamin D

kekurangan sinar matahari menyebabkan depresi

Vitamin D yang disebut juga dengan vitamin sinar matahari ini bisa Anda dapatkan secara cuma-cuma hanya dengan berada di bawah paparan sinar matahari.

Bila ingin mendapatkan sinar matahari yang optimal, cobalah untuk meluangkan waktu berjalan-jalan santai di alam bebas pada pagi ataupun sore hari. Sebaliknya, hindari terlalu lama berjemur di bawah sinar matahari saat siang hari.

Sebuah penelitian menjelaskan bahwa manfaat vitamin D baik untuk mencegah atau mengobati penyakit osteoporosis, kanker, stroke, hingga serangan jantung, terutama bagi orang yang sudah lanjut usia. Nah, dengan berada di luar ruangan selama beberapa kali dalam seminggu, akan mengoptimalkan kebutuhan vitamin D alami dalam tubuh Anda.

Jangan takut kulit Anda akan menghitam sebab tidak perlu waktu lama untuk berada di luar, Anda hanya butuh sekitar 10-15 menit saja.

2. Meningkatkan konsentrasi

penyebab sakit kepala sebelah

Anda sering mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi? Mungkin karena Anda kurang banyak menghabiskan waktu di luar ruangan.

Dilansir dari laman Huffington Post, sebuah studi menemukan bahwa anak-anak yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan, memiliki kemampuan membaca dan menghitung yang lebih baik dibandingkan anak-anak yang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan.

Temuan ini diperkuat dengan penelitian lain di tahun 2008, yang menyatakan bahwa anak-anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (gangguan perilaku pada anak) mendapatkan nilai yang lebih tinggi pada tes konsentrasi setelah melakukan aktivitas di taman.

Ini tidak hanya berlaku untuk anak-anak saja, namun pada orang dewasa juga. Untuk itu, kapanpun Anda merasa sulit untuk fokus pada kegiatan yang sedang dilakukan, mengamati keadaan di alam bebas bisa membantu Anda untuk kembali fokus.

3. Mengurangi stres, kecemasan, dan depresi

jenis gangguan kecemasan

Stres merupakan hal yang normal dialami oleh setiap orang. Namun, jika Anda mengalami stres yang berkelanjutan bahkan hingga menyebabkan depresi, maka bisa membahayakan kesehatan Anda. Menurut David Strayer, seorang psikolog kognitif di University of Utah, menyatakan bahwa ternyata pengaruh dari alam yang menenangkan bisa meredakan tingkat stres seseorang.

Penelitian lain yang mendukung temuan tersebut juga menemukan bahwa orang-orang yang menghabiskan waktu selama 90 menit berjalan-jalan di alam bebas, mengalami penurunan tingkat depresi yang jauh lebih baik, dibandingkan dengan orang-orang yang berjalan selama 90 menit di sekitar lalu lintas perkotaan.

Tidak hanya itu, studi di tahun 2015 juga membuktikan kalau beberapa orang yang menghabiskan waktu di alam bebas memiliki penurunan tingkat kecemasan.

4. Menyehatkan fisik

kebiasaan hidup sehat

Faktanya, tanpa Anda sadari ternyata berada di luar ruangan, seperti sekedar berjalan keliling kompleks atau duduk-duduk di taman, bisa membuat Anda lebih sehat. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang meminta sekelompok orang untuk melakukan banyak aktivitas ringan di alam, seperti berjalan-jalan, memberi makan burung, dan menghirup udara segar.

Hasilnya menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesehatan dan rasa bahagia yang cukup signifikan. Pasalnya, selama berada di luar ruangan maka akan terbentuk hubungan dengan alam, hal ini yang secara tidak langsung memberikan pertahanan fisik tubuh, dan bahkan disinyalir bisa mengurangi tekanan darah.

5. Mempercepat penyembuhan penyakit

olahraga mencegah nyeri sendi kambuh

Masa-masa penyembuhan penyakit memang tidak mudah. Maka itu, cobalah sesekali luangkan waktu Anda serta orang terdekat Anda untuk menghabiskan waktu di alam bebas.

Ini dibuktikan dari penelitian yang dilakukan di University of Pittsburgh yang menyatakan bahwa pasien yang menjalani operasi tulang belakang cenderung mengalami rasa sakit dan stres yang lebih ringan selama pemulihan, setelah rutin berada di bawah cahaya alami dari matahari.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, secara tidak langsung berada di luar ruangan bisa menyehatkan kondisi fisik seseorang. Begitu pula dengan orang yang sedang dalam masa penyembuhan penyakit, efek rileks yang muncul ketika Anda berada di alam bebas akan menjalar ke seluruh tubuh. Pada akhirnya, bisa mempercepat penyembuhan penyakit.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020