Hati-hati, Penyakit Bisa Menular dari Gorden Rumah Sakit!

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Rumah sakit merupakan tempat yang justru bisa jadi sarang penularan penyakit, sebab berbagai kasus penyakit hadir di sana. Meskipun rumah sakit terlihat bersih, Anda harus hati-hati dengan bakteri yang tak kasat mata. Pasalnya, gorden rumah sakit digadang-gadang bisa menularkan penyakit juga, lho! Makanya tidak boleh sembarangan pegang-pegang gorden rumah sakit.

Apa benar tirai rumah sakit banyak bakterinya?

gorden rumah sakit

Ketika Anda ada di rumah sakit, Anda harus berpikir dua kali kalau mau menyentuh barang-barang di sana, termasuk tirainya. Orang biasanya menyentuh tirai rumah sakit saat keluar atau masuk ruangan yang ada tirainya.

Dilansir dari American Journal of Infection Control, tirai atau gorden rumah sakit bisa dihinggapi banyak bakteri. Salah satunya bakteri Staphylococcus aureus yang resistan terhadap antibiotik methicilin, seringnya disebut dengan MRSA alias super bug.

Hanya dalam 14 hari bakteri sudah sangat banyak menumpuk di gorden dan ini berisiko mengontaminasi pasien rumah sakit.

Penelitian dilakukan dengan mengambil secara acak 10 tirai rumah sakit. Sepuluh tirai rumah sakit itu kemudian dilihat kondisinya selama beberapa hari ke depan. Hasilnya, pada hari ketiga, tirai menunjukan peningkatan kontaminasi mikroba.

Pada hari ke-14, 5 dari 8 tirai dinyatakan positif terkontaminasi MRSA yang bisa mematikan, terutama pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya sedang melemah.

Pada 3 minggu terakhir atau hari ke-21 pengamatan, 8 tirai semuanya melebihi tingkat kontaminasi bakteri yang diizinkan untuk sebuah rumah sakit. Dua tirai lainnya yang kebetulan posisinya bukan di kamar rawat inap masih tetap bersih dan terbilang aman di minggu ketiga.

Tirai yang membatasi kasur pasien rawat inap inilah yang sangat mudah terkontaminasi dan menimbulkan risiko tinggi terjadinya kontaminasi bakteri. Tirai antar kasur pasien ini sering tersentuh tetapi jarang sekali diganti.

Kevin Shek, seorang dokter di University of Manitoba, Kanada yang juga menjabat sebagai salah satu peneliti dalam studi ini mengatakan bahwa karena tingkat kontaminasi yang paling tinggi tercatat di hari ke-14, maka itu di hari ke 14 ini semua tirai ruangan pasien seharusnya dicuci atau diganti.

Penularan bakteri semakin parah jika tidak cuci tangan

cuci tangan sebelum seks

Pergantian gorden rumah sakit memang di luar kuasa pasien atau pengunjung. Jika rumah sakit tidak menggantinya tiap 2 minggu sekali, hal yang bisa Anda lakukan sendiri adalah mengurangi paparan kumannya.

Penularan akan semakin mudah terjadi jika pengunjung rumah sakit tidak mencuci tangan mereka setelah menyentuh benda-benda di rumah sakit seperti tirai ini.

Dengan selalu mencuci tangan setelah memegang tirai, apalagi sebelum makan, menyentuh pasien, atau merapikan barang, Anda bisa mengurangi paparan kuman dari tirai.

Ingat, mencuci tangan bukan hanya dilakukan setelah memegang pasien atau orang yang sedang sakit. Semua benda dalam rumah sakit bisa jadi media penularan bakteri.

Mencuci tangan adalah kebutuhan dasar Anda selama di rumah sakit untuk mengurangi paparan penularan kuman. Cuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik. Anda juga bisa menggunakan pencuci tangan alkohol yang biasanya disediakan rumah sakit.

Tips mengurangi penyebaran kuman saat di rumah sakit

transplantasi organ

Lantai harus bersih

Setiap ruangan di rumah sakit rawat inap harus dibersihkan secara menyeluruh dengan pembersih yang mengandung pemutih. Ini membantu mencegah penularan infeksi.

Bukan hanya ruangan pasien tapi area untuk yang bukan pasien seperti ruang istirahat, ruang perawat, ruang ibadah, dan lainnya harus dibersihkan setiap hari.

Anda berhak meminta agar lantai dibersihkan setiap hari kepada petugas rumah sakit jika memang tidak dilakukan pembersihan setiap hari di ruangan Anda.

Tetap pakai alas kaki

Pasien rawat inap ataupun pengunjung sebaiknya selalu menggunakan sandal atau alas kaki selama di rumah sakit.

Meskipun hanya ingin berjalan dengan tujuan yang dekat bahkan hanya beberapa langkah, sandal pun harus dipakai terlebih dahulu.

Sebab, lantai juga bisa jadi sumber penularan bakteri. Ada banyak orang yang masuk menggunakan sepatu, dari sinilah bakteri juga bisa mengumpul di lantai dan nantinya pindah ke tirai.

Seprai harus diganti setiap hari

Jika tirai rumah sakit tidak diganti atau dibersihkan setiap 2 minggu sekali, jangan tambahkan lagi dengan seprai yang kotor.

Di dalam ruangan pasien rawat inap, hukumnya wajib untuk mengganti seprai setiap hari. Jika tidak dilakukan, Anda bisa memanggil staf rumah sakit untuk menggantinya karena seprai juga bisa jadi sarang penyakit.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca